
*Alecia
Aku
terbangun dan melihat sekitarku yang tak lagi berada di kamar. Aku melihat
Ethan duduk di kursi dan tersenyum manis. Berjalan mendekatinya tetapi tak
bisa, aku merasakan sebuah kekuatan telah mengurung diriku disini.
“Ethan,
lepaskan aku?,”ucapku,
“Maafkan
aku, Alecia. Aku tidak bisa”,
“Aku
yakin kamu bisa cobalah!”,
“Tidak
akan bisa, memang siapa yang kau pikir telah mengurungmu disana?”,
“Kau!”,
“Benar,
lalu mengapa aku harus melepaskanmu?”,
“Ethan,
mengapa kau lakukan ini padaku? Kamu sahabatku”,
“Sahabat?
Apa arti yang sebenarnya bagimu tentang sahabat? Yang selalu ada? Jangan
percaya pada siapapun di VA, Alecia. Karna semuanya adalah penguasa kegelapan
dan haus akan darah manusia apalagi seperti dirimu manusia setengah vampir. Kami
juga haus akan kekuasaan, jadi berikanlah kekuatanmu padaku agar aku dapat
dengan mudah menguasi dan memimpin negeri ini. Menjadi penguasa malam yang
ditakuti siapa saja”
“
Menurutmu, apa aku akan memberikannya padamu?”,
“Tentu
saja tidak, tapi aku akan membuatnya dengan mudah agar kau memberikan kekuatan
itu padaku, penyihir biru!”,
“Apa
yang akan kau lakukan? Aku bukan Alika, gadis dalam ramalan itu adalah Alika
sementara aku hanya manusia yang menebarkan kebohongan karena terlalu mencintai
Romeo”,
“Ternyata
kau pandai berbohong juga ya?”,
“Ya
benar”,
“Bagaimana
dengan tanda bulan sabit di tanganmu?”,
“Ini
hanya kebohongan, tanda ini seharusnya dimiliki Alika bukan untukku tetapi
karena kami kembar mungkin dia ingin berbagi tanda ini padaku”,
“Berbagi?
Bagaimana kalau aku juga berbagi sedikit denganmu”, tiba-tiba Ethan menyerangku
dengan kekuatan yang ia miliki. Aku dibuatnya berlutut dan tak bisa bergerak.
Aku bisa saja melawan dan membebaskan diri tetapi itu tak mungkin sebab pasti
akan banyak vampir datang menyerangku di tempat ini. Terus saja melemah tetapi
tetap bertahan.
Tiba-tiba
pasukan setia Ethan datang memberi informasi bahwa penyihir biru adalah Alika
bukan Alecia.
“Bagaimana
kau bisa melakukan kesalahan ini?”Ethan mulai menyerang orang tersebut dan
membenturkannya ke dinding. Orang itu bangkit kembali dengan tubuh yang lemah.
“Maafkan
aku, Tuanku. Tapi kita telah menahan Alecia, mungkin saja dengan ini Alika akan
datang menolongnya. Itulah kesempatan kita”,
“Hem,
rencana yang bagus. Suruh Rey memberikan kabar ini pada mereka untuk datang
menyelamatkan gadis ini saat tengah malam di mulai, jika tidak nyawanya adalah
taruhan utama”,
“Baik
Tuanku akan hamba laksanakan!”.
Rey
kembali mendapat tugas tapi kali ini dia juga mengundang pemburu vampir, Rey
ingin mendapatkan yang terbaik dari hadiah rencana besar ini ialah merebut
kekuatan penyihir biru dari tangan Ethan.
***
Sepucuk
surat telah ada di jendela kamar Alika, Alika membaca surat itu dan kaget
secepatnya dirinya pergi ke VA menemui Martha. Dalam perjalananya ia juga
menghubungi yang lain kecuali Ethan untuk berkumpul di VA. Romeo yang mendapat
kabar darurat itu segera ke VA, begitu juga dengan Roman, Akira dan Erega
__ADS_1
mempercepat laju motor mereka menuju VA.
***
Semua
telah berkumpul di ruang pribadi VA, termasuk Jim Wa. Semua menunggu Alika
memberitahukan kabar darurat itu. Ya, saatnya telah tiba dan Alika membuka
mulutnya juga.
