
Aku pun bergegas melajutkan langkahku hingga tiba di depan kamarku, aku segera membuka pintu dan masuk ke dalam. Menutup pintu kembali tanpa menguncinya.
Duduk di kasur seorang diri dan mengamati seluruh ruangan ini, ruangan ini sepi dan itu artinya Xia belum juga kembali. Aku pun teringat akan kejadian tadi pagi yang menimpaku, aku segera mendekati cermin dan mengubahnya menjadi sesuatu yang cukup menarik. Dengan kemampuan yang aku miliki, aku membuat cermin ini terhubung dengan cermin yang kuberikan pada Ethan.
Ya, ini lah tujuanku memberikan cermin pada pria itu. Aku mencurigai dirinya jikalau di berbohong padaku. Apa yang dikatakan dokter itu sangat berpaling dari yang kulihat saat Ethan bersama sekretarisnya.
Kudengar dan kulihat keadaan Ethan. Dia sedang berbicara dengan ayahnya. Tetapi hal tak terduga terdengar olehku. Sebuah rahasia di antara mereka berdua, antara Ethan dan pria paruh baya.
“Hah, kemana saja kamu? Mengapa lama sekali? Apa kamu sudah bosan untuk menjadi direktur di perusahaan ini?” ucap Ethan pada pria paruh baya.
“Hah, jangan begitu lah. Aku ini ayahmu, aku harus melakukan sesuatu yang lebih baik. Tapi aku sudah kembali kan?”
“Yah, ayahku ya? Dan melakukan sesuatu yang terbaik? Maksudmu apa? Apa kamu lupa siapa kamu disini? Aku menjadikanmu sebagai ayahku bukan berarti aku harus memperlakukanmu seperti orang tua. Ingat ya kamu harus mengurus perusahaan ini, bukan untuk main- main!. Tentang sekretarismu, bisakah dia tidak perlu dekat denganku? Dia menyebalkan! Katakan pada sekretarismu itu untuk tidak mengangguku. Aku sangat tidak suka, dan jika ia masih saja mengangguku, aku akan menjadikannya mangsa anak buahku!”
__ADS_1
Mendengar ucapan Ethan yang mengancam, ayahnya hanya bisa menelan ludah. Ia ketakutan, tetapi dari sinilah aku tahu bahwa Ethan tidak memiliki siapa- siapa dan kehidupannya itu hanya untuk melindungi dirinya. Dia memperlakukan pria yang menjadi bawahannya dan di jadikannya sebagai ayah sekaligus direktur perusahaan itu hanyalah sebuah selimut.
“Hah, jangan begitu lah. Aku ini ayahmu, aku harus melakukan sesuatu yang lebih baik. Tapi aku sudah kembali kan?”
“Yah, ayahku ya? Dan melakukan sesuatu yang terbaik? Maksudmu apa? Apa kamu lupa siapa kamu disini? Aku menjadikanmu sebagai ayahku bukan berarti aku harus memperlakukanmu seperti orang tua. Ingat ya kamu harus mengurus perusahaan ini, bukan untuk main- main!. Tentang sekretarismu, bisakah dia tidak perlu dekat denganku? Dia menyebalkan! Katakan pada sekretarismu itu untuk tidak mengangguku. Aku sangat tidak suka, dan jika ia masih saja mengangguku, aku akan menjadikannya mangsa anak buahku!”
Mendengar ucapan Ethan yang mengancam, ayahnya hanya bisa menelan ludah. Ia ketakutan, tetapi dari sinilah aku tahu bahwa Ethan tidak memiliki siapa- siapa dan kehidupannya itu hanya untuk melindungi dirinya. Dia memperlakukan pria yang menjadi bawahannya dan di jadikannya sebagai ayah sekaligus direktur perusahaan itu hanyalah sebuah selimut.
“Tuan Ethan, kumohon jangan lakukan itu. Aku akan meminta sekretarisku menjauh darimu. Aku cepat- cepat datang kemari karna aku mendengar bahwa kamu terluka.”
“Ya, Tuan Ethan. Apa Tuan Ethan baik- baik saja?”
“Ya aku baik- baik saja, hanya saja disini ada orang yang menyebalkan. Aku tidak ingin ada pegawai bahkan sekretaris atau pun orang penting di perusahaan dengan pakaian pendek! Atau segera cepat dirinya. Aku sangat tidak peduli dan itu menganggu kehidupanku”
__ADS_1
Ayah Ethan terkejut, dan mulai menduga sekretaris dirinya mengoda Tuan Ethan. Ia pun segera meminta maaf, “Tuan Ethan, maaf. Saya akan membuat menegurnya.”
“Yah saya harap ngak hanya menegur, pokoknya jauhkan dia dari saya! Kamu tahu apa yang dia lakukan? Dia membuat orang yang saya sukai itu pergi meninggalkan saya! Dia hampir menghancurkan saya, uh.... padahal saya sudah membuat rencana yang menarik!”
“Ah, apakah Tuan Ethan punya pacar? Siapa? Saya akan membantu Tuan Ethan, saya akan melakukan apapun agar hubungan Tuan Ethan membaik!”
“Hah, terlalu baik! Saya telah berpura- pura sakit, saya memperban luka saya di leher yang sebenarnya telah sembuh. Tapi karna sekretarismu yang aneh itu, dia melarikan diri dari saya. Benar- benar sial!”
Ayah Ethan mulai berwajah pucat, ia tidak menyangka akan menjadi begini. Ia pun hanya bisa menundukan kepala.
“Maaf, maafkan saya. Saya tidak akan membiarkan itu terjadi lagi. Tuan Ethan boleh pergi, saya akan mengurus perusahaan ini dengan baik”
“Ya bagus lah kalau begitu, dan jangan pernah libatkan masalah pribadimu ke perusahaan ini atau bahkan biasa ada sekretaris yang bertingkah seperti ini! Atau tidak ada ampun baginya, pecat dia!”
__ADS_1
Ayah Ethan semakin terkejut, ia tidak bisa melakukan apa- apa. Ia bukan lah ayah kandungnya, dan dirinya yang sebenarnya hanyalah bawahan Tuan Ethan saja.
Aku yang melihat itu kini telah tahu semuanya, aku kembali mengubah cermin itu menjadi cermin biasa. Aku tersenyum manis dan berucap “Ya sepertinya ada yang berbohong nih! Ya ampun, aku harus membalasnya bagaimana ya?” berusaha berpikir jernih sembari berjalan duduk di kasur.