
“Ya tidak masalah, begitu saja sudah cukup. Aku rasa itu akan sangat berguna!”
Tidak lama kemudian Ethan keluar dari ruangan itu, di halaman aula dirinya melihat kumpulan anak kelas malam dimana mereka semua telah mendapatkan tugas untuk mendapatkan dua kristal itu lagi. Ethan hanya tersenyum sinis, ia telah menduga permasalahan ini akan semakin membesar. Apa lagi dengan ketua klan yang menyetujui akan rencana mencari tahu keberadaan dua kristal ini lalu merebutnya dengan mengirimkan semua orang yang mengikuti ujian ability magie.
Sementara itu keberadaan Xia.
Xia berada di halaman depan aula Akademi Yexiao, dirinya telah mendengarkan arahan dan pembagian kelompok oleh guru. Ia hanya bisa tersenyum manis, menghela napas panjang dan berupaya membuat dirinya menjadi tenang. Sekarang jatungnya telah berdebar- debar setelah mengetahui dengan siapa dia akan bekerja sama mendapatkan dua kristal yang telah hilang itu. Xia satu kelompok dengan Eun dan Zanko. Ini adalah sebuah keberuntungan besar yang membuat gadis- gadis iri.
Sementara Vera satu kelompok dengan ke empat temannya, hanya kelompok Xia yang beranggota tiga orang. Vera dan teman- temannya hanya bisa menatap tajam dan terdiam melihat Xia satu kelompok dengan dua pria.
__ADS_1
“Sial! Kita tidak akan bisa menjahilinya lagi, aku yakin dua pria itu akan melindunginya!” ucap Vera.
“Ya benar, apa lagi satu pria itu adalah teman dekatnya. Hah, menyebalkan!” keluh Yunba.
“Hah, benarkah? Zanko?” tanya Ninga.
“Bukan, Eun. Pria yang di samping Zanko itu namanya Eun. Dia adalah teman dekat Xia. Keluarga Eun juga sangat dekat dengan keluarga Xia, sudah pasti Eun akan melindungi gadis itu!” jelas Yunba mengetahui tentang keluarga Xia dan Eun.
Sebelum mereka semua dibubarkan, dan berkumpul dengan kelompoknya masing- masing Ibu Oshabery memberikan pemberitahuannya pada semua orang.
__ADS_1
“Dengarkan saya baik- baik semuanya, saat ini kita tidak lagi bisa menggunakan Glasland. Jadi jika kalian memiliki cara masuk ke dunia itu, saya harap tidak melakukannya. Saat ini Glasland sangat berbahaya bagi kita, sebagai prediksi memungkinkan seseorang tidak bisa kembali ke dunia ini dengan selamat. Jadi mohon kerja samanya, dan lakukan tugas kalian dengan baik” ucapnya memberi arahan dan nasehat.
Tidak lama kemudian mereka semua mulai membubarkan diri. Saat itu lah kesempatan Eun untuk mendekati Xia. Ia tidak mau mengalihkan pandangannya ke wanita lain selain Xia, tetapi Xia malah memperhatikan Zanko yang membuatnya cemburu. Eun menyimpan perasaan cemburunya, ia tidak menampakan perasaan cemburu itu di hadapan Xia.
Zanko mendekati Xia, ia memasang wajah datar tak peduli dengan siapapun seperti biasanya.
Xia, gadis polos itu pun menyapa Zanko dengan ramahnya.
“Zanko!” ucap Xia memanggilnya.
__ADS_1
** Naskah direvisi akan berbeda dari sebelumnya.
*Terima kasih sudah membaca, komentar dan share. jangan lupa rate. Mohon untuk tidak plagiat karya orang lain dan silahkan berkomentar di bab. karena saya jika ada waktu luang akan mampir. terima kasih. setiap bab akan saya revisi sedikit demi sedikit. jangan lupa baca Vampire Lovers ya, terima kasih banyak sudah mampir. Mohon untuk berkomentar sepantasnya. Kamu menghargai orang lain maka orang lain juga menghargaimu, boleh beri kritik dan saran tetapi menggunakan bahasa yang baik dan sopan serta gunakanlah bahasamu sebagai manusia.