Bride Of Vampire: The Revenge

Bride Of Vampire: The Revenge
Episode 95 Reinkarnasi


__ADS_3

Aku berharap dapat mengubah keadaan ini menjadi lebih baik. Menjaga perpustakaan kerajaan dan selalu dekat dengan sang Raja. Kedekatan inilah yang membuat kecurigaan permaisuri. Aku di jebloskan ke penjara.


Sementara itu Raja Felix sedang menyiapkan perangnya dengan penguasa lain. Begitu perang meledak, istana ini berhasil di rebut oleh mereka. Kini Raja Young berkuasa di sini.


Semua tahanan di perlihatkan padanya. Tua renta akan di pacung, dan muda akan di jadikan budak termasuk diriku. Aku bergabung bersama mereka yang menjadi budak, hampir tidak setetes pun minum dan makanan yang kami dapatkan. Melemah dan di pacung, hampir semua tanah berisi manusia dan penguasa itu sangat kejam. Aku tahu setiap pandangan di malam buta, angin yang bertiup lebih mengerikan lagi dari pada menjadi budak. Golongan vampire perlahan-lahan mengambil budak yang lebah dan menjadikannya bagian dari mereka.


***


          Di


pagi buta, kami kembali bertugas. Raja Young mendapatkan laporan mengenai berkurangnya


jumlah kami. Ia terlihat tidak takut, dan memperingatkan kami.


          “


Jika kalian mencoba kabur, aku tidak segan akan langsung memacung


kalian”ucapnya didepan kami semua.


          Aku


hanya tersenyum manis melihatnya. Kami semua bekerja keras untuk membangun


benteng kerajaan ini, tetapi apa yang kami dapatkan. Kami tak mendapatkan


apapun darinya selain kekejaman yang dia berikan.


***


          Saat


jam istirahat, kami hanya mendapatkan minum di ember dan sepotong roti untuk


kami semua. Jumlah kami puluhan, makanan pun jadi rebutan. Aku melihat Young


memperhatikan kami, ia membiarkan budak-budaknya mati kelaparan.


          Aku


hanya diam membisu, kubiarkan makananku direbut mereka. Aku merasa kasihan pada


mereka yang tak berdaya tetapi aku tak bisa melakukan apapun. Aku hanya bisa


mendoakan mereka agar jiwa-jiwa mereka tenang.


***


          Suatu


malam, disaat hujan lebat datang membasahi negeri ini. Kami Semua tertidur


lelap dan benteng telah selesai dibangun. Aku tidak bisa tidur, duduk


memperhatikan cahaya lampu obor. Kupejamkan mataku dan mulai mendengar


suara-suara rintihan dan ucapan. Kudalamkan pendengaranku pada Raja Young, “


Besok sebelum matahari terbit, bunuh semua budak. Aku tidak peduli dengan


mereka, mereka tak lagi berguna bagiku”.


           Begitu mendengar langsung kubuka mataku. Aku


melihat bayang-bayang yang cepat bergerak, tetapi tidak ada teriakan atau manusia


terlihat dalam ruang penjara ini. Kudekatkan diriku pada sel tahanan, menoleh


dan memandang jauh kanan dan diri. Tetapi tetap saja aku tidak melihat apapun. Kecuali


mereka ( budak) yang tertidur lelap.


          Tiba-tiba


dengan cepat didepanku telah muncul Tagao, dia tersenyum manis dan berucap “


Aku tidak akan membiarkanmu terluka, ikutlah denganku” mengulurkan tangannya


padaku.


          Terhalang


sel, kuulurkan tangan dan berucap “ Aku tidak mau ikut denganmu tetapi aku tahu


ini dalam waktu sempit” kemudian kami saling melepaskan tangan, kumelangkah


mundur.


           Lalu Tagao menghancurkan sel tahanan dan


membawa diriku pergi. Di luar tepat halaman istana, kumelihat banyak sekali


vampire yang membawa pergi budak-budak ketempat yang lebih aman. Pasukan dan


Young pun berperang melawan mereka. Tetapi nampaknya Young tidak tahu apa


kelemahan vampire. Vampir hanya menghabisi pasukan, sedangkan Young dibiarkan


hidup.


***

__ADS_1


          Istana


Tagao, kami semua berkumpul disini. Mereka semua menghormati Tagao kecuali aku.


Aku ikut membungkukkan tubuh disampingnya. Kulakukan itu sebagai tanda terima


kasih.


           “ Berdirilah, pergilah dengan kebebasan


kalian,”ucap Tagao pada semua orang, “ Aresha, aku ingin bicara padamu. Ikutlah


denganku.”


          Aku


pun mengikuti langkah Tagao, ia membawaku ke sebuah ruangan. Hanya ada kami


berdua yang ada di ruangan ini. Duduk di kursi berhadapan dengannya. Ia nampak


menatapku, entah apa yang ia pikirkan.


“ Aku tidak bisa mencintai wanita lain


selain kamu, aku minta maaf karena tidak bisa melindungimu”


“ Untuk apa minta maaf? Aku bukan istimu,


aku bukan Aresha!”