“Maafkan
aku, tetapi ini sangat darurat. Alecia di tawan Ethan, ia akan membunuhnya jika
aku tak datang. Sepertinya Ethan tahu siapa penyihir biru yang sebenarnya
diantara kami berdua. Jika Ethan berhasil mengambil kekuatan itu, seperti buku
yang kubaca dunia kita akan berakhir”,
“Kupikir
Ethan tak akan melakukan hal itu?”,”bela Rasi,
Alecia
pun meletakan surat dari Ethan dan semua membacanya,
“Aku
akan ikut menyelamatkan Alecia, karena dia putriku”,
“Aku
juga ikut dengan istriku,”ucap Jim Wa
“Aku
ikut, dia sahabatku,”ucap Rasi
“Kami
ikut!”,
“ Aku
akan menyelamatkannya, ada urusan yang belum selesai dengannya”ucap Romeo,
“Aku
ikut”,
“Baiklah,
semua bersiap untuk pergi ke kastil kegelapan”
“Tapi
rencana kita?”,
“Disini
tertulis, Alika harus ditukarkan dengan Alecia. Apa Ethan telah tahu yang
sebenarnya?”,
“Aku
tidak masalah jika ditukarkan dengan Alecia. Aku bersedia. Aku lakukan ini demi
kebahagiannya dengan Romeo. Aku tahu, aku tidak pantas mengantikan posisi
Alecia. Jadi jangan sia-siakan kesempatan inii!”,
“Ya,
Saat
perudingan selesai, Romeo mengajak Alika bicara berdua. Ya saat itu wajah Roman
nampak kesal melihat mereka hanya berdua tapi Roman harus bahagia sebab jika
rencana ini tak berhasil akan ada perpisahan diantara mereka semua.
“Apa
kamu serius melakukan semua ini? Kamu bisa terluka, dan aku tak ingin
kehilanganmu,”ucap Romeo.
“Tapi
Romeo, Alecia lebih berharga dari pada diriku. Dia tunanganmu”,
“Aku…aku,
aku sebenarnya telah memutuskan pertunanganku denganya”,
“Apa?
Apa yang kamu lakukan? Kenapa kamu lakukan itu? Dia kurang baik apa padamu,
Romeo?”,
“Aku
lakukan ini karena aku mencintaimu”,
“Tidak,
aku yakin kamu lakukan ini bukan karena mencintaiku. Hatimu tidak mengatakan
itu, kamu mencintai Alecia bukan aku!”,
“Percayalah
padaku, Alika. Aku hanya mencintaimu, aku ingin menetapati janji kita”,
“Tapi
aku tidak bisa…”,
Romeo
mulai berlutut di depanku, “ Kumohon berikan aku kesempatan untuk menetapi
janji kita?”,
“Aku
tidak bisa Romeo, aku tidak bisa jadi berdirilah,”pintaku. Romeo pun berdiri
dengan wajah sedih.
“Nanti
kamu akan tahu alasan mengapa aku tidak bisa! Aku akan melakukan apapun demi
kebahagian kalian berdua”
Semua
mempersiapan diri, tetapi dibalik itu semua ada yang mencoba mencari
keberuntungan dan menyingkirkan Alika yang sebenarnya.
__ADS_1
***
Roman
duduk di taman VA sendirian, ia mencoba merasakan apa yang dirasakan Alika saat
ini. Ia berharap dirinya tahu apa yang dibicarakan Romeo bersama Alika. Tetapi
ia mendapati hal ganjil. Roman mendengar, “
Ethan-Ethan kenapa kamu bodoh sekali? Apa kamu tidak tahu siapa yang didepanmu
ini? Seharusnya kamu membunuhku sebelum meraka datang menyelamatkanku. Aku
bukan Alecia, Ethan. Aku adalah Alika, penyihir biru yang kamu cari. Alika yang
bersama mereka adalah Alecia. Aku pikir dia telah bahagia disana bersama Romeo
dan aku harap Roman mengetahui ini. Ya setidaknya mereka tak bertengkar. Aku
akan melindungi mereka, sekarang aku harus merencanakan sesuatu. Bagaimana aku
bisa lari dari sini? Mengunakan kekuatanku akan mengubah cara pikir Ethan, dia
akan curiga jika aku lah Alika yang sebenarnya. Hah, andai saja ada orang lain
yang bisa kuandalkan. Rey si wolf itu pasti ada di kastil ini juga, hem…jika
aku lolos nanti akan kuhabisi kamu! Karena sudah melibatkan aku dalam masalahmu
dan membuatku dibenci oleh teman baruku. Lihat saja nanti, Rey!.”
