Bride Of Vampire: The Revenge

Bride Of Vampire: The Revenge
Episode 336


__ADS_3

“Hah, benarkah? Tapi bukankah aku tidak pernah memperkenalkannya padamu, Ethan. Bagaimana kamu tahu orang tuaku?”


“Ratusan tahun yang lalu, sebuah perang berakhir dan membunuh istriku. Dan, nyonya perpustakaan ini memiliki bukti yang kuat bahwa kamu adalah reinkarnasi putri Aresha. Tidakkah kamu dapat menerimaku? Aku terus bertanya padamu, apakah kamu mencintaiku? Tapi kamu selalu mengacuhkanku. Aku terpaksa melakukan hal ini. Aku tidak mau kehilanganmu lagi. Aku telah mencarimu kemana-mana, Aresha. Apakah kamu tidak mengingat diriku? Aku adalah suamimu, bisakah kita akhiri penderitaan ini?”


“Aku.....( langsung merendahkan tubuh) maafkanku. ( kembali berdiri dengan tegak) aku tidak bisa kembali bersamamu”


Yang seketika itu Ethan menjadi sangat sedih, ia menahan rasa sesak di hatinya. Seseorang yang telah dicarinya bertahun-tahun, telah melupakan dirinya.


“Kenapa?” tanya Ethan singkat.


“Karena aku tidak tahu apa yang kamu maksud!”


Seketika itu membuat Ethan menarik nafas panjang, ia tidak tahu harus bagaimana dan hanya menoleh kan pandangan ke arah lain. Ia kesal sekali pada dirinya sendiri. Lalu kembali melihat ke arahku, aku melihat tatapannya penuh kesedihan hingga ia membendung air matanya sendiri.


“Tuan muda, biarkan saya menunjukan buktinya bahwa nona Aresha memang lah reinkarnasi dari istrimu” ucap nyonya perpustakan.


Ethan mengangkat tangannya, nyonya penjaga perpustakaan mulai membuka sebuah buku yang telah di pegangnya sejak tadi. Sebuah cahaya perlahan-lahan keluar dari buku, cahaya putih membentuk sebuah lingkaran lalu cahaya itu diarahkannya tepat ke arahku. Diriku mulai dikelilingi oleh cahaya aneh ini.


Nyonya penjaga perpustakaan membaca sebuah matra, lalu berucap “Tunjukkanlah padaku, siapa sebenarnya gadis yang ada di dalam lingkaran ini.”


Seketika itu, cahaya yang mengelilingi tubuhku perlahan-lahan menjadi besar dan menyelimuti tubuhku. Hingga perlahan-lahan cahaya ini meredup dan memperlihatkan sosok asliku yang mana aku tidak bisa menutupinya lagi.


Cahaya yang meredup itu, dan sihir nyonya penjaga perpustakaan menunjukan hasil yang tidak terduga. Mereka yang ada disini terkejut.

__ADS_1


“Kamu.... siapa kamu sebenarnya?” tanya Nyonya penjaga perpustakaan dengan tubuh gemetar, ia mengenali sosok yang ada di depannya seperti bukan lagi Aresha.


“Inikah dirimu yang sebenarnya?” tanya Ethan yang terkejut dan bingung dengan apa yang ia lihat.


“Nyonya, dimana Aresha? Ia seperti bukan Aresha!” ucap Netta.


“Tidak, itulah Aresha. Itulah sosok yang sebenarnya, yang telah ia sembunyikan selama ini” jawab Steven menjawab pertanyaan Netta.


Aku hanya tersenyum manis, “Sepertinya aku kembali ke wujud asalku ya? Oh ya ampun! Sihir macam apa ini?” ucapku melihat diriku dengan wujudku sebenarnya. Tidak ada yang bisa disembunyikan lagi sekarang. Aku mengenakan baju kebesaran ratu penyihir kerajaan penyihir matahari dengan mahkota di kepalaku. Diriku tidaklah terlihat sendirian, tetapi ada lima pria dan lima wanita berada di belakangku. Itu yang dapat mereka lihat, namun masih ada yang tersembunyi. Ini dikarenakan sihir nyonya penjaga perpustakaan masih lemah sehingga ia hanya dapat menunjukkan beberapa orang di belakangku saja.


Nyonya penjaga perpustakaan tersenyum, “Itu adalah sihir yang menakjubkan, seseorang tidak akan bisa membohongi siapa dirinya yang sebenarnya.”


