Bride Of Vampire: The Revenge

Bride Of Vampire: The Revenge
Episode 339


__ADS_3

1 jam sebelum gerhana matahari datang.


Akademi Yexiao, keberadaan Aresha.


Berjalan seorang diri menemui kepala akademi Yexiao, halaman akademi Yexiao dipenuhi oleh mereka yang tertarik dengan gerhana matahari. Aku bahkan bisa melihat Roman dan Violin berada disini, dan dua sahabatku yang memilih menjadi vampire dan melupakan diriku. Tetapi aku merasa tidak demikian, mereka hanya tidak tahu siapa yang ada tubuh gadis itu, Violin. Tetapi aku senang melihat dua sahabatku bahagia.


Ibu Oshabery menyambut kedatanganku dengan sebuah senyuman dan sapaan. “Selamat pagi, Aresha. Apakah kamu mau bertemu dengan kepala akademi Yexiao?.”


Aku membalas senyuman Ibu Oshabery, “Pagi, Ibu Oshabery. Ya, aku ingin menemui kepala akademi Yexiao. Dimana ia sekarang?”


“Seperti biasa, di ruang kerjanya.”


“Terima kasih” jawabku segera pergi menuju ruang kerja kepala akademi Yexiao.


Ibu Oshabery tersenyum, lalu ia pergi melakukan pengecekan terhadap persiapan melihat gerhana matahari bersama-sama. Minuman dan makanan telah disediakan. Tuan Ethan, nyonya perpustakaan, Steven dan Netta telah tiba di tempat ini. Mereka tidak merayakan kedatangan gerhana matahari di Buniv. Mereka adalah sesuatu yang memiliki pemikiran yang berbeda. Ethan bertemu dengan ibu Oshabery dan berbincang. Ethan memperkenalkan nyonya penjaga perpustakaan padanya.


Sementara itu ruang kepala akademi Yexiao,


Aku telah bertemu dengan kepala akademi Yexiao, dan sekarang dia ada dihadapanku.


“Aresha, sekarang bagaimana?” tanya kepala akademi Yexiao.


“Datanglah, ke hutan yang berada di kastil drakula. Aku rasa tempat itu bagus untuk menyembunyikan semuanya. Aku akan menunggumu disana”


“Apa kamu yakin akan melakukan ini?”


“Ya tentu saja,  tidak ada cara lain. Meski kamu bertemu dengannya, ia mungkin saja tidak terlalu bahagia. Hidupnya telah setengah hancur. Sampai kapan pun kutukan itu akan tetap ada padanya, aku tidak bisa menghancurkan kutukan itu, tetapi ia bisa mengubah takdirnya sekali lagi.”


“Ya, jika begitu aku akan datang.”

__ADS_1


“Baiklah, aku pergi dulu” ucapku beranjak dari tempat duduk.


Aku segera pergi meninggalkan Akademi Yexiao, namun seorang pria menghalangi jalanku.


“Pagi, Aresha. Kamu mau kemana? Buru-buru sekali!” sapa Ethan padaku.


“Aku buru-buru, Ethan. Nanti aku kembali lagi kemari, oke?”


“Ya baiklah, sampai jumpa lagi!” ucapnya memberiku jalan.


Aku segera pergi meninggalkan tempat ini, beruntung di depan gerbang akademi Yexiao, Sha dan Zhia telah menungguku. Aku segera masuk ke dalam mobil. Mereka datang menjemputku.


“Apa ia akan datang, nona Aresha?” tanya Zhia.


“Ya, ia akan datang dan itu pasti. Ayo kita pergi, Sha!” ucapku memberi perintah.


Sha mulai mengemudikan mobil ini pergi meninggalkan Akademi Yexiao. Sementara Ethan telah melihat mobil itu membawa pergi Aresha, Ethan ingin sekali menyusulnya. Namun langkahnya dihalangi oleh Ibu Oshabery dan kepala Akademi Yexiao.


Kami semua telah berkumpul disini. Aku, Sha, Zhia, Lady dan Alecia.  Sha dan Zhia mulai membuat lingkaran dengan bubuk kapur putih. Lady Dandelion menggunakan sihirnya untuk membuat perangkat di sekitar tempat ini.


Tidak memerlukan waktu yang lama, mereka semua selesai dalam hitungan menit.


“Nona, apakah kamu yakin dengan semua ini?” ucap Zhia bertanya padaku.


“Hah, kenapa kamu bertanya padaku? Yang melakukan hal ini adalah Alecia” jawabku tersenyum.


Alecia yang mendengar ucapanku membalas senyuman.


Hingga perlahan-lahan gerhana matahari mulai terjadi, sebelum memasuki gerhana matahari total.

__ADS_1


“Zhia, ambil ini!” ucapku memberikan kristal pengendali air pada Zhia. Kristal pengendali air adalah kristal ketiga.


Zhia mengambil kristal pengendali air dari tanganku, “Wow... sekarang tidak ada yang perlu dicemaskan ya?.”


Lady yang melihat kristal pengendali air segera mendekat, ia memperhatikan kristal di tangan Zhia sembari berucap “Nona Aresha, bagaimana kamu mendapatkan kristal pengendali air ini? Apakah kamu tidak membawa kami pergi bersamamu untuk mendapatkan kristal ini? Nona Aresha, lagi-lagi melakukan sendiri ya?” kesalnya.


Aku tersenyum dan menjawab “Ada yang lupa ya mengapa aku memilih kelas pengendali air?”


“Kenapa?” tanya Lady.


“Karena aku juga seorang ratu dari kerajaan pengendali air, aku tinggal di air loh!”


Sontak Lady terkejut, ia baru menyadari yang sebenarnya.


“Oh ya benar! Maaf...maafkanku”


“Sudahlah, ayo pegang ketiga kristal. Kita harus mengirimkan Alecia loh!”


“Ya baiklah!” jawab mereka bertiga.


Lalu mereka bertiga memegang ketiga kristal. Zhia memegang kristal pengendali air, Lady memegang kristal penjaga dan Sha memegang kristal kegelapan, kristal klan vampire. Mereka berdiri di luar lingkaran.


Aku segera menghampiri Alecia, dan membawanya ke tengah lingkaran lalu memegang erat tangan gadis ini.


“Alecia, dengarkan aku baik-baik. Lakukan semua perintah dariku untuk menyelamatkanmu dan menyelamatkan keluargamu. Jadi dengarkan apa yang kukatakan ini baik-baik, aku akan mengirimmu ke masa lalu. Kamu akan bertemu dengan seorang perempuan yang hamil dan selamatkan dia. Jaga dia dan pastikan keluarganya ada. Bayi itu terlahir sendiri, dan bayi itu berjenis kelamin perempuan. Jangan biarkan para vampire mendekatinya dan menjadikannya tumbal. Di saat kamu berada di dunia itu, kekuatan yang dipinjamkan oleh Lady tidak akan berfungsi. Berusaha sekuat tenaga lah. Kamu hanya perlu melakukan hal itu. Ingat! Jangan biarkan para vampire mendekati perempuan ini, jangan biarkan perempuan ini menjadi tumbal. Jika kamu gagal dalam hal ini, semua rencana ini akan sia-sia” jelasku pada Alecia.


“Lalu bagaimana jika aku berhasil, apakah kutukanku akan hilang?”


“Ya tentu saja, semua penderitaanmu akan hilang. Jadilah anak baik, Alecia” jawabku tersenyum.

__ADS_1


“Ya, akan kulakukan apapun resikonya agar aku terbebas dari kutukan gadis penyihir ini!” jawabnya dengan keyakinan.


__ADS_2