
Alecia yang bersembunyi di balik pohon merasa dirinya telah di ketahui keberadaannya pun segera berpindah tempat. Ia segera menjadi kelelawar dan terbang menjauh dari tempat itu. Alecia mengamati mereka dari tempat yang lebih tinggi.
Violin berhasil tiba di tempat dimana ia melihat gadis yang mirip dengan Alecia itu. Tapi begitu ia melihat ke balik pohon, dirinya tidak menemukan siapa- siapa disana.
“Hah, kok disini ngak ada siapa- siapa? Bukannya tadi aku melihat disini ada seseorang yang mirip dengan Alecia ya? Apa mungkin itu dia? Jika dia, mungkin saja di sudah pergi karna melihatku. Tapi....” ucap Violin.
Hani yang melihat Violin mendekati pohon, ia pun berteriak “Violin!” panggilnya yang kemudian menggunakan kemampuannya sebagai bagaian dari klan vampir, secepatnya dia menghampiri Violin dan berucap “sedang apa?”.
Violin yang memperhatikan pohon dan memikirkan apa yang di lihatnya terhenti melamun setelah Hani datang mendekatinya. Ia tersenyum manis dan mengalihkan pandangan ke mereka yang sedang membangun lapangan ujian ability magie.
“Ya, mungkin disini ada banyak orang jadi aku melihat sesuatu yang menarik” jawab Violin.
“Apa yang menarik disini? Hah, semuanya terlihat biasa saja!” kata Hani sembari melihat mereka yang sedang membuat lapangan ujian ability magie.
“Ya seperti itu tampaknya!”
Tiba-tiba seorang perempuan dari klan vampir datang menghampiri, ia bukanlah dari Akademi Yexiao tetapi dari VA, Buniv. Seorang perempuan yang tidak asing bagi Violin, seorang perempuan yang dulu pernah ada untuknya. Tapi kini dirinya tidak akan mungkin mengatakan kejujuran bahwa mereka pernah saling mengenal pada kehidupan sebelumnya. Ya, dia adalah Netta.
Hentak kaki yang keras terdengar di telinga Hani dan Violin. Gadis itu, Netta datang dengan kemampuannya sebagai bagian dari klan vampir. Ia terlihat lebih kuat sekarang.
__ADS_1
“Hai! Kalian dari Akademi Yexiao kan? Perkenalkan namaku Netta. Aku akan ikut mengawasi ujian ability magie. Aku harap kita bisa saling bekerja sama satu sama lain. Jadi siapa nama kalian dan dari klan mana?” ucap Netta memperkenalkan diri.
Violin tersenyum manis, dan ia mengulurkan tangannya. Lalu Netta menjabat tangannya, Violin pun mulai memperkenalkan diri.
“Namaku Violin, aku bukan dari klan mana pun. Senang berkenalan denganmu, Netta”
“Ya, senang berkenalan denganmu juga Violin” jawab Netta sembari melepas tangannya. Lalu ia berkenalan dengan Hani. Netta mengulurkan tangannya pada Hani.
Hani pun menjabat tangannya, dan memperkenalkan diri. “Namaku Hani, aku teman Violin. Aku bukan dari klan vampir ya tapi aku rasa aku bisa mengakui vampir itu ada”
“Senang berkenalan denganmu, Hani. Ya yang seperti kamu tahu.”
“Hani, apa aku benar- benar orang yang berbeda di mata kalian?”
“Ah, apa maksudmu? Kamu tentu saja orang yang berbeda. Ya maksudku aku belum pernah bertemu denganmu!”
Entah kenapa Netta tertawa kecil, ia terus saja tertawa hingga membuat Violin dan Nettakebingungan. Tapi perlahan- lahan Violin pun mencurigai Netta.
“Yah, kenapa kamu terus tertawa?” tanya Violin pada Netta.
__ADS_1
“Ya, aku rasa kamu dan Hani tidak mengenaliku dengan penampilanku seperti ini ya? Ya rambutku memang memanjang sekarang!”
“Oh, ya sebenarnya aku tahu. Kamu adalah Netta. Bukankah kita pernah saling mengejar satu sama lain hanya karna aku tidak menyukai dua temanku menjadi bagian dari klan vampir. Netta, itu cuman ada satu di klan vampir, di VA dan Buniv.”
“Wah, ternyata kamu masih mengenaliku ya? Maaf ya! Aku pikir setelah lama tidak bertemu, kalian berdua akan lupa denganku!”
“Itu tidak mungkin!”
Spontan Hani terkejut, “Apa? Ini Netta? Yang dulu rambutnya pendek kan?”
“Ya benar Hani, Netta mana lagi kalau bukan Netta yang itu!”
Hani yang mendengar itu tersenyum manis, yang kemudian Hani tertawa kecil.
“Hahahaha.... lucu sekali! Ini mengejutkan! Kamu lebih cantik dengan rambut panjang itu loh! Ya ampun, penampilanmu ini benar- benar membuatku lupa dengan Netta yang dulu. Bagaimana kabarmu?”
“Oh, ya sebenarnya aku tahu. Kamu adalah Netta. Bukankah kita pernah saling mengejar satu sama lain hanya karna aku tidak menyukai dua temanku menjadi bagian dari klan vampir. Netta, itu cuman ada satu di klan vampir, di VA dan Buniv.”
“Wah, ternyata kamu masih mengenaliku ya? Maaf ya! Aku pikir setelah lama tidak bertemu, kalian berdua akan lupa denganku!”
__ADS_1
“Itu tidak mungkin!”