
Di gebang Akademi Yexiao sebuah mobil mewah berwarna hitam telah berhenti. Yang tidak lama kemudian, seorang pria muda dengan jas hitamnya datang mendekat. Ia memberi hormat padaku selayaknya aku adalah majikannya.
“Selamat pagi, Nona muda? Apakah saya telah datang terlambat? Saya datang untuk menjemput nona” ucapnya padaku.
Aku tersenyum manis, lalu berucap “Ya aku rasa tidak! Kamu datang tepat waktu”
Pria ini membalas senyumku, lalu ia berucap “Nona, boleh aku bawakan barangmu?”
Tidak pikir panjang lagi, aku segera memberikan koper dan tas ku padanya. Lalu berucap “Aku akan bicara dengannya sebentar, kamu tunggu di mobil saja!”
“Baik, Nona muda!” jawabnya segera melaksanakan perintah.
Kini hanya ada aku dan Ethan disini. Aku harus menyampaikan kata- kata perpisahan untuknya, ya aku rasa itu harus kulakukan agar tidak ada yang perlu dikhawatirkan saat aku meninggalkan tempat ini, Akademi Yexiao.
__ADS_1
“Jadi, kemana kamu akan pergi belajar selanjutnya?” tanya Ethan padaku.
“Oh ya ampun! Apa aku harus menjawab pertanyaanmu itu? Tidakkah seharusnya seseorang mengatakan kalimat perpisahan di saat seperti ini?”
“Ya, tapi aku tidak mau mengatakan itu. Aku masih ingin bertemu denganmu!”
“Hah, itu kata- kata yang bagus sekali. Aku sangat senang jika masih ada orang yang ingin bertemu denganku. Aku rasa aku juga ingin bertemu denganmu lagi, dan berbincang lebih lama lagi. Tapi aku harus pergi sekarang. Ethan, jika kamu masih di Akademi Yexiao ini bisakah kamu menjaga Xia untukku? Aku hanya ingin kamu memastikannya untuk tetap berjuang untuk dirinya sendiri.”
“Ya tentu, aku bisa memastikan itu untukmu. Ya, baiklah sepertinya aku harus mengatakan ini padamu. Bisakah kamu memberikan nomor ponselmu padaku? Aku tidak bermaksud apa- apa, aku hanya ingin berteman denganmu!”
Ethan pun memberikan ponselnya padaku, dan aku mulai mengetikan nomor ponselku di ponsel Ethan. Lalu kusimpan dan memberinya nama “Aresha” yang kemudian kuberikan kembali ponselnya.
“Aku harap kamu juga menjaga dirimu dengan baik. Aku tidak begitu yakin, tapi aku sudah mendengarnya. Masalah ini akan membesar jika tidak segera menanganinya, dan itu sepertinya perlu perjuangan yang panjang untuk mendapatkan semuanya kembali. Perisai Akademi Yexiao ini sudah berakhir kan?”
__ADS_1
“Hah, jadi kamu tahu soal itu ya?”
Aku tersenyum dan menganggukan kepala sebagai tanda aku telah mengetahui semuanya.
“Ya seperti itulah, seperti dugaanmu. Untuk itulah kepala Akademi Yexiao mengubah ujian ability magie menjadi misi pencarian dua kristal yang hilang. Salah satunya adalah kristal pelindung. Kristal itu harus cepat ditemukan untuk memulihkan keadaan yang sedikit kacau ini.”
“Ya, aku harap semua orang bisa menemukan kristal pelindung itu dan memulihkan keadaan ini.”
Saat aku dan Ethan berbincang, aku melihat empat gadis yang pernah menaruh janji padaku untuk tidak kembali ke Akademi Yexiao kembali menginjakkan kaki mereka disini. Mereka benar- benar telah mengkhianati janji mereka sendiri, dan itu sangat mengganggu diriku.
Ethan melihat pandangan aku yang tertuju pada keempat gadis yang melangkahkan kaki memasuki Akademi Yexiao.
__ADS_1
^^Thank you for reading, leave a trail with comments, shares and likes. Please promote in the chapter, please don't reply to comments because I can't find it quickly. if there is free time, I will stop by. I like you.