Bride Of Vampire: The Revenge

Bride Of Vampire: The Revenge
Episode 212 perpisahan 2


__ADS_3

“Ya tentu, mengapa tidak. Orang sepertimu bisa bergaul dengan gadis- gadis yang lainnya di asrama itu. Jadi cari tahulah informasi yang banyak tentangnya dan beritahu aku!”


“Ya baiklah, akan segera kulaksanakan. Tapi bagaimana dengan tugas yang ingin kamu berikan padaku tadi?”


“Yang mana?”


“Kamu memintaku untuk ikut denganmu kan? Ada tugas kan? Tugas apa itu?”


“Oh, itu bukan tugas yang bagus. Hanya tugas biasa. Kita harus merencanakan formasi pengamanan ujian ability magie. Nanti aku beritahu formasimu, dan kamu awasi gadis itu. Kamu tak perlu ikut rapat, awasi saja dia”


“Baik!” jawabnya dengan tersenyum ramah.

__ADS_1


Roy sangat senang dengan perintah dari Eren ini. Dia akan mengawasi gadis yang membuatnya tertarik itu. Sementara Eren penuh harap Roy akan segera memberinya informasi yang penting dan berharap itu adalah Alecia.


Akademi Yexio.


Di bawah cahaya rembulan yang perlahan- lahan bersembunyi di balik awan hitam. Bintang- bintang mulai menghilang, satu demi satu. Angin mulai berhembus sedikit lebih kencang dari biasanya. Ya sepertinya malam ini akan turun hujan.


Keberadaan Aresha.


Berjalan seorang diri menuju ruang kelas elemen air, langkahku terhenti setelah angin berembus ke arahku. Aku merasa angin malam yang berembus ini menandakan tidak akan lama lagi akan turun hujan. Aku pun melihat ke langit, bintang dan bulan telah pergi. Mereka tidak lagi menyinari tempat ini, dan aku semakin yakin sebentar lagi memang akan turun hujan malam ini.


“Sedang apa? Ya, seperti dugaanmu cuaca hari ini tidak baik!” ucapnya padaku sembari melihat ke langit.

__ADS_1


Aku pun menoleh ke arahnya, sementara dirinya terus melihat ke langit. Aku tersenyum manis dan menjawab, “Ya benar. Tapi bukan itu yang aku takutkan. Yang aku takutkan adalah dimana klan vampir sudah lupa akan dirinya lalu menjadi orang yang sombong. Lalu entah sampai kapan pelindung ini akan bertahan. Tinggal bersama manusia tanpa kebebasan itu melelahkan. Aku ingin pergi ke tempat yang lebih jauh. Aku hanya pengendali air, aku tidak perlu diperlakukan seperti klan vampir”


Mendengar jawaban seperti itu, Roman terkejut. Ia mengerti sekarang bahwa gadis ini memang tidak suka dengan klan vampir yang berjaya di masa ini. Dan yang dia khawatirkan adalah pelindung akadem ini.


“Ya, ya aku harap klan vampir juga tidak terlalu menjunjung tinggi dirinya. Aku juga berharap klan vampir sama dengan klan lainnya, tidak ada perbedaan. Mengenai pelindung ini, pelindung ini tidak akan hancur sampai kapan pun. Pelindung yang di buat dari kekuatan yang begitu hebat. Menurutmu apakah ada orang yang akan menghancurkan pelindung hebat dan terkuat ini?” ucapnya sembari melihat ke arahku.


“Ya, mungkin saja ada. Ketika klan vampir lalai dan ketika klan lain tak lagi saling percaya, mungkin saja itu akan terjadi. Bahkan sejarah penyihir yang hanya tersisa satu di muka bumi, kini telah ada beberapa penyihir yang bermunculan. Mereka berhasil melakukan reinkarnasi, jadi mengapa makhluk terkutuk dari kegelapan juga tak bisa melakukannya? Klan vampir itu hampir sama seperti manusia, begitu juga dengan klan lainnya. Mereka memiliki sifat iri, dengki, sombong dan angkuh. Sifat- sifat buruk yang masih melekat, itu bisa membawa kehancuran akademi ini. Ah, ya... maaf, tidak seharusnya aku memberimu nasehat. Aku pergi dulu, aku harap kamu tidak mengambil hati atas ucapanku” ucapku membalas senyumannya dan melanjutkan langkahku menuju ruang kelas elemen air.


Aresha yang pergi itu terus saja di perhatikan oleh Roman, dirinya mulai terpikir akan perkataan gadis itu tentang klan vampir dan reinkarnasi yang di lakukan oleh penyihir. Perkataan gadis itu masuk akal, mengapa makhluk terkutuk dari kegelapan juga tak bisa melakukannya?.


Ruang kelas elemen air.

__ADS_1


Kulangkahkan kakiku memasuki ruang kelas elemen air. Melihat orang- orang yang ada disini dengan seksama, ya aku akan tetap menyebutnya orang- orang itu karna mereka bukanlah temanku. Teman? Jika kamu menganggap mereka teman itu sangat salah. Mereka melihatmu seperti melihat anjing hutan. Mereka dari klan air sangat tidak suka di kelasnya ada orang yang tidak memiliki klan. Klan adalah identitas sebuah kelompok yang akan di hormati semua orang, apapun klanmu itu tidak masalah. Tapi disini, tanpa klan itu adalah sebuah masalah besar.


Mereka telah mencari tahu tentang Aresha diam-diam, dan mengetahui data dirinya tanpa klan. Ini akan menjadi pengalaman buruk untuk anak baru yang tidak memiliki klan. Mereka tidak mau berteman dengan orang seperti itu.


__ADS_2