Bride Of Vampire: The Revenge

Bride Of Vampire: The Revenge
Episode 28


__ADS_3

Aku dan


Akira berhenti di sebuah taman danau. Tak banyak orang berkunjung di tempat


ini, taman ini nampak sepi.


“Kamu yakin mereka ada disini?”,


“Ya, kenapa tidak. Ayo ikuti aku!”, Akira pergi lebih duku dan aku mengiringinya dari belakang. Begitu tiba di tepi danau, ternyata benar apa yang dikatakan Akira padaku. Drakula jahat dan Roman mendayung di danau, sekarang mereka berada jauh dari pandangan kami berdua.


Akira mencari tempat duduk yang enak di rumput, tepat di bawah pohon. Lalu


menghubungi seseorang, saat itulah kulihat dari sini drakula jahat dan Roman


mendayung dengan cepat agar sampai ke tepian. Kumendekti Akira dan berucap “


Apa yang terjadi pada mereka? Mereka mendayung cepat, apa itu balapan?”,


Akira tersenyum lalu berucap “ Tidak, aku bilang bahwa ada Alecia disini, Roman dan


Erega akan cepat kemari.”,


“Ya aku rasa tak perlu ada penyambutan atas kedatanganku disini”,


“Ini bukan penyambutan, ini hal bisa! Tunggu saja tak lama lagi mereka akan datang kok,”senyum Akira.


Sambil menunggu aku duduk di samping Akira, “Apa tempat ini sering kalian kunjungi?”,


“Ya, terutama kami bertiga. Tapi beberapa hari ini Roman sibuk mengurus


perusahaanya. Tapi sering juga ia meminta kedua orang tua angkatnya yang


mengantikan dirinya”,


“Roman yang sibuk dibicarakan banyak orang itu ya? Hah, kau tahu dia…..”,


“Itu mereka, coba lihat siapa yang cepat datang! Ayo lihat ketepi danau,”ajak Akira.


Kami pun pergi dan menunggu kedatangan dua pria itu. Terlihat mereka mendayung


dengan kecepatan dan kemampuan mereka. Mereka tiba di tepi danau, dan


pemenangnya, aku tidak tahu siapa menang. Mereka tertawa bersama,


“Kau lihat Erega, kupikir ikan tidak akan takut denganmu. Ternyata ikan bersembunyi


karena ketakutan denganmu”,


“Hah, enak saja. Memang ikan seperti itu!”,


“Hay, Alecia. Bagaimana kabarmu? Mau bermain air denganku?,”ajak Roman


“Tidak, aku rasa tidak”,


“Tuh kan, Alecia aja takut sama kamu!,”ejek Erega,


Roman yang mendegar ucapan Erega mendekatiku, lalu berdiri disampingku meletakan


tangannya di baru kiriku, “ Kamu tidak takutkan denganku?”,


Melihat Roman sebentar lalu mengubah pandangan pada Erega, “ Hah, aku tidak mau


menjawabnya”,


Erega tertawa, kulepaskan tangan Roman dari bahu kiriku lalu menjaga jarak dengan


mereka bertiga.


“Benarkan kataku!,”seru Erega.


“Apa kamu serius takut denganku?,”tanya Roman,


“Tidak, aku tidak takut. Hah, kenapa aku ikut kemari tadi? Aku mau pulang,”berjalan


pergi meninggalkan mereka. Tetapi mereka malah menghalangi langkahku.


“Jangan pergi! Kita belum bermain dan jalan-jalan”ucap Erega,


“Ya Erega benar. Bagaimana kalau kita ke Mall?,”ajak Akira.


“Iya itu pasti menyenangkan!,”seru Roman.


“Baiklah, kita akan jalan-jalan. Tapi aku ingin kalian berjalan ke tepi danau lalu menutup mata kalian”,


“Hanya itu?”,


“Ya, ayo lakukan!”, mereka bertiga pun melakukannya,


“Jangan mengintip, aku bisa melihat kalian jika mengintip!”,


“Ya kami tidak mengintip”,


Saat itulah aku pergi, sebuah cahaya terang menyelimuti diriku lalu mengubahnya


menjadi bunga mawar biru terbang di tiup angin. Telah lama menutup mata dan


merasa curiga tak ada panggilan, Erega berucap “ Alecia, apa kami boleh membuka


mata sekarang?.”