“Eh,
apa ini? Jadi yan didalam bukan Alika tapi Alecia. Ini gawat, aku harus
secepatnya menyelamatkan Alika. Tapi ya lebih baik aku berangkat sekarang,”ucap
Roman memutuskan.
Beberapa
jam kepergian Roman, teman-teman yang lain pergi. Mereka menanyakan dimana
Roman tetapi tak ada yang tahu akhirnya mereka berangkat tanpa Roman.
***
Sementara
itu disisi lain, pemburu vampir juga mempersiapkan diri untuk berburu vampir
tapi kali ini mereka di bantu dua wolf, Wen dan Yukatzu. Mereka tak hanya memburu
vampir tetapi juga memburu Rey.
***
Kastil kegelapan,
Aku
hanya memandangi Ethan sejenak lalu berucap “Ethan, menurutmu mereka akan
datang menyelamatkanku?”,
“Ya
tentu saja, dan aku ingin membuktikan ucapanmu. Jika kamu berbohong aku akan
membunuhmu!”,
“Kenapa
tidak sekarang saja? Aku harap aku mati di depan merak semua”,
“Tentu
saja, akan kukabulkan permintaan terakhirmu itu”
Tiba-tiba
Ethan mendapat kabar bahwa mereka telah datang, pasukan Ethan telah menyibukan
mereka diatas. Ethan pun pergi untuk menemui mereka. Kedatangan Ethan telah
membuat perkelahian terhenti dan pasukan Ethan berdiri disampingnya.
“Selamat
datang di kastilku, aku senang kalian semua bisa datang kemari!,”seru Ethan.
“Dimana
Alecia, Ethan?,”tanya Martha.
“Tak
usah khawatir, dia baik-baik saja dan sangat baik. Rey, bawa gadis itu kemari.
Kita akan melakukan pertukaran!”, Rey pun pergi melaksakan perintah Ethan.
Sebelum
Rey sampai ke tempat tahanan Alecia, Roman datang dan menghajar penjaga hingga
jatuh pingsan. Aku yang melihat kedatangan Roman hanya diam dan tersenyum.
“Aku
benci jika kamu berpura-pura dan membuatmu dalam bahaya. Bagaimana cara aku
mengeluarkanmu dari sini?,”ucap Roman.
“Maksudmu
apa? Aku tidak mengerti”,
Sambil
mencari cara dan mencoba menghancurkan kekuatan yang membuat Alecia terkurung
dengan tenaga. Roman tersetrum lalu terlempar ke tanah dan bangkit kembali,
kemudian mencoba kembali. Lagi, ia lakukan hal itu hingga berkali-laki.
Teregah-egah dan berhenti, seraya berucap “ Kamu, kamu Alika bukan? Alecia ada
di luar. Kenapa kamu lakukan ini? Menjauh dari Romeo dan diriku?”,
“Tidak,
bukan itu tujuanku. Baiklah, menjauh dari sini sedikit!”, kuhancurkan
penghalang dengan sihir biru begitu bebas aku langsung berjalan mendekatinya, “
Aku tidak percaya akan kesempatan tapi kamu tahu aku disini. Kupikri kamu
adalah yang terbaik, jadi jangan buat Romeo tahu. Dia akan marah jika tahu, dan
aku tidak mau menyakiti Alecia. Aku tidak mau merebut Romeo darinya”,
Roman
yang mendengar hal tersenyum manis lalu memegang erat tanganku. Perlahan-lahan
kami mendengar suara kaki melangkah yang semakin dekat. Akhirnya dengan
__ADS_1
terpaksa aku mengubah diri menjadi bunga mawar biru yang beterbangan dan Roman
menjadi kelelawar. Terbang melewati Rey dan keluar.