Bride Of Vampire: The Revenge

Bride Of Vampire: The Revenge
Episode 269


__ADS_3

Sementara itu di hutan Argon.


Beberapa kelompok telah berkumpul disini, mereka sebagian ada yang datang dengan kemampuan yang mereka miliki dan ada pula dengan motor. Satu- satunya jalan untuk datang ke tempat ini adalah dengan motor. Setelah mereka di hutan Argon, mereka harus ke tempat puing- puing bangunan lama yang telah hancur. Mereka semua berkumpul, dan menyapa satu sama lain sebagai teman.


Violin dan teman- teman juga ada disini. Gadis itu melihat bangunan yang telah hancur. Ia mengingat masa lalunya. Bangunan ini telah tua, dan berusia ratusan tahun hingga di atasnya hanya terlihat puing- puing bangunan kecil dengan tanaman liar yang menutupinya. Tapi sebenarnya tepat ini adalah tempat yang sangat luas. Dulu disini berdiri sebuah kerajaan yang besar.


Netta, Steven, Akira dan Ethan serta anggota VA yang lainnya juga telah tiba disini. Mereka yang ada disini mulai membicarakan tempat ini. Sebagian pernah mendengar akan cerita istana berdiri disini. Istana klan vampir, peri, dan hybird. Tempat ini hancur karna perang yang terjadi.


Netta bukanlah vampir yang berasal dari negeri ini, tetapi Netta sedikit mengetahui kebesaran akan kepimpinan klan vampir disini. Netta memperhatikan wajah teman- temannya disini. Ada Ethan yang berwajah datar saja melihat bangunan puing- puing tua ini, Steven yang menahan air matanya, Akira yang menggepalkan tangannya, Roman yang tersenyum manis serta Violin diam membisu. Netta menduga bahwa beberapa dari mereka yang ada disini pernah tinggal di istana dan menuntut ilmu disini. Tetapi bagi generasi muda, itu hanyalah sebuah sejarah. Tapi bagi mereka yang pernah tinggal disini, itu adalah rumah yang pernah mereka tinggalkan.


“Netta, menurutmu kenapa Jimwa membawa kita kemari?” tanya Steven sembari mendekati Netta.

__ADS_1


“Ya entahlah, tetapi ini bukanlah tempat yang didatangi tanpa alasan. Rumah dan sejarah!”


“Oh ya benar sekali. Lalu apa menurutmu?”


“Menurutku, mungkin kah ada sesuatu disini? Ya tapi bagaimana cara menemukan petunjuk berikutnya?”


“Oh ya, aku baru ingat! Bukankah dulu ada yang mengatakan kalau istana ini dilindungi oleh sesuatu. Ya tidak ada manusia yang dapat kemari untuk melihat istana ini, kecuali mereka yang memiliki darah seperti kita semua. Manusia tidak dapat menemukan tempat ini, mungkinkah dulunya ada kristal pelindung disini?” ucap Ethan.


“Ya ampun! Tentu saja apa yang dikatakan Ethan itu benar. Tapi apa mungkin kristal itu masih ada disini, Ethan?” ucap Steven.


“Mungkin saja!” jawab Ethan tidak menyakinkan.

__ADS_1


“Hah, ya itu mungkin saja! Soalnya kristal itu bisa hancur karna terkena puing- puing bangunan istana ini. Aku akan terbang  untuk mencari petunjuk, kalian bisa bekerja sama dengan kemampuan kalian sendiri!” ucap Akira yang kemudian dia menggunakan kemampuan terbangnya sebagai klan hybird.


“Ya baiklah, kita juga harus mulai berjuang kan?” ucap Netta yang kemudian menggunakan kemampuannya sebagai bagian dari klan vampir. Ia menggelilingi puing- puing bangunan istana dengan cepat dan berusaha mencari petunjuk dimana kristal pelindung itu di simpan.


VA yang mengetahui apa yang harus dilakukan pun ikut mencari kristal pelindung, sementara peserta yang mengikuti ujian ability magie terdiam. Mereka tidak mengerti apa yang harus dilakukan di tempat seperti ini.


“Ini bangunan tua! Mengapa kita harus kemari?”


“Hah, ay ampun melelahkan saja! Memang kristal pelindung dan kristal klan vampir ada di tempat seperti ini apa? Aneh sekali!”


“Hey, lihat! Bukankah itu anggota VA? Mengapa mereka bertingkah konyol seperti itu? Buang- buang tenaga saja!”

__ADS_1


“Ya ampun! Mengapa kita tidak ke mall saja? Tempat macam apa ini? Menyusahkan saja!”


__ADS_2