“Ya


kami telah lama menunggu?”,


“Kami


buka sekarang ya!”, begitu mereka membuka mata dan berpaling, mereka tak


menemukan Alecia. Secepatnya mereka mencari Alecia berharap Alecia tak jauh.


***


Romeo


duduk termenung, dia benar-benar tidak tahu harus bagaimana sekarang. Ia memang


telah lama mengenal Alecia dibanding Alika. Tapi ia juga merasa dikhianati jika


memilih Alecia karena Alecia telah berbohong padanya. Di apartemen ini lah ia


bisa menenangkan diri.


***


Martha


melihatku datang hanya tersenyum manis, “ Bagaimana jalan-jalanmu,


Alecia?,”tanyanya.


“Hah,


menyebalkan. Aku tidak mau bersama mereka”,


Martha

__ADS_1


hanya tersenyum manis, lalu aku duduk di sampingnya.


“Ibu


dengar kamu dan Romeo….”,


“Iya


bu, aku lakukan itu demi kebaikan kami berdua. Aku tidak bisa…”,


“Sebenarnya


apa rencanamu? Kamu bukan Alecia?”,


Aku


tersenyum manis, “ Ya benar, aku hanya ingin mempertanyakan mengapa aku ada


didunia ini jika ada wanita lain yang lebih baik dariku? Aku bertukar dengan


Alecia, dan lihat apa selanjutnya? Dia memilih aku atau Alika?”,


“Bagaimana


jika ia kembali untukmu, bukan Alika?”,


“Maka


semua akan berakhir, aku memang menunggunya seumur hidupku”,


“Lalu


apa kau akan melepasnya begitu saja?”,


“Kadang


mencintai tak harus memiliki, Martha. Aku tak mengerti mengapa waktu tak


membiarkan cinta kami bersama. Hidupku selalu berakhir dengan penderitaan,


setelah kedua orang tuaku mengasingkan diriku dari kehidupan mereka”,


“Tapi


itu masalah yang berbeda, mereka menyayangimu. Karna itu mereka tak


mengasingkan dirimu, agar kamu tetap hidup”,


“Jika


aku diperbolehkan memilih, aku memilih tinggal bersama kedua orang tuaku dan


mati bersama”,


“Lalu


bagaimana dengan Roman? Dia juga mencintaimu, dan dia suamimu!”,


“Mantan


suami, bukan suamiku! Aku telah mati, dan hubunganku dengannya juga telah


terputus. Untuk apa punya suami yang membiarkan istrinya mati di tangan Romeo?


Aku berusaha menjadi istri yang baik untuknya dulu, tapi ia tidak pernah


memperhatikan dan membalas sedikitpun rasa bahagia itu. Kupikir jika aku


menikah dengannya maka aku bisa sepenuhnya melupakan janji Romeo, tapi apa yang


(Alecia) mati dan tak perlu membangkitkan diriku didunia yang fana ini”,


Pergi


meninggalkan Martha ke kamar dan mengurung diri, mengunci pintu kamar menutup


jendela hingga hanya kegelapan yang menemani diriku sendirian.


Sementara


itu, Martha terdiam lalu dirinya mulai menghubungi Roman.


“Kamu


dimana, Roman?”,


“Ya


Martha, aku dan yang lainnya sedang mencari Alecia”,


“Memang


Alecia kemana?”,


“Aku


tidak tahu, jika tahu pun kenapa kami harus mencarinya?”,


“Ya,


baiklah dia ada di sini mengurung diri di kamar. Kau sudah tahu jika Alecia


memutuskan hubungannya dengan Romeo? Aku rasa Romeo akan melamar Alika.


Sebaiknya kau hentikan dia itu jika kamu memang mencintai Alika”,


“Apa


itu benar?”,


“Ya,


benar. Apa tak ada yang bercerita denganmu tentang itu?”,


“Tidak


ada, baiklah aku harus pergi”,


“Semoga


beruntung!”,


***


Siapa


yang telah menunggu lama dalam kegelapan? Ya seseorang telah membuatku pingsan.


Hanya kegelapan dan kesunyian yang kurasakan sekarang.


