
Sementara itu di sisi lain, keberadaan Alecia.
Gadis itu dengan mudahnya masuk dan keluar dari dunia Glasland. Ia mengamati ujian ability magie ini dari kejauhan. Ia tidak perlu lari jika kehadirannya telah di ketahui oleh pengawas Akademi Yexiao atau pun VA. Ia hanya perlu menjelaskan kedatangannya dengan sedikit kebohongan.
Sisi lain tempat, pergerakan tak terduga telah terjadi. Mata- mata yang dikirimkan untuk mengambil kristal pelindung telah melaksanakan tugas mereka dengan hati- hati. Mereka semua tidak sendirian, pergerakan ini di lakukan serentak.
Akademi Yexiao.
Suasana hening dan sepi itu sangat terlihat jelas di Akademi Yexiao ini. Pengawas Akademi Yexiao telah sibuk di Glasland. Ini adalah kesempatan yang sangat bagus bagi beberapa orang untuk menyelinap masuk ke Akademi Yexiao dan mencuri kristal pelindung. Sangat tidak mudah untuk mendapatkannya, tetapi mereka sudah mengetahui dimana kristal itu simpan dan hanya perlu kewaspadaan dalam mengambilnya dari tempat penyimpanan yang sangat rahasia.
Cahaya bulan purnama terus bersinar indah bersama bintang- bintang malam, angin pun berhembus menerpa dedaunan hingga menjatuhkannya ke tanah. Cahaya bulan purnama membentuk satu titik cahaya yang mengunci di tengah lapangan Akademi Yexiao. Satu titik yang tidak pernah di sadari seseorang disini. Benar- benar titik kecil yang tak terlihat oleh mata. Namun ini bukan hal yang sulit bagi Zhia Lotus, perempuan bermantel putih ini dapat menemukan titik itu dengan mudah meski warnanya putih bersih dan tak terlihat oleh mata.
Ia menemukannya yang kemudian ia menggunakan kemampuannya untuk mengendalikan titik itu membuka tempat penyimpanan kristal pelindung. Tidak ada rintangan, dan sebuah batu besar menjulang naik ke atas permukaan membawa kristal pelindung. Kristal pelindung itu berada di atas batu.
“Aku menemukannya! Hahahaha..... sekarang kita lihat apa yang akan terjadi jika kalian tanpa batu kristal pelindung ini? Ya setidaknya kita harus mencek batu aneh ini dulu! Aku ingin tahu apakah dia asli atau tiruan? Kepala Akademi Yexiao, tidak pernah sebodoh ini untuk menyimpan kristal pelindung di halaman akademinya!” ucapnya sembari mengambil batu kristal pelindung.
Cahaya bulan purnama terus bersinar terang bersama bintang- bintang, angin berhembus mengiringi suasana ujian ability magie malam ini. Semua orang terlihat beradu- adu memberikan semangat yang berapi- api pada klan dan teman mereka.
“Ayo klan air, tujukan dirimu!”
__ADS_1
“Klan api!”
“Sorak kegelapan.....” terdengar menyeramkan dengan sorot mata tajam dan aura yang gelap, dari klan kegelapan.
“Klan tanah, go go go!!”
“Ayo klan angin tunjukan ke istimewaanmu!”
Tiba- tiba ada satu sorakan yang membuat semua orang terkejut, sorakan yang mengelikan di telinga.
“Roman, I love you!” sorak dari fans Roman yang membuat pandangan sorat mata terarah padanya.
Tetapi temannya yang ada di samping penyorak cinta itu pun berkata “Hei! Ini ujian bukan waktunya bersorak seperti itu!” tegurnya.
“Ah, ya ampun. Maaf! Aku sangat ingin fans Roman bersedia menunjukan kemampuan mereka disaat seperti ini. Ya kau harap Roman sedikit menaruh perhatiaan pada kita!”
“Ya ampun, apa kamu tidak lihat disana?” tunjukanya pada tempat duduk para ketua klan, disana ada Roman yang sedang mengamati ujian ability magie ini.
“Ya, lalu kenapa?”
__ADS_1
“Bodoh! Tak perlu kau sorak begitu semua orang pasti sudah tahu kalau mereka harus menunjukan sesuatu yang hebat pada idola mereka!” ucapnya sembari memukul kepala temannya hingga menimbulkan benjolan itu.
Sementara itu keberadaan Roman, ia hanya tersenyum manis mendengar sorakan itu begitu juga dengan Violin. Violin tertawa geli mendengarnya, sementara Hani dan Gisel keheranan mengapa Violin tertawa. Ia sama sekali tidak terlihat cemburu walau ada gadis lain bersorak dengan mengatakan cinta pada Roman.
Sementara itu kepala Akademi Yexiao segera mendapatkan laporan atas keadaan dunia luar. Dirinya dibuat terkejut dengan laporan itu.
“Kepala akademi, Akademi Yexiao telah kehilangan pelindung. Di luar ada dua orang yang sedang mencuri kristal pelindung, dan mereka berhasil mendapatkannya”
Kepala akademi terkejut, matanya di buat membulat. Ia benara- benar terkejut, ia pun berdiri dari kursinya dan membicarakan hal ini di tempat lain.
“Apa benar begitu? Bukankah yang lain telah berjaga disana?” ucap kepala akademi tak percaya.
“Mereka semua mengalahkannya oleh pria bermantel hitam”
“Apa? Jadi mereka bukan sembarangan orang ya. Mereka telah mendapatkan kristal pelindung maka kita tidak punya pilihan lain. Panggil semua pimpinan untuk berkumpul, dan jangan biarkan seorang pun keluar dari Glasland” perintah kepala akademi.
Orang itu pun bergegas menghubungi pimpinan yang lainnya, ya semua ketua klan yang ada disini. Sementara pertandingan terus di lanjutkan, sementara ketua klan harus segera memperudingkan permasalahan ini.
“Bodoh! Tak perlu kau sorak begitu semua orang pasti sudah tahu kalau mereka harus menunjukan sesuatu yang hebat pada idola mereka!” ucapnya sembari memukul kepala temannya hingga menimbulkan benjolan itu.
__ADS_1
Sementara itu keberadaan Roman, ia hanya tersenyum manis mendengar sorakan itu begitu juga dengan Violin. Violin tertawa geli mendengarnya, sementara Hani dan Gisel keheranan mengapa Violin tertawa. Ia sama sekali tidak terlihat cemburu walau ada gadis lain bersorak dengan mengatakan cinta pada Roman.