
Perlahan-lahan malam menjadi redup, bulan dan bintang mulai pergi meninggalkan bumi. Di ufuk timur, dalam navigasi arah 90 derajat sebuah cahaya kecil perlahan-lahan menampakan diri. Cahaya yang indah dan hangat, itu adalah salah satu tata surya di alam semesta ini. Itu adalah arunika yang indah memberikan kehangatan dan menciptakan pemandangan menakjubkan.
Semua makhluk di bumi menyambut kedatangannya penuh dengan kehangatan. Burung-burung berkicau, ayam jantan berkokok, dan bunga-bunga mulai bermekaran bahkan pepohonan menyambut kedatangan arunika dengan jatuhan dedaunan tua. Angin berhembus membuat udara sejuk.
Akademi Yexiao.
Orang-orang telah terbangun dari mimpi indah, dan mulai mempersiapkan diri untuk hari ini. Hari ini mereka dari kelas biasa akan menghadapi ujian. Sementara dari kelas malam, telah pergi menghadapi ujian ability magie. Mereka dari kelas malam pun tidak boleh keluar dari wilayah akademi ini. Mereka juga harus tetap di asrama dan tidak boleh terlihat oleh anak kelas biasa atau terlihat menggunakan kemampuan mereka. Saat ini, akademi ini tidak bisa melindungi mereka dengan bayang-bayang. Mereka tidak bisa bebas lagi seperti dulu.
Ibu Oshaberry adalah seorang guru di akademi ini yang memiliki tugas sebagai pengawas asrama. Ia mendapatkan perintah dari kepala Akademi Yexiao untuk menjelaskan pada mereka yang telah mengalami kesulitan. Ibu Oshaberry segera membangunkan semua orang di asrama dan meminta berkumpul di lorong asrama. Ya, di depan kamar mereka masing-masing agar terhindar dari sinar matahari untuk klan vampir.
Mereka bergegas berkumpul karna mereka penasaran apa yang telah terjadi, dan mengapa mereka mengalami hal buruk.
__ADS_1
Ibu Oshaberry telah berada di lorong asrama ini, dan mereka dari kelas istimewa berada di jalan ini berbaris seperti mengantri sesuatu yang istimewa. Terlihat Roman dan Zanko juga berada di tempat ini. Bahkan Hani dan Gisel. Yunan, Steven, Akira, Netta dan yang lainnya. Mereka semua juga ada disini dengan wajah sedikit kecewa dan penasaran apa yang sebenarnya terjadi hingga mereka ada disini.
“Selamat pagi semuanya, senang bisa melihat kalian kembali dari ujian ability magie. Ya apa kabar kalian pagi ini? Penuh pertanyaan atas apa yang terjadi kemarin atau lusa?” sapa Ibu Oshaberri.
Semua orang tersenyum dan menganggukan kepala. Sebagian dari mereka menjawab langsung atas pertanyaan yang di lontarkan oleh Ibu Oshaberri.
“Ya, apa yang terjadi kemarin? Dan mengapa kami berada disini?”
“Apa kami tereliminasi?”
Ibu Oshabrri mendengarkan semua ocehan orang disini dan menyikapinya dengan tenang, lalu ketika semuanya telah senyap sunyi. Ibu Oshaberri mulai menjawab pertanyaan mereka, Ibu Oshaberri berucap “Ya benar, kalian memang telah tereliminasi dan ini bagian dari rencana ujian ability magie tetapi untuk dua kristal yang hilang itu bukanlah rencana dari ujian ability magie ini. Selamat ya kalian yang ada disini telah tereliminasi!….” ucap Ibu Oshaberri yang spontan membuat semua orang kecewa.
__ADS_1
Ibu Oshaberri yang melihat ekspresi semua orang begitu tertawa kecil, ia menyembunyikan tawanya. Lalu berucap, “Ya anggap saja kalian belum sanggup terpilih di ujian kali ini. Ah ya, mereka yang masih bertahan mungkin saja menghadapi ujian yang lebih berat. Kalian yang ada disini tidak diijinkan untuk memberitahu teman-teman yang masih ada di luar sana. Jika diantara kalian ada yang memberitahu dan ketahuan saya atau pun pihak juri, maka jangan pernah menyesal atas tindakan kalian. Kalian akan dikenakan hukuman berat jika melakukan itu bahkan mereka yang terlihat. Nah, karna kalian disini. Sekarang kalian bebas melakukan apapun, tapi tetap dalam asrama ini. Oh ya, sepertinya orang-orang hebat tereliminasi sekarang ya! Violin, dan Roman juga.”
Violin yang juga ada disini tersenyum manis, lalu berucap dengan alasan “Ya, aku tidak mau mengambil kesempatan orang lain dan aku percaya pada Ibu Oshaberri yang ternyata juga bersengkongkol dengan ujian ability magie ini!”
Sontak semua orang tertawa kecil, ya apa yang dikatakan oleh Violin ada benarnya. Tidak ada yang menduga akan ujian ability magie terjadi seperti ini.
“Ya baiklah, saya kan pergi. Selamat bersenang-senang!” ucap Ibu Oshaberri pergi meninggalkan asrama ini.
Kemudian mereka semua yang ada disini, Roman dan Zanko juga berada di tempat ini. Bahkan Hani dan Gisel. Yunan, Steven, Akira, Netta dan yang lainnya. Mulai berbincang-bincang hangat dan membicarakan apa yang terjadi. Tidak ada yang menyesal disini, semuanya terlihat senang dan mencoba melupakan apa yang terjadi.
Sementara itu di kastil drakula.
__ADS_1
Semua orang masih terjebak dalam dunia mimpi, bahkan akar-akar pohon menjalar telah mengikat tubuh mereka tanpa mereka sadari. Tanaman ini merambat ke semua dinding, dan tidak terlihat dari luar bangunan ini tetapi dari dalam seseorang dapat melihat dengan jelas akan sihir ini. Tempat ini dipenuhi oleh sihir yang kuat.