Bride Of Vampire: The Revenge

Bride Of Vampire: The Revenge
Episode 268


__ADS_3

Keberadaan Xia.


Ia dan timnya berada di bangunan kota yang tampak sepi. Di sebuah apartemen yang cukup asing. Xia pun mengambil pesan di kaki burung merpati, lalu membacanya.


“Pergilah ke dunia sihir, berada di hutan Argon.”


“Ah, apa maksudnya ini? Apa kalian berdua bisa mencernanya? Petunjuk ini sedikit sekali!” keluh Xia tidak mengerti apa maksud pesan itu.


Eun pun segera merebut pesannya dari tangan Xia, lalu membaca pesan itu. Zanko pun tidak mau kalah, ia melakukan hal yang sama yakni merebut pesan itu dari tangan Eun. Sekarang mereka bertiga telah mengetahui isi pesannya, namun masalahnya adalah apa maksud ini pesan itu.


“Menurutmu bagaimana, Eun?” ucap Zanko.


“Yah, menurutku sih pergi saja ke hutan Argon!”


“Apa kamu yakin? Disana hanya hutan saja loh!”


“Memang ada yang salah dengan itu? Pergi saja!”

__ADS_1


“Hem, bagaimana kalau bertanya dengan kelompok lain? Mungkin mereka memiliki jalan yang baik!” saran Xia yang membuat dua pria itu menatap tajam ke arahnya. “Aaa.... apa? Apa aku baru saja mengatakan yang salah?” tanya Xia.


“Hal bodoh yang dilakukan seseorang hingga tidak pernah lulus ujian ability magie adalah seperti itu!” ucap Eun dengan tenangnya.


“Ya benar, begini saja! Coba lah berpikir yang jernih, pasti ada jalan selain bertanya! Kamu tahu apa yang terjadi jika kita bertanya?” sambung Zanko.


“Apa?” tanya Xia yang mulai menyadari dirinya memberikan saran yang salah.


Kemudian mereka bertiga memikirkan maksud pesan yang dikirimkan Akademi Yexiao.


“Pergilah ke dunia sihir, berada di hutan Argon. Ya ampun.... apa maksud pesan ini? Apakah pesan ini harus pergi ke sana? Memang disana ada apa?” tanya Zanko pada diri sendiri.


Zanko dan Eun melihat ke arah Xia.


“Benarkah?” tanya Eun.


“Ya, kenapa kalian terlihat bodoh sekali? Jelas- jelas pesan itu meminta kita pergi ke sana. Bukan hal yang bodoh jika pergi ke sana tanpa sebab. Disana ada namanya area tanpa sihir. Artinya jika kamu menggunakan sihir di tempat itu, kemungkinan tidak ada sihir yang bisa kamu gunakan. Area netral!”

__ADS_1


“Ya baiklah, kita akan pergi ke sana!” ucap Zanko memutuskan.


“Pergi ke sana? Dengan apa?” tanya Eun seperti orang malas.


“Tentu saja dengan motor! Apa kamu punya Eun? Oh ya maaf, sepertinya kamu ngak punya!” ucap Zanko sembari tertawa kecil.


Eun mulai sedikit kesal, ia pun membela dirinya “Enak saja! Aku punya tau! Aku punya motor. Mau lihat motorku?”


“Oh benarkah? Tunjukan kalau punya!”


“Ya, baiklah. Hei, Xia?”


“Ya ada apa. Eun?”


“Kamu akan ikut dengan siapa?”


“Tentu saja denganmu, aku tidak mungkin ikut dengan Zanko!” ucapnya tersenyum manis sementara hatinya berkata, “Hiks....hiks.... bodoh bodoh! Mengapa aku mengatakan itu? Seharusnya aku mengatakan tentu saja ikut dengan Zanko! Haaaa.....kesempatanku!” hatinya sedikit kecewa, ia selalu saja tidak bisa menolak Eun.

__ADS_1


Sementara itu di hutan Argon.


Beberapa kelompok telah berkumpul disini, mereka sebagian ada yang datang dengan kemampuan yang mereka miliki dan ada pula dengan motor. Satu- satunya jalan untuk datang ke tempat ini adalah dengan motor. Setelah mereka di hutan Argon, mereka harus ke tempat puing- puing bangunan lama yang telah hancur. Mereka semua berkumpul, dan menyapa satu sama lain sebagai teman.


__ADS_2