Bride Of Vampire: The Revenge

Bride Of Vampire: The Revenge
Episode 121


__ADS_3

“Emm, aku tidak bisa menjawabnya. Mataharinya akan segera tenggelam dan hutan ini akan menjadi malam. Lebih baik kita pulang sekarang Aksara?”,


“Sebentar lagi, aku ingin kamu menjawab pertanyaanku itu!”senyumnya


“Hah, aku benar-benar tidak tahu!”,


Aksara masih tersenyum manis padaku, sifatnya pun berubah menjadi pria dingin bagiku. Aku pun mulai merasa pernah merasakan bahwa cerita Aksara itu benar-benar terjadi tetapi mengapa ia bercerita padaku? Apa ia telah melakukan dosa besar hingga menceritakan hal itu padaku atau dia ingin melakukan sesuatu tak terduga padaku? Aku pun mulai khawatir berdua dengannya di hutan ini.


“Jadi menurutmu?”,


Tiba-tiba Eriska datang bersama dua sahabatnya, entah apa yang terjadi pada Aksara. Kedatangan mereka membuat Aksara memegangku dengan erat dari belakang. Aku tak bisa bergerak sedikit pun sementara Aksara menatap kedatangan mereka.


“Halo king vampir dan king wolf, penyihir biru! Kalian semua terlambat, aku akan membawa gadis ini pergi dari dunia ini sekarang”,

__ADS_1


“Aksara jangan bawa dia! Lepaskan dia, Aksara?”,


“Tidak, tidak akan Eriska. Pria itu telah merebut Aresha dariku kini waktunya aku merebut kembali. Kegelapan telah datang, selamat tinggal Royal Blood!”,


Dalam sekejab kabut datang menyelimuti kami semua, dan tiba-tiba saja Aksara meletakan jarinya di kepalaku hingga membuatku tak sadarkan diri.


Kabut cepat menghilang seiring hilangnya Royal Blood bersama Aresha. Tagao dan Aira tak menyangka akan ada orang lain yang menginginkan Aresha.


“Bagaimana ini? Perjalanan kita akan berakhir sia-sia disini”,


Kembali ke dunia masa lalu, dimana sebuah kejayaan telah kembali. Rakyat bersorak atas kemenangan dalam perang.


Begitu kembali mereka telah berada di ruang tengah istana. Secepatnya Aira dan Tagao pergi ke makam Aresha.

__ADS_1


Ruangan yang luas dimana hanya ada satu kasur di tengahnya dengan hiasan ribuan bunga.


Mereka berdua tak mendapati jasad Aresha disana. Tagao dan Aira menyesali apa yang telah terjadi. Tagao benar-benar sedih. Eriska datang menyusul mereka, dan mendapati dua pria yang hampir putus asa.


“Kita rebut kembali Aresha dari Royal Blood,”ajak Eriska


“Hah yang benar saja, Aresha tak akan mengenaliku lagi. Ketika ia membuka mata bukankah ia akan mengenali seseorang yang berada di depannya sekarang ini?”,


“Tapi aku yakin ia akan mengingat diri kita di masa depan itu”,


“Hah, cara merebut bukanlah cara yang baik. Kita bisa mencari cara lain,”ucap Aira


“Ya yang lebih lembut!”,

__ADS_1


“Benar tapi apa?”,


*Naskah di review, semoga jauh lebih baik. jangan lupa baca juga Vampire Lover's. berikanlah dukungan kepada penulis seperti komentar, like, dan share setiap bab. pembaca dibolehkan promosi novel yang ditulis sendiri tanpa plagiat. Di larang plagiat karya orang lain. Sebagus bagusnya karya adalah karya mu sendiri. I terima kasih atas komentarnya.


__ADS_2