*FlashBack


Ethan


telah berada di kamar Alecia, bersembunyi dalam kegelapan dan menunggu

__ADS_1


kedatangan gadis itu. Gadis itu datang membuka pintu kamar, menutup dan


menguncinya, ia berjalan menuju jendela lalu menutup dan menguncinya. Gadis itu


mulai duduk di kasur empuknya. Perlahan-lahan air matanya jatuh mengalir ke


pipi. Ethan merasa bahwa dia sedang terluka yang pasti oleh kekasihnya sendiri.


Inilah kesempatan Ethan untuk mengunakan pengaruh sihirnya membuat gadis itu


tidur lalu membawanya pergi. Itu adalah cara yang mudah sebab


sahabat-sahabatnya sedang sibuk pergi. Ethan membawa pergi Alecia ke tempat


rahasia barunya, kastil kegelapan yang memili ruang bawah tanah dengan


pengikut-pengikut barunya.


***


*Kastil kegelapan


Adalah


sebuah tempat yang bagunannya hampir musnah tetapi dibawahnya memiliki ruang


bawah tanah tempat mereka penguasa malam hari. Bagunan itu awalnya adalah


sebuah tempat yang dibuat untuk wisata tetapi Ethan telah menyerang tempat itu


beberapa tahun lalu dan menjadi terbengkalai. Menakut-nakuti pengunjung bahkan


tak segan-segan membunuhnya. Tempat itu tercatat dalam buku pemburu vampir.


Pemburu vampir telah menyerang tempat itu beberapa tahun silam semenjak dikuasi


penguasa malam, Vampir. Tetapi Ethan pikir mereka tak akan kembali setelah


menyerang sarang ini, mereka akan berpikir vampir telah musnah. Tapi bagi Ethan


tidak, mereka akan terus berada di tempatnya dan menjadi kuat setelah serangan


itu terjadi dibawah pimpinan dirinya.


Meletakan


tubuh Alecia ditengah-tengah meja batu persembahan, lalu membuat lingkaran


dengan kekuatannya agar Alecia tak dapat keluar dan pergi. Lalu mengunakan


sihirnya untuk membangunkan gadis itu.


*Alecia


Aku


terbangun dan melihat sekitarku yang tak lagi berada di kamar. Aku melihat


Ethan duduk di kursi dan tersenyum manis. Berjalan mendekatinya tetapi tak


bisa, aku merasakan sebuah kekuatan telah mengurung diriku disini.


“Ethan,


lepaskan aku?,”ucapku,


“Maafkan


aku, Alecia. Aku tidak bisa”,


“Aku


yakin kamu bisa cobalah!”,


“Tidak


akan bisa, memang siapa yang kau pikir telah mengurungmu disana?”,


“Kau!”,


“Benar,


lalu mengapa aku harus melepaskanmu?”,


“Ethan,


mengapa kau lakukan ini padaku? Kamu sahabatku”,


“Sahabat?


Apa arti yang sebenarnya bagimu tentang sahabat? Yang selalu ada? Jangan


percaya pada siapapun di VA, Alecia. Karna semuanya adalah penguasa kegelapan


dan haus akan darah manusia apalagi seperti dirimu manusia setengah vampir.


Kami juga haus akan kekuasaan, jadi berikanlah kekuatanmu padaku agar aku dapat


dengan mudah menguasi dan memimpin negeri ini. Menjadi penguasa malam yang


ditakuti siapa saja”



Menurutmu, apa aku akan memberikannya padamu?”,


“Tentu


saja tidak, tapi aku akan membuatnya dengan mudah agar kau memberikan kekuatan


itu padaku, penyihir biru!”,


“Apa


yang akan kau lakukan? Aku bukan Alika, gadis dalam ramalan itu adalah Alika


sementara aku hanya manusia yang menebarkan kebohongan karena terlalu mencintai


Romeo”,


“Ternyata


kau pandai berbohong juga ya?”,


“Ya


benar”,


“Bagaimana


dengan tanda bulan sabit di tanganmu?”,


“Ini


hanya kebohongan, tanda ini seharusnya dimiliki Alika bukan untukku tetapi

__ADS_1


karena kami kembar mungkin dia ingin berbagi tanda ini padaku”,


__ADS_2