Bride Of Vampire: The Revenge

Bride Of Vampire: The Revenge
Episode 115


__ADS_3

Seketika


itu juga Tuannya melemparkan gelas minuman yang ada di tangan ke dinding, “ Apa


itu benar?”,


“Benar,


Emelia membangkitkan pria itu dan ia telah merencanakan untuk memburu anggota


wolfmu”jawab Aira


“Bagaimana


aku bisa percaya padamu?”,


“Mudah


saja, kamu tidak perlu percaya tapi perlu keyakinan. Seorang mafia dengan


kebenaran bahwa dirinya adalah wolf yang tak pernah mati. Orang-orangmu pernah


dibayar oleh Emelia untuk menghabisi seorang pria kan?”,


“Hah,


aku banyak memiliki tugas seperti itu!”,


“Kau


pembunuh kakaku! Apa kau tahu akibat perbuatanmu? Aku kehilangan semuanya.


Andai saja aku punya kekuatan tentu aku akan menghabisimu, Tuan Wolf!”,


“Kau


siapa berani sekali berkata begitu padaku!”,


“Dengan


Tuan Wolf, aku adalah adik pria yang kamu bunuh itu. Kakaku tidak bersalah.


Sekarang aku ingin mengatakan kebenarannya padamu. Emelia yang membayarmu untuk


membunuh kakaku, maka setelahnya kalian juga akan dibersihkan sebab Yoong telah


kembali. Emelia memanfaatkan semua ini. Rencana awalnya adalah membunuh kakaku


dan melibatkanku pada wolf dan vampir dengan membuat diriku menjadi seorang


penjaga kristal biru yang sebenarnya kristal itu hanya untuk menjadi manusia.


Setelah teman-temanku menjadi manusia, mereka akan dibunuh oleh Yoong dan


selanjutnya dirimu. Ia tak akan membiarkan seorang pun hidup. Yoong kembali,


dan aku yakin Emelia telah membuatnya lebih kuat”,


“Hah,


ternyata kamu tahu banyak tentang Emelia ya! Jika benar begitu aku akan


menunggu kedatangan Yoong disini”,


“Yang


benar saja! Yoong itu bukan hanya vampir. Ia juga memiliki kekuatan seperti


sihir dan kegelapan”ucap Eriska.


“Maka


tidak salahnya jika aku menunggu dia disini, aku tidak sabar membuat pria itu


kembali ke alamnya lagi”,


“Hah,Tuan


Wolf jika boleh aku ingin meminta bantuanmu. Aku tidak dendam padamu, sama

__ADS_1


sekali tidak!  Aku hanya ingin Tuan Wolf,


Eriska, Tagao, dan Aira berpura-pura menelan kristal biru yang aku berikan saat


Yoong datang. Aku juga akan mengundang Emelia datang. Aku ingin dia menerima


akibatnya karena telah menjebak diriku. Apa Tuan Wolf bersedia?”,


“Hah,


itu rencana bagus. Mengundang Emelia dan Yoong. Tentu saja aku setuju, jadi


undang saja dia datang kemari. Tapi dimana tempat yang sangat cocok untuk kita


semua?”,


“Di


sebuah tempat terbuka!”,


“Biaklah,


Yuno pastikan semua anggota kita datang malam ini. Ikut denganku semuanya”,


Kemudian


kami mengikuti Tuan Wolf yang membawa kami ke tanah lapang yang tak jauh dari


hutan belantara.


“Jadi


bagaimana menurutmu, gadis kecil?”,


“Ini


bagus, baiklah. Aku akan memanggil mereka dan persiapkan diri kalian untuk


mendapatkan kristalnya”,


“Bagaimana


“Ia


membawaku dari dunia mimpi maka aku akan memanggilnya dengan dunia nyata”,


Kemudian


aku memejamkan mata dan menyebut nama Emelia sebanyak tiga kali. Aku yakin dia


akan datang. Tak lama kemudian angin kencang datang dan dengan aura kegelapan.


Emelia datang sendirian.


“Ada


apa memanggilku?”,


“Maafkan


aku, Emelia. Kupikir kamu akan tertarik ketika tiga pria ini mendapatkan


kristal biru itu”,


“Oh


tentu saja, kamu hebat sekali sudah menguasai kemampuan itu dengan cepat”,


Kemudian


kami membuat lingkaran, aku berada di tengah lingkaran. Mulai memejamkan mata


dan kristal itu keluar dari tubuhku. Ia bercahaya dan membagi dirinya menjadi


tiga bagian. Kemudian mengarah pada mereka bertiga, mereka pun mengambilnya dan


menelan kristal. Seketika itu juga mereka terjatuh ke tanah dan tak sadarkan


diri.

__ADS_1


Aku


kaget sekali melihat mereka jatuh pingsan tak sadarkan diri, segera saja aku


mencoba membangunkan mereka kambali. Emelia yang melihat hanya diam saja lalu


bertepuk tangan.


“Wah,


kebat sekali! Aku tidak percaya kamu benar-benar melakukannya. Terima kasih


Aresha, tapi sayangnya aku harus menyingkirkanmu sekarang bersama mereka”,


“Apa


maksudmu?”,


“Ya


maksudku adalah menyingkirkan setiap orang yang terlibat adalah hal lebih baik.


Tapi nampaknya kamu sedih beberapa hari ini. Ya akan kuberitahu yang sebenarnya


sebelum kamu mati karena terlalu polos bagiku. Kakakmu, Sha telah mati dan aku


lah yang membunuhnya. Aku membayar wolf untuk membunuh kakakmu. Kamu pasti


telah diperlihatkan kristal biru itu tentang kematian kakakmu kan? Jadi


sekarang kamu sendirian dan teman-temanmu ini tidak akan bisa menyelamatkanmu”,


Aku


pun mendudukan kepala dengan wajah sedih atas kenyataan yang menimpa diriku, “


Jadi semua ini telah kamu rencanakan, tapi kenapa?”,


“Karna


aku ingin membalas mereka yang telah membunuh putraku!”,


“Putramu?”,


“Ya


putraku, putraku adalah Yoong. Raja Yoong”,


“Jadi


karena itu, kamu tega sekali!”,


“Aku


tega? Hahahah…lebih menyakitkan sekali dipisahkan dengan anak satu-satunya”,


Tiba-tiba


Yoong datang sengan aura gelap. Ia tersenyum manis, dan seketika itu juga


Emelia menghabisi diriku. Melamparkanku ke pohon besar dan aku berpura-pura


pingsan meski tubuhku terasa sakit sekali.


Saat


Yoong dan Emelia merasa kemenangan ada pada diri mereka, mereka mulai mencoba


menghabisi teman-temanku. Tapi mereka malah dikagetkan dengan terbangunnya


Tagao, Eriska dan Aira. Tapi Emelia merasa yakin bahwa mereka bukan lagi


seperti dulu. Mereka adalah manusia sekarang. Merak mulai saling serang dan


Tuan Wolf yang melihat dari jauh sejak tadi mulai menyerang bersama anggotanya.


Sementara aku harus tetap berpura-pura pingsan agar tidak di serang oleh Emelia


dan Yoong. Mereka berdua tentu akan menyerangku karena aku tidak mati dan

__ADS_1


merencanakan semua ini.


__ADS_2