
“Kalau
malam memang kenapa? Kami tidak takut denganmu!”,
“Benarkah?
Aku bisa saja dengan cepat menghabisi kalian tapi darah kalian tidak begitu
enak bagiku. Yang aku inginkan malam ini adalah darah seorang gadis!”,
“Apa
maksudmu? Jangan meremehkan kami ya!”,
“Aku
tidak meremehkan kalian, luka-luka itu telah membuatku ingin segara
meminumnya!”,
Merasa
mereka diremehkan akhirnya mereka berkelahi melawan Yoong. Tapi Yoong dengan
mudah menghindari serangan mereka.
“Hanya
itu saja kemampuan kalian? Manusia lemah!”,
Karena
diremehkan, mereka pun mengumpulkan tenaga untuk melawan Yoong. Tenaga terakhir
bagi mereka tetap saja Yoong dapat menghindari serangan itu meski mereka
menyerang secara serentak.
“Manusia
lemah!,”ucap Yoong yang kemudian berubