Bride Of Vampire: The Revenge

Bride Of Vampire: The Revenge
Episode 146


__ADS_3

Setelah bersiap- siap, aku dan Xia pergi


meninggalkan asrama ini. Asrama ini tidak jauh dari asrama anak laki- laki. Xia


membawaku ke sebuah ruang aula kelas malam. Dimana aula ini tidak jauh dari gedung


asrama. Aula ini juga menjadi tempat berkumpulnya anak kelas malam yang


memiliki kemampuan luar biasa. Disini energi sihir semakin terasa, dan mengarah


pada sebuah kaca yang menempel di dinding. Ruang aula ini di letekan banyak kaca,


ya semua dinding aula ini di penuhi kaca. Aku melihat sebuah keajaiban yang


membuatku tersenyum manis, aku melihat mereka yang keluar masuk dari dan ke


kaca. Ini sangat menabjubkan. Xia pun menarik tanganku, membawaku mendekati


kaca.


Begitu dekat dengan kaca, ia segera melepaskan


tanganku lalu berucap “Aresha, ini adalah tempat kita latihan. Ayo kita masuk?


Disana kita akan menemukan tempat yang bagus dan sesuai dengan keinginan kita.”


“Apa benar begitu? Apa tidak apa- apa jika kita


masuk?” tanyaku ragu.


“Tenang saja, lagi pula tempat itu di sebut dengan Glasland


dan tempat itu sangat aman untuk kita”


“Oh begitu, aku baru tahu jika ada tempat seperti


itu. Dulu aku rasa tempat seperti itu hanyalah mimpi. Bagaimana mungkin


sekarang menjadi kenyataan?” tanyaku tersenyum manis.


“Entahlah, tetapi mari kita masuk?”


Xia kembali menarik tanganku, membawaku memasuki


Glasland. Bersamaan dengan langkah kami berdua memasuki Glasland, sebuah cahaya


putih mengiringi diri kami hingga keluar dari Glasland. Ya kami telah memasuki


dunia Glasland, tempat yang tidak berbeda dengan dunia yang sebenarnya. Semuanya


terlihat sama, dan tidak ada yang berbeda bahkan aura sihir di tempat ini lebih


kuat.


Glasland, di dunia Glasland.

__ADS_1


Lalu Xia menarikku keluar dari ruangan aula ini,


begitu di luar Xia melepaskan tanganku. Kami berdua melihat pemandangan yang


menabjubkan di dunia Glasland ini. Sihir kemampuan seseorang menjadi satu di


tempat ini. Semua orang bisa menggunakan sihirnya di dunia ini tanpa takut diketahui


oleh manusia. Ya, di dunia Glasland manusia itu tidak ada yang ada hanyalah


kami para penyihir, Hybird, Vampir, dan Wolf atau bahkan manusia yang memiliki


keberuntungan lebih.


“Ayo kita mulai berlatih, aku punya tempat yang


lebih baik dari pada disini!” ucap Xia padaku sembari berjalan lebih dulu.


Aku pun mulai mengiringi langkah dari belakang, Xia


terus berjalan hingga kami berdua berhenti di taman belakang Akademi Yexiao.


Tempat ini terlihat sepi dan hanya ada beberapa orang yang tidak lama kemudian


mereka juga pergi. Ya sebelum beberapa orang itu pergi, mereka melihat ke arah


diriku dan Xia, lalu mereka saling bicara dengan memasang raut wajah tidak suka


dan pergi. Aku yang melihat itu, aku merasa mereka tidak menyukai kedatangan


kami disini hingga tempat ini menjadi sepi.


terik panas matahari yang mulai menyengat. Ya meski ini berada di dunia


Glasland, bukan berarti panas matahari juga tidak akan ikut. Dunia ini sama


dengan dunia nyata hanya saja yang berbeda adalah manusia biasa tidak akan ada


di dunia Glasland ini.


“Aresha, jadi hari ini kita akan berlatih apa?”


tanya Xia padaku.


“Ya seperti kataku, mengendalikan air yang berada


di dalam tanah. Tetapi ini akan sulit, kita juga harus tahu berapa kedalaman


tanah yang memiliki air. Ya tapi sepertinya tidak begitu juga, ya masih ada


cara lain mengalahkan musuh!”


“Lalu jika tidak begitu, aku akan berlatih apa hari


ini?”

__ADS_1


“Pernah berpikir kalau setiap dari kita makan dan


minum?”


“Ya, tentu saja kita makan dan minum!”


“Bukankah dari makan dan minum kita bisa mengalahkan


musuh!”


“Ah, apa maksudmu aku harus menjadi pengendali


darah? Aku tidak bisa ke level tinggi itu!”


“Tidak, aku tidak memintamu begitu. Aku hanya ingin


kamu mengendalikan air di dalam tubuh manusia. Bukankah manusia itu minum


dengan air, itu juga termasuk klan vampir. Klan vampir meminum darah yang sebagian


darah itu juga ada air. Kamu pasti bisa mengalahkannya”


“Ah benarkah begitu? Tapi aku belum bisa, itu


teknik dan ide baru kan? Dalam diri manusia kita juga harus mengendalikannya


sebaik mungkin agar air dalam tubuh itu bisa kita kendalikan. Mungkin ini sama


dengan tanah dalam air kan?”


Aku tersenyum manis dan menjawab, “Ya benar. Baiklah,


sebaiknya kita mulai berlatih. Aku akan mempraktekan teknik itu untukmu!”


“Yeeee!” serunya penuh semangat.


Aku pun mulai melangkah mundur sedikit, begitu juga


dengan Xia. Memberi ruang di antara kami berdua. Aku mulai mengarahkan tanganku


ke arah tanah. Merasakan keberadaan air dalam tanah, lalu mulai berfokus pada


apa yang aku inginkan dan mulai mengerakan air dalam tanah dengan kedua


tanganku yang kosong. Membuat keajaiban dengan sihir yang kumiliki,


mengendalikan air dalam tanah dan membuatnya muncul ke permukaan dengan cara


mengubah air yang berada di tanah menjadi senjata tajam yang menusuk tanah dan


muncul ke permukaan.


Begitu air berubah menjadi mata tombak yang tajam


dan keluar dari tanah, aku segera mengendalikannya menjadi air kembali dan

__ADS_1


mengarahkannya mengelilingi diriku lalu membuatnya lenyap bagai angin.


Xia yang melihat itu bingung, ia bingung kemana


__ADS_2