“Dan sihirmu masih lemah sekali, apakah kamu tidak sekalian saja menunjukkan di belakangku itu?”


“Kamu, adalah putri Aresha kan? Apakah kamu lupa denganku? Aku mencarimu kemana-mana, aku terus mencarimu” ucap Ethan.


Aku tersenyum manis, “Maaf, aku tidak mencarimu. Sekarang aku pun tidak bisa bersamamu lagi. Kamu sudah mengetahui kebenarannya, aku mengaku aku memanglah istrimu. Tetapi aku hanya merasa kita telah pudar!”


“Maksudmu apa? Aku selama ini mencarimu, aku terus mencarimu!”


Aku terdiam, aku mengerti waktu yang ia korbankan. Aku yakin ia tidak mudah melalui semua ini sendirian dan kami berpisah saat waktu perang tiba. Hingga Ethan mendekatiku, ia memeluk erat diriku hingga Ethan terkena cahaya sihir yang masih ada padaku dan mengubah pria ini ke sosok dirinya yang sebenarnya. Hingga Ethan melepaskan pelukan, dan aku melihat dirinya seperti dulu saat kami pertama kali bertemu.


Perlahan-lahan air mata jatuh menetes membasahi pipi ini, aku teringat pada awal pertemuan pertama kami dan pada akhir cerita cinta kami. Ethan, adalah suami pertamaku. Hubungan kami berdua hanyalah cerita lama yang pudar dimakan waktu, dan ia bukanlah Tagao. Ia adalah pangeran Ethan, sebelum diriku bersama pangeran Tagao yang juga adalah reinkarnasi dari dirinya. Cinta masa lalu kami telah dihapuskan oleh waktu. Saat aku memutuskan pangeran Tagao, aku baru tahu bahwa Tagao adalah pangeran Ethan dan kini ia telah ada di depan diriku. Ethan memegang erat tanganku.

__ADS_1


“Aresha, aku tahu kita mengalami banyak hal. Maafkan aku yang pernah menyia-nyiakan dirimu, maafkan aku yang tidak berguna. Aku yakin kamu masih mencintaiku. Aku adalah Ethan, aku adalah pangeran Tagao. Bukankah kita pernah berjanji untuk selalu bersama meski waktu mencoba memisahkan kita?” ucapnya sembari memegang erat tanganku.


Aku tersenyum manis, ya aku mengingat kehidupanku yang lampau. Aku mengingat semuanya.


“Ethan, aku sangat senang bisa bertemu denganmu lagi. Pangeran Tagao. Tapi sekarang aku tidak bisa bersamamu”


“Kenapa? Apakah ada pria lain yang kamu cintai selain aku?”


“Tidak, aku tidak pernah mengkhianati kamu. Bahkan kita menikah dua kali loh! Aku sangat senang akhirnya kita bisa bertemu lagi. Tetapi sekarang aku sungguh minta maaf, aku belum bisa bersamamu. Itu karena aku memiliki sebuah misi. Ngomong-ngomong Netta dan Steven, siapa mereka bagimu?”


Ethan tersenyum, “Mereka adalah orang ku, mereka juga dari kegelapan. Mereka bagian dari klanku. Akira adalah hybrid vampire. Itu sejenis hybrid dari kegelapan”


“Oh begitu, senang bisa bertemu dengan kalian” ucapku tersenyum.


Netta melambaikan tangannya, sementara Akira dan Steven menundukan kepala mereka sebagai tanda penghormatan.


“Ethan, bisakah kamu kembalikan aku ke semula lagi?”


Ethan terdiam, dan menjauhi diriku. Lalu spontan dirinya berpaling dan langsung berlutut didepanku. Tangannya dengan cepat memetik bunga yang ada disekitar dirinya, lalu mempersembahkan bunga di hadapanku sembari berucap “Aresha, maukah kamu menjadi sayapku untukku terbang ke langit dan menjadi pria yang sempurna? Menjadi bagian dari hidupku. Maaf, aku terburu-buru...aku tidak mau kehilanganmu.”


Sikap Ethan memang tidak pernah berubah, ia selalu saja seperti ini.


“Apakah aku tidak memiliki kesempatan seperti gadis lainnya?”

__ADS_1


Sontak Ethan terkejut, ia segera berdiri dengan wajah malu. Aku segera mengambil bunga dari tangannya, dan memeluk pria ini. Akhirnya aku juga menemukannya kembali.


__ADS_2