
Aku bahkan melihat Vera dan ketiga temannya ikut hadir disini. Mereka ikut bersama klan mereka, ini sangat menyebalkan sekali.
Tetapi tekatku untuk mengubah hidup menjadi lebih baik lebih besar dari pada memanjang adanya klan. Aku pun melangkah memasuki lapangan ujian ability magie dan menyapa ibu Oshaberry yang menjaga pintu masuk.
“Malam, Ibu Oshaberry?” sapaku padanya.
“Malam!” jawab Ibu Oshaberry.
Begitu gadis yang menyapanya berlalu, ia baru menyadari akan sesuatu.
“Siapa yang baru saja menyapaku?” pikirnya mencoba mengingat sesuatu. Yang semakin lama dipikirkan, membuat Ibu Oshaberry penasaran dengan gadis yang telah menyapanya.
Malam ini cahaya bulan bersinar terang bersama bintang- bintang, hingga membuat lapangan ujian ability magie ini di buat seolah- olah diberikan cahaya lampu. Disini sama sekali tidak menggunakan energi lampu itu. Semua di buat menyatu dengan alam.
__ADS_1
Semua orang memenuhi bangku di lapangan ini, semua orang duduk bersama klan mereka tanpa membandingkan siapa disambing kanan dan kiri. Ketua klan mereka pun tampak berbincang- bincang dengan ketua klan lainnya. Suasana seperti ini sangat jauh berbeda dari suasana beberapa abad lalu. Dulu klan penyihir adalah yang tertinggi, tidak sebanding duduk dengan klan vampir. Klan vampir adalah penguasa kegelapan, tidak sebanding dengan pengeran tidak diakui itu, dan klan vampir tidak mau duduk dengan klan werewolf yang dianggap rendah itu. Werewolf sendiri tidak menyukai klan vampir, sementara di negeri manusia. Pengendali dari berbagai elemen tidak menyukai makhluk kegelapan sehingga mereka sering kali menganggap makhluk kegelapan itu rendah dan terkutuk serta harus dijauhi. Tetapi disini, semua orang menyatu dan yang membedakannya hanyalah tempat duduk untuk memisahkan dukungan klan. Ya sepertinya masih ada keraguan di antara semua klan untuk saling mempercayai satu sama lain.
Aku hanya bisa tersenyum manis, aku sangat senang semua orang bisa menghargai satu sama lain disini. Tetapi aku harus mengurus sesuatu yang harus kuselesaikan agar seseorang bisa tenang disana. Tidak ada tempat duduk lagi, semua kursi telah penuh. Aku tidak kebagian tempat duduk, tetapi bukan waktunya untuk bersedih. Kudekati Ibu Oshaberry yang sedang mengurus data murid yang akan mengikuti ujian ability magie.
Sementara kepala Akademi Yexiao memulai pembukaan ujian ability magie ini, ia memberikan sambutan kepada ketua klan dan semua orang yang telah hadir disini.
“Maaf, Ibu Oshaberry. Apakah masih ada kursi kosong?” tanyaku padanya.
“Kursi? Oh, apakah kamu peserta? Dimana klanmu?” jawabnya mempertanyakan klan padaku.
“Yah, oh ya ampun! Begitu ya? Ya baiklah, aku akan mencarinya... benar- benar lupa!” ucapku segera memalingkan diri dan pergi meninggalkannya.
Ibu Oshaberry hanya tersenyum manis dan ia menggeleng- gelengkan kepala.
__ADS_1
“Ya ampun! Masih saja ada yang lupa dimana klannya?” ucapnya mengeluh.
Sementara di luar tempat ini, VA dan pengawas Akademi Yexiao telah berjaga- jaga. Ya mereka semua telah berjaga- jaga, dan mengkhawatirkan akan adanya serangan berikutnya dari dua orang tak di kenal.
Pengawasan tempat ini cukup ketat tetapi bagaimana di luar Glasland? Itu sudah bisa di tebak, hanya orang yang memiliki banyak anak buah saja yang bisa mengurus masalah seperti ini.
Aku pun hanya berdiri di salah satu pintu masuk dan keluar ini. Ibu Oshaberry juga sudah pergi, ia bergabung dengan guru- guru yang lainnya.
Pertandingan pertama di mulai dengan mengambil undian nama dua orang, satu dari Buniv dan satu dari Akademi Yexiao. Undian itu di ambil oleh kepala Buniv dan Akademi Yexiao sendiri. Pertandingan pertama adalah dari pengendali tanah dengan pengendali air.
Pertandingan kali ini adalah pertandingan perkelompok atau kelas, itu artinya diriku juga ikut terpanggil. Kelas dengan elemen air dan tanah pun segera menuju tengah lapangan. Beberapa guru telah berada di sana siap untuk memberi intruksi dan nilai. Aku dan Xia juga ikut terpanggil. Tak terduga olehku, kupikir perjanjian untuk tidak lagi mengusik Xia dan diriku berakhir di taruhan itu tetapi Yunba dan Micy masih mengikuti ujian ability magie ini. Mereka berdua telah mengingkari janji mereka sendiri, dan itu sangat menyebalkan.
Aku berdiri di samping Xia, sebaris dengan kelas pengendali elemen air. Lalu seseorang di depan kami memberikan intruksi.
__ADS_1
“Dengarkan baik- baik, ini adalah intruksi untuk kalian semua. Kalian harus mampu mengendalikan air dan tanah, untuk masing- masing elemen yang kalian kuasai. Kendalikan dari garis tepat di depan kalian itu dan lakukan serangan hingga tepat mengenai papan sasaran.Kalian yang berhasil menyerangnya sampai menghancurkan papan itu adalah yang memiliki nilai terbaik. Serangan kalian sampai ke papan serangan adalah sepanjang 2 meter, lakukan dalam bunyi pluit!” ucap Ibu Oshaberry memberikan intruksi kepada kami semua.