
Aku dan
Akira berhenti di sebuah taman danau. Tak banyak orang berkunjung di tempat
ini, taman ini nampak sepi.
“Kamu yakin mereka ada disini?”,
“Ya, kenapa tidak. Ayo ikuti aku!”, Akira pergi lebih duku dan aku mengiringinya dari belakang. Begitu tiba di tepi danau, ternyata benar apa yang dikatakan Akira padaku. Drakula jahat dan Roman mendayung di danau, sekarang mereka berada jauh dari pandangan kami berdua.
Akira mencari tempat duduk yang enak di rumput, tepat di bawah pohon. Lalu
menghubungi seseorang, saat itulah kulihat dari sini drakula jahat dan Roman
mendayung dengan cepat agar sampai ke tepian. Kumendekti Akira dan berucap “
Apa yang terjadi pada mereka? Mereka mendayung cepat, apa itu balapan?”,
Akira tersenyum lalu berucap “ Tidak, aku bilang bahwa ada Alecia disini, Roman dan
Erega akan cepat kemari.”,
“Ya aku rasa tak perlu ada penyambutan atas kedatanganku disini”,
“Ini bukan penyambutan, ini hal bisa! Tunggu saja tak lama lagi mereka akan datang kok,”senyum Akira.
Sambil menunggu aku duduk di samping Akira, “Apa tempat ini sering kalian kunjungi?”,
“Ya, terutama kami bertiga. Tapi beberapa hari ini Roman sibuk mengurus
perusahaanya. Tapi sering juga ia meminta kedua orang tua angkatnya yang
mengantikan dirinya”,
“Roman yang sibuk dibicarakan banyak orang itu ya? Hah, kau tahu dia…..”,
“Itu mereka, coba lihat siapa yang cepat datang! Ayo lihat ketepi danau,”ajak Akira.
Kami pun pergi dan menunggu kedatangan dua pria itu. Terlihat mereka mendayung
dengan kecepatan dan kemampuan mereka. Mereka tiba di tepi danau, dan
pemenangnya, aku tidak tahu siapa menang. Mereka tertawa bersama,
“Kau lihat Erega, kupikir ikan tidak akan takut denganmu. Ternyata ikan bersembunyi
karena ketakutan denganmu”,
“Hah, enak saja. Memang ikan seperti itu!”,
“Hay, Alecia. Bagaimana kabarmu? Mau bermain air denganku?,”ajak Roman
“Tidak, aku rasa tidak”,
“Tuh kan, Alecia aja takut sama kamu!,”ejek Erega,
Roman yang mendegar ucapan Erega mendekatiku, lalu berdiri disampingku meletakan
tangannya di baru kiriku, “ Kamu tidak takutkan denganku?”,
Melihat Roman sebentar lalu mengubah pandangan pada Erega, “ Hah, aku tidak mau
menjawabnya”,
Erega tertawa, kulepaskan tangan Roman dari bahu kiriku lalu menjaga jarak dengan
mereka bertiga.
“Benarkan kataku!,”seru Erega.
“Apa kamu serius takut denganku?,”tanya Roman,
“Tidak, aku tidak takut. Hah, kenapa aku ikut kemari tadi? Aku mau pulang,”berjalan
pergi meninggalkan mereka. Tetapi mereka malah menghalangi langkahku.
“Jangan pergi! Kita belum bermain dan jalan-jalan”ucap Erega,
“Ya Erega benar. Bagaimana kalau kita ke Mall?,”ajak Akira.
“Iya itu pasti menyenangkan!,”seru Roman.
“Baiklah, kita akan jalan-jalan. Tapi aku ingin kalian berjalan ke tepi danau lalu menutup mata kalian”,
“Hanya itu?”,
“Ya, ayo lakukan!”, mereka bertiga pun melakukannya,
“Jangan mengintip, aku bisa melihat kalian jika mengintip!”,
“Ya kami tidak mengintip”,
Saat itulah aku pergi, sebuah cahaya terang menyelimuti diriku lalu mengubahnya
menjadi bunga mawar biru terbang di tiup angin. Telah lama menutup mata dan
merasa curiga tak ada panggilan, Erega berucap “ Alecia, apa kami boleh membuka
mata sekarang?.”