“ Ayolah, aku tahu itu kau. Kau pergi


meninggalkanku, kau pergi dan mencari kehidupan lain. Aku bisa memberimu


kehidupan yang lebih baik”


“ Aku mencari kehidupan yang lain selain


harus denganmu. Aku memiliki firasat bahwa ibuku tidak akan pernah merestui


hubungan kita dan ayahku juga. Ia mengatakan merestui tetapi dibelakangnya


tidak”


“ Kedua orang tuamu tidak merestui? Apa


salahku?”


“ Pertama karena pembunuhan itu, ayahmu


telah membunuh ibuku. Tapi ibuku memaafkanmu, tapi ada hal yang lain. Seseorang


yang terhianati dan telah dibohongi”


“ Entahlah, untuk apa aku ceritakan itu


padamu. Keadaan tidak akan bisa diperbaiki sekarang, Tagao”


“ Kuyakin semua itu bisa diperbaiki, akan


kulakukan apapun agar kita mendapatkan restu dari kedua orang tuamu”


“ Kalau begitu biarkan aku pergi, besok pagi


kejarlah diriku. Jika kau berhasil menemukanku maka aku akan menjadi milikmu


selamanya, tetapi jika sebaliknya maka kita tidak akan pernah bertemu”


“ Akan kukejar kau kemana pun”


“ Aku percaya dan memiliki firasat lain”


sambil melangkah pergi keluar istana dan berjalan menuju kegelapan malam.


          Begitu


dalam hutan, aku cepat berlari sebelum matahari terbit aku harus sudah berada


di dasar sungai atau danau. Tetapi ditengah perjalanan, aku bertemu sekelompok


wolf. Tiba-tiba dihadapanku muncul Aira, “ Mau kemana? Aku mencarimu”.


“ Jika begitu kau sudah menemukanku


sekarang”


“ Ya, mau kuantar pulang?”


“ Tidak, aku tidak satu rumah denganmu


bahkan keluarga pun”


“ Tetapi bagaimana jika aku jadi suamimu


lagi?”


“ Jangan harap, kau pikir kau siapa? Wolf!”


“ Aku punya tawaran lain untukmu, bagaimana


kau berlari secepat mungkin dan berteriak memanggil Tagao. Ketika ia datang

__ADS_1


akan segera kuhabisi kau dan pengeranmu itu”


“ Ya boleh, siapa yang cepat dia selamat dan


sebaliknya”,


           kemudian aku mulai berlari sementara wolf


menunggu jarak. Ketika diriku merasa jauh dengan wolf, wolf yang menunggu mulai


bergerak. Terus berlari dalam kegelapan meski dalam ketakutan, hingga aku tiba


di tepi sungai.


          Berjalan


di air, belum saja diriku tenggelam wolf telah ada dibelakang. Mereka mendekat


dan mulai menyerang. Namun ketika ingin mendekat dengan air, mereka terbang dan


menghantam pohon.


          Setiap


kali wolf mencoba mendekat selalu sama. Aku melihat kejadian itu hanya berdiam.


Tiba-tiba di tengah sungai keluar semburan air dan munculnya seorang mengenakan


kerudung.


          Ia


berjalan mendekatiku dan berucap “ Jika kalian menyakiti dia, aku akan


menghancurkan kalian bagaikan debu. Jadi pergilah!”.


          Mereka


tidak mendengarkan ucapannya, hingga ia menggunakan kekuatannya untuk mengusir


wolf secara paksa. Badai tiba-tiba datang dan membawa wolf pergi.


“ Aresha, ikutlah denganku. Aku bisa


menunjukan jalan terbaik semua ini. Tetapi jujur saja aku tidak suka kamu


memilih menikah dengan laki-laki keparat itu”


“ Maksudmu Tagao?”


“ Ya, dia”


“ Karna apa? Siapa kamu?”


“ Aku adalah orang yang sangat dekat


denganmu, hanya aku yang kamu miliki. Mau mencoba membuat pria itu menyesal


seumur hidupnya sekali?”


“Maksudmu?”


“ Kita akan membuat kejutan untuk Tagao!”


***


          Ketika


matahari mulai terbit disebelah timur, aku dan wanita berkerudung itu menunggu


Tagao datang. Terlihat dari kejauhan burung-burung berterbangan.


“ Kau lihat vampire dan wolf mengicar


dirimu”ucapnya


“ Sebaiknya kita pergi!”


“ Kenapa? Kau takut?”


“ Tidak, tetapi aku akan katakan pada Tagao


jika matahari terbit kejarlah diriku. Jika ia dapatkan diriku maka aku akan


jadi istrinya”


“ Hanya karna itu ya, masuklah ke air


bukankah ayahmu penguasa sihir bawah air?”


“ Ya benar itulah rencanaku”


“ Ya” sambil melangkah masuk ke sungai


bersama Aresha.


           Tenggelam dan air kembali tenang. Sementara


itu wolf dan vampire saling dulu-duluan menemukan Aresha. Mereka mencium bau


Aresha sampai tepi sungai, setelahnya menghilang. Tagao menatap air dengan

__ADS_1


kekosongan, kemudian vampire dan wolf pergi meninggalkan tempat itu. Namun bagi


Tagao, ia akan tetap mencintai Aresha dan mencarinya sampai kapanpun juga.


__ADS_2