
"Sebelum gadis cantik yang tinggal di hutan itu berkenalan dengan pangeran jahat itu, pangeran itu telah melakukan banyak kesalahan. Ia tak pernah menyadarinya dan tidak mau menyadari tindakannya. Dia selalu melakukan kesalahan yang sama. Dia menyingkirkan orang- orang yang mewarisi tahta kerajaan, menyingkirkan musuh dan bukan musuh. Dia menyingkirkan orang terdekat dan yang telah menganggapnya sebagai adik atau kakak. Tapi pangeran itu tidak mendapatkan tahtanya, karna itu lah ia melakukan hal keji hanya karna tahta kerajaan. Dia adalah pangeran yang penuh ambisus dan haus kekuasaan, ia seorang tiran.
Tahukah kamu apa yang terjadi pada pangeran itu setelah ia memenangkan banyak perperangan? Setelah ia membunuh kekasihnya sendiri? Dan setelah ia menguasai seluruh negeri?” tanya Lady Dandelion padaku.
Aku tidak tahu apa yang terjadi, aku pun menggelengkan kepala sebagai tanda aku tidak tahu.
Lady Dandelion kembali melanjutkan ceritanya padaku, ia juga memberi jawaban atas pertanyaannya padaku tadi.
“Semua kemenangan itu terasa sia- sia, tidak ada yang special. Tidak ada yang berharga. Perasaan pria tiran itu hamba setelah membunuh kekasihnya. Ia mencoba mencari tahu mengapa kekasih yang telah ia bunuh berbalik darinya, dari janji yang telah mereka buat. Penyesalan itu perlahan- lahan datang dan menghantuinya hingga kematian tiba. Pangeran itu mencari cara bagaimana ia tetap hidup meski usianya terus bertambah dan akhirnya ia menemukan sesuatu yang mengerikan. Menjadikan dirinya sendiri sebagai bagian klan vampir. Ngomong- ngomong, kamu tahu sendiri kan sejarah klan vampir?”
Aku pun tersenyum dan menganggukkan kepala sebagai tanda ya, lalu kujawab “Tentu saja, klan vampir memiliki sejarahnya sendiri.”
“Semejak menjadi bagian dari klan vampir, tidak perlu waktu yang lama untuk menjadi vampir yang kuat. Ia menguasi semua tentang klan vampir dengan cepat dan menjadi terkuat. Selama perubahan itu lah, dia tidak lama sama seperti itu. Rasa kehilangan dan penyesalan itu semakin nyata.
__ADS_1
Ia menghancurkan kerajaannya sendiri, keluarganya yang malang menjadi korban. Ia berkuasa dan mulai ditakuti oleh manusia. Keberadaannya mulai di buru oleh pemburu vampir atas dasar perintah orang tua dari istrinya. Ya, aku harap dengan cerita ini kamu mengerti bagaimana sebenarnya sifat suamimu itu.”
Aku menghela napas panjang dan menjawab, “Ya, aku mengerti ceritamu. Lalu tawaran apa yang ingin kamu buat untukku? Kamu katakan padaku bahwa kamu bisa mencegah kutukan itu? Benarkah begitu?”
Lady Dandelion tersenyum manis, ia menatapku dengan tatapan tajam lalu berucap “Ya tentu saja. Tetapi ini akan sangat sulit, namun tentu saja dapat di lakukan. Hanya saja tidak bisa di lakukan sendirian. Kita harus saling bekerja sama satu sama lain. Aku akan memberitahumu bagaimana cara mendapatkan ramuan penangkalnya. Ya tapi kamu juga harus bersedia mengorbankan apa yang kamu miliki. Apa kamu bersedia?”
Mendengar katanya yang dapat kucerna bahwa mencegah kutukan itu terjadi padaku, akan sangat sulit. Tetapi aku tidak akan menyah, ya aku harus mencobanya. Hanya ini jalan satu- satunya dan hanya dia orang yang pertama kalinya menawarkan bantuan padaku.
“Hidupmu yang sekarang ini!” jawabnya padaku.
Aku yang mendengar itu terkejut, “Apa maksudmu?”
Lagi, Lady Dandelion tersenyum manis padaku.
__ADS_1
“Dengar ya nona cantik, sesuatu yang kamu mulai itu juga harus diakhiri dengan pengorbanan. Apakah kamu tidak pernah menyadari dirimu sendiri saat ini? Oh, ya mungkin kamu tidak mengerti ceritaku. Cerita itu singkat, cerita tentang masa lalu suamimu. Tapi jika kamu ingin melihat kenyataannya, sebaiknya datang ke tempat suamimu bekerja. Kamu akan melihat makna ceritaku. Kau harus ingat bahwa tak ada buah yang jatuh jauh dari pohonnya, mereka selalu dekat dengan pohonnya. Artinya keburukan tidak akan pernah jauh dari inangnya, atau lebih tepat masa lalu hidupnya.”
“Apa maksudmu? Suamiku bukan orang yang seperti itu! Itu hanya cerita masa lalunya, dia pasti sudah berubah.”
“Oh benarkah? Coba lihat! Sebaiknya kamu mulai melihat keadaan yang sebenarnya di tempat ia bekerja.”
Aku pun mulai kesal dengan ucapan Lady Dandelion yang terus mengusik kehidupan suamiku. Tanpa sepatah kata lagi, aku bergegas pergi. Tetapi Lady Dandelion menghalangiku pergi.
Lady Dandelion berucap, “ Jika kamu pergi, sebaiknya kamu pergi ke tempat suamimu bekerja dan kembalilah kemari jika kamu ingin mengubah hidupmu menjadi lebih baik” senyumnya padaku.
Dengan wajah kesal, aku melihat Lady Dandelion sebentar lalu segera pergi meninggalkan tempat ini.
Di luar cafe, aku segera berjalan menuju rumah sakit. Tetapi pikiranku terus memikirkan ucapan Lady Dandelion padaku. Ia menceritakan tentang kehidupan masa lalu suamiku, Romeo. Maksud Lady Dandelion menceritakan masa lalu Romeo padaku adalah agar aku tahu siapa suamiku itu. Hidupnya dipenuhi perasaan ambisius, haus tahta dan seorang tiran. Tetapi aku percaya padaku suamiku, bahwa ia telah berubah dan tidak melakukan hal keji pada siapapun. Ya bukankah dia sedang adalah manusia biasa sama sepertiku?.
__ADS_1