“Ya
kami telah lama menunggu?”,
“Kami
buka sekarang ya!”, begitu mereka membuka mata dan berpaling, mereka tak
menemukan Alecia. Secepatnya mereka mencari Alecia berharap Alecia tak jauh.
***
Romeo
duduk termenung, dia benar-benar tidak tahu harus bagaimana sekarang. Ia memang
telah lama mengenal Alecia dibanding Alika. Tapi ia juga merasa dikhianati jika
memilih Alecia karena Alecia telah berbohong padanya. Di apartemen ini lah ia
bisa menenangkan diri.
***
Martha
melihatku datang hanya tersenyum manis, “ Bagaimana jalan-jalanmu,
Alecia?,”tanyanya.
“Hah,
menyebalkan. Aku tidak mau bersama mereka”,
Martha
__ADS_1
hanya tersenyum manis, lalu aku duduk di sampingnya.
“Ibu
dengar kamu dan Romeo….”,
“Iya
bu, aku lakukan itu demi kebaikan kami berdua. Aku tidak bisa…”,
“Sebenarnya
apa rencanamu? Kamu bukan Alecia?”,
Aku
tersenyum manis, “ Ya benar, aku hanya ingin mempertanyakan mengapa aku ada
didunia ini jika ada wanita lain yang lebih baik dariku? Aku bertukar dengan
Alecia, dan lihat apa selanjutnya? Dia memilih aku atau Alika?”,
“Bagaimana
jika ia kembali untukmu, bukan Alika?”,
“Maka
semua akan berakhir, aku memang menunggunya seumur hidupku”,
“Lalu
apa kau akan melepasnya begitu saja?”,
“Kadang
mencintai tak harus memiliki, Martha. Aku tak mengerti mengapa waktu tak
membiarkan cinta kami bersama. Hidupku selalu berakhir dengan penderitaan,
setelah kedua orang tuaku mengasingkan diriku dari kehidupan mereka”,
“Tapi
itu masalah yang berbeda, mereka menyayangimu. Karna itu mereka tak
mengasingkan dirimu, agar kamu tetap hidup”,
“Jika
aku diperbolehkan memilih, aku memilih tinggal bersama kedua orang tuaku dan
mati bersama”,
“Lalu
bagaimana dengan Roman? Dia juga mencintaimu, dan dia suamimu!”,
“Mantan
suami, bukan suamiku! Aku telah mati, dan hubunganku dengannya juga telah
terputus. Untuk apa punya suami yang membiarkan istrinya mati di tangan Romeo?
Aku berusaha menjadi istri yang baik untuknya dulu, tapi ia tidak pernah
memperhatikan dan membalas sedikitpun rasa bahagia itu. Kupikir jika aku
menikah dengannya maka aku bisa sepenuhnya melupakan janji Romeo, tapi apa yang
(Alecia) mati dan tak perlu membangkitkan diriku didunia yang fana ini”,
Pergi
meninggalkan Martha ke kamar dan mengurung diri, mengunci pintu kamar menutup
jendela hingga hanya kegelapan yang menemani diriku sendirian.
Sementara
itu, Martha terdiam lalu dirinya mulai menghubungi Roman.
“Kamu
dimana, Roman?”,
“Ya
Martha, aku dan yang lainnya sedang mencari Alecia”,
“Memang
Alecia kemana?”,
“Aku
tidak tahu, jika tahu pun kenapa kami harus mencarinya?”,
“Ya,
baiklah dia ada di sini mengurung diri di kamar. Kau sudah tahu jika Alecia
memutuskan hubungannya dengan Romeo? Aku rasa Romeo akan melamar Alika.
Sebaiknya kau hentikan dia itu jika kamu memang mencintai Alika”,
“Apa
itu benar?”,
“Ya,
benar. Apa tak ada yang bercerita denganmu tentang itu?”,
“Tidak
ada, baiklah aku harus pergi”,
“Semoga
beruntung!”,
***
Siapa
yang telah menunggu lama dalam kegelapan? Ya seseorang telah membuatku pingsan.
Hanya kegelapan dan kesunyian yang kurasakan sekarang.
*FlashBack
Ethan
telah berada di kamar Alecia, bersembunyi dalam kegelapan dan menunggu
__ADS_1
kedatangan gadis itu. Gadis itu datang membuka pintu kamar, menutup dan
menguncinya, ia berjalan menuju jendela lalu menutup dan menguncinya. Gadis itu
mulai duduk di kasur empuknya. Perlahan-lahan air matanya jatuh mengalir ke
pipi. Ethan merasa bahwa dia sedang terluka yang pasti oleh kekasihnya sendiri.
Inilah kesempatan Ethan untuk mengunakan pengaruh sihirnya membuat gadis itu
tidur lalu membawanya pergi. Itu adalah cara yang mudah sebab
sahabat-sahabatnya sedang sibuk pergi. Ethan membawa pergi Alecia ke tempat
rahasia barunya, kastil kegelapan yang memili ruang bawah tanah dengan
pengikut-pengikut barunya.
***
*Kastil kegelapan
Adalah
sebuah tempat yang bagunannya hampir musnah tetapi dibawahnya memiliki ruang
bawah tanah tempat mereka penguasa malam hari. Bagunan itu awalnya adalah
sebuah tempat yang dibuat untuk wisata tetapi Ethan telah menyerang tempat itu
beberapa tahun lalu dan menjadi terbengkalai. Menakut-nakuti pengunjung bahkan
tak segan-segan membunuhnya. Tempat itu tercatat dalam buku pemburu vampir.
Pemburu vampir telah menyerang tempat itu beberapa tahun silam semenjak dikuasi
penguasa malam, Vampir. Tetapi Ethan pikir mereka tak akan kembali setelah
menyerang sarang ini, mereka akan berpikir vampir telah musnah. Tapi bagi Ethan
tidak, mereka akan terus berada di tempatnya dan menjadi kuat setelah serangan
itu terjadi dibawah pimpinan dirinya.
Meletakan
tubuh Alecia ditengah-tengah meja batu persembahan, lalu membuat lingkaran
dengan kekuatannya agar Alecia tak dapat keluar dan pergi. Lalu mengunakan
sihirnya untuk membangunkan gadis itu.
*Alecia
Aku
terbangun dan melihat sekitarku yang tak lagi berada di kamar. Aku melihat
Ethan duduk di kursi dan tersenyum manis. Berjalan mendekatinya tetapi tak
bisa, aku merasakan sebuah kekuatan telah mengurung diriku disini.
“Ethan,
lepaskan aku?,”ucapku,
“Maafkan
aku, Alecia. Aku tidak bisa”,
“Aku
yakin kamu bisa cobalah!”,
“Tidak
akan bisa, memang siapa yang kau pikir telah mengurungmu disana?”,
“Kau!”,
“Benar,
lalu mengapa aku harus melepaskanmu?”,
“Ethan,
mengapa kau lakukan ini padaku? Kamu sahabatku”,
“Sahabat?
Apa arti yang sebenarnya bagimu tentang sahabat? Yang selalu ada? Jangan
percaya pada siapapun di VA, Alecia. Karna semuanya adalah penguasa kegelapan
dan haus akan darah manusia apalagi seperti dirimu manusia setengah vampir.
Kami juga haus akan kekuasaan, jadi berikanlah kekuatanmu padaku agar aku dapat
dengan mudah menguasi dan memimpin negeri ini. Menjadi penguasa malam yang
ditakuti siapa saja”
“
Menurutmu, apa aku akan memberikannya padamu?”,
“Tentu
saja tidak, tapi aku akan membuatnya dengan mudah agar kau memberikan kekuatan
itu padaku, penyihir biru!”,
“Apa
yang akan kau lakukan? Aku bukan Alika, gadis dalam ramalan itu adalah Alika
sementara aku hanya manusia yang menebarkan kebohongan karena terlalu mencintai
Romeo”,
“Ternyata
kau pandai berbohong juga ya?”,
“Ya
benar”,
“Bagaimana
dengan tanda bulan sabit di tanganmu?”,
“Ini
hanya kebohongan, tanda ini seharusnya dimiliki Alika bukan untukku tetapi
__ADS_1
karena kami kembar mungkin dia ingin berbagi tanda ini padaku”,