
“Wah,
kebat sekali! Aku tidak percaya kamu benar-benar melakukannya. Terima kasih
Aresha, tapi sayangnya aku harus menyingkirkanmu sekarang bersama mereka”,
“Apa
maksudmu?”,
“Ya
maksudku adalah menyingkirkan setiap orang yang terlibat adalah hal lebih baik.
Tapi nampaknya kamu sedih beberapa hari ini. Ya akan kuberitahu yang sebenarnya
sebelum kamu mati karena terlalu polos bagiku. Kakakmu, Sha telah mati dan aku
lah yang membunuhnya. Aku membayar wolf untuk membunuh kakakmu. Kamu pasti
telah diperlihatkan kristal biru itu tentang kematian kakakmu kan? Jadi
sekarang kamu sendirian dan teman-temanmu ini tidak akan bisa menyelamatkanmu”,
Aku
pun mendudukan kepala dengan wajah sedih atas kenyataan yang menimpa diriku, “
Jadi semua ini telah kamu rencanakan, tapi kenapa?”,
“Karna
aku ingin membalas mereka yang telah membunuh putraku!”,
“Putramu?”,
“Ya
putraku, putraku adalah Yoong. Raja Yoong”,
“Jadi
karena itu, kamu tega sekali!”,
“Aku
tega? Hahahah…lebih menyakitkan sekali dipisahkan dengan anak satu-satunya”,
Tiba-tiba
Yoong datang sengan aura gelap. Ia tersenyum manis, dan seketika itu juga
Emelia menghabisi diriku. Melamparkanku ke pohon besar dan aku berpura-pura
pingsan meski tubuhku terasa sakit sekali.
Saat
Yoong dan Emelia merasa kemenangan ada pada diri mereka, mereka mulai mencoba
menghabisi teman-temanku. Tapi mereka malah dikagetkan dengan terbangunnya
Tagao, Eriska dan Aira. Tapi Emelia merasa yakin bahwa mereka bukan lagi
seperti dulu. Mereka adalah manusia sekarang. Merak mulai saling serang dan
Tuan Wolf yang melihat dari jauh sejak tadi mulai menyerang bersama anggotanya.
Sementara aku harus tetap berpura-pura pingsan agar tidak di serang oleh Emelia
dan Yoong. Mereka berdua tentu akan menyerangku karena aku tidak mati dan
merencanakan semua ini.
Aira,
Eriska dan Tagao pura-pura lemah sesaat tetapi mereka mulai menunjukan
__ADS_1
kemampuan mereka. Emelia dan Yoong kaget melihat mereka masih memiliki
kemampuan. Mereka berdua pun terkepung dan tentu akan kalah dengan jumlah yang
banyak.
Yoong
mencoba melarikan diri dan meninggalkan Emelia tetapi tiba-tiba anggota Tuan
Wolf membawa obor hingga cahayanya mengepung Yoong. Yoong pun tak bisa
melarikan diri. Emelia tewas, dan dirinya berubah menjadi air diresap oleh
tanah sementara Yoong tewas berubah menjadi kerangka manusia. Itulah Yoong
sejak dari awal, ia akan kembali seperti dulu menjadi tanah.
Ketika
itu semua telah usai, aku berjalan dan mendekati mereka. Tubuhku sakit hingga
membuatku membongkokkan diri. Eriska yang melihat diriku segara membantuku
berdiri, ia mengepoh diriku.
“Terima
kasih telah membantuku,”ucapku
“Tidak,
tentu kamilah berterima kasih padamu. Jika saja tidak ada dirimu rencana ini
tentu tidak akan ada dan Emelia akan membangun kerajaan kejamnya kembali,”jawab
Tuan Wolf
Kemudian
kami semua kembali pulang, Eriska mengantar diriku sampai ke rumah.
“Apa
kamu baik-baik saja?”,
aku baik dan besok juga akan sembuh jadi jangan khawatir”,
“Ya
baiklah, jika perlu bantuan temui aku atau hubungi nomor ini ya,”ucapnya sambil
memberikan nomor telpon padaku diselembar kertas.
“Terima
kasih”,
Eriska
pergi dan aku masuk ke rumah, rumah yang sepi dan membuatku menangis untuk
mengingatnya. Rumah, tidak akan ada lagi tawa dan senyum itu selamanya.
Saat Yoong dan Emelia merasa kemenangan ada pada diri mereka, mereka mulai mencoba
menghabisi teman-temanku. Tapi mereka malah dikagetkan dengan terbangunnya
Tagao, Eriska dan Aira. Tapi Emelia merasa yakin bahwa mereka bukan lagi
seperti dulu. Mereka adalah manusia sekarang. Merak mulai saling serang dan
Tuan Wolf yang melihat dari jauh sejak tadi mulai menyerang bersama anggotanya.
Sementara aku harus tetap berpura-pura pingsan agar tidak di serang oleh Emelia
dan Yoong. Mereka berdua tentu akan menyerangku karena aku tidak mati dan
__ADS_1
merencanakan semua ini.
Aira, Eriska dan Tagao pura-pura lemah sesaat tetapi mereka mulai menunjukan
kemampuan mereka. Emelia dan Yoong kaget melihat mereka masih memiliki
kemampuan. Mereka berdua pun terkepung dan tentu akan kalah dengan jumlah yang
banyak.
Yoong mencoba melarikan diri dan meninggalkan Emelia tetapi tiba-tiba anggota Tuan
Wolf membawa obor hingga cahayanya mengepung Yoong. Yoong pun tak bisa
melarikan diri. Emelia tewas, dan dirinya berubah menjadi air diresap oleh
tanah sementara Yoong tewas berubah menjadi kerangka manusia. Itulah Yoong
sejak dari awal, ia akan kembali seperti dulu menjadi tanah.
Ketika itu semua telah usai, aku berjalan dan mendekati mereka. Tubuhku sakit hingga
membuatku membongkokkan diri. Eriska yang melihat diriku segara membantuku
berdiri, ia mengepoh diriku.
“Terima kasih telah membantuku,”ucapku
“Tidak, tentu kamilah berterima kasih padamu. Jika saja tidak ada dirimu rencana ini
tentu tidak akan ada dan Emelia akan membangun kerajaan kejamnya kembali,”jawab
Tuan Wolf
Kemudian
kami semua kembali pulang, Eriska mengantar diriku sampai ke rumah.
“Apa
kamu baik-baik saja?”,
aku baik dan besok juga akan sembuh jadi jangan khawatir”,
“Ya
baiklah, jika perlu bantuan temui aku atau hubungi nomor ini ya,”ucapnya sambil
memberikan nomor telpon padaku diselembar kertas.
“Terima
kasih”,
Eriska
pergi dan aku masuk ke rumah, rumah yang sepi dan membuatku menangis untuk
mengingatnya. Rumah, tidak akan ada lagi tawa dan senyum itu selamanya.
Semuanya
telah usai, dan aku tidak lagi menjadi penjaga kristal biru. Aku sendiri tidak
akan menyangka jika Emelia, wanita yang pertama kali kulihat dalam mimpi adalah
orang yang menjebakku. Tapi sekarang aku telah bebas.
Pagi
yang cerah telah datang dengan hari baru. Segera kukemasi barang-barang yang
akan kubawa ke desa. Aku akan memulai hidup baru tanpa mengalami hal yang aneh.
Aku tidak peduli apa kata orang tentang hidupku, yang kuperlukan sekarang
adalah ketenangan. Aku benar-benar berduka atas kematian kakak Sha. Dia kakak
__ADS_1
satu-satunya adalah hidupku.