
Mereka pun terus berjalan menelusuri lorong ini. Hingga ada cahaya yang bersinar terang di depan mata mereka. Lalu terdengar pula suara teman- teman yang hilang, teman yang mereka kenali.
“Ah, sayang sekali ya! Beruntung kita mendapatkan tempat seperti ini. Apa yang lain juga menemukan tempat seperti ini?”
“Ya semoga saja! Disini enak dan nyaman!”
“Ya begitu lah, aku harap mereka segera kemari dengan sendirinya. Kita sudah sangat lelah berjalan. Lorong ini panjang sekali!”
“Em, aku setuju denganmu!”
Begitu mereka mendengar suara- suara itu, mereka mempercepat langkah. Cahaya itu terasa sangat dekat hingga tiba di tempat itu, mereka semua dibuat terkejut dengan melihat apa yang terjadi.
Ke empat tempat yang menghilang karna terjatuh ke lubang itu telah mereka temukan. Ke empat orang itu sibuk makan. Tempat ini terlihat seperti surga. Tempat yang nyaman dan ada banyak makanan.
__ADS_1
Salah satu dari mereka pun menyapa teman- teman yang datang.
“Hei! Kalian sudah tiba disini. Mari bergabung? Disini banyak makanan.”
“Ya, kami menemukannya secara tidak sengaja. Burung merpati pengirim pesan telah datang ke tempat ini. Pesannya berisi ‘silahkan makan siang dulu’!” sambung temannya.
“Oh begitu ya, syukurlah kalian baik- baik saja!” jawab Hani menghela napas panjang.
“Apa ini tidak apa- apa? Apa yang terjadi ketika kalian terjatuh?” tanya Violin.
“Begitu ya? Dari mana asal makanan ini?”
“Entahlah, tetapi mungkin ada guru di akademi yang menaburkan sihir makanan disini. Perintah dari burung merpati juga meminta kita untuk makan siang disini!”
__ADS_1
“Ya baiklah jika begitu. Kami juga akan ikut makan siang!”
Kemudian Violin dan yang lainnya segera bergabung untuk makan siang. Di tempat ini benar- benar tempat yang nyaman untuk beristirahat. Tempat ini seperti rumah dan cafe dengan makanan yang serba ada.
Roman pun segera bergabung dengan mereka, namun Roman hanya duduk di sofa. Ia tidak mengambil makanan dan minuman, hanya mengamati teman- teman yang sibuk makan. Ia melihat Violin, Hani dan Gisel makan dengan semangatnya, begitu juga dengan yang lain.
Ia juga melihat ke arah empat orang yang jatuh ke lubang dan bertemu disini, mereka berempat tak pernah meranjak pergi dari tempat mereka duduk.
Roman mengamati seluruh tempat ini yang nyaman dan penuh makanan yang lezat tetapi hal seperti ini lah yang membuat Roman curiga. Ia merasa ada yang aneh dengan tempat ini.
Naskah di edit sedikit demi sedikit, jadi jangan heran jika ada kesalahan. penulis berusaha memperbaiki naskah dengan fasilitas seadanya, penulis juga manusia dan bukan dari penulis populer.
__ADS_1
Terima kasih sudah membaca, komentar dan share. jangan lupa rate. Mohon untuk tidak plagiat karya orang lain dan silahkan berkomentar di bab. karena saya jika ada waktu luang akan mampir. terima kasih. setiap bab akan saya revisi sedikit demi sedikit. jangan lupa baca Vampire Lovers ya, terima kasih banyak sudah mampir. Mohon untuk berkomentar sepantasnya. Kamu menghargai orang lain maka orang lain juga menghargaimu, boleh beri kritik dan saran tetapi menggunakan bahasa yang baik dan sopan serta gunakanlah bahasamu sebagai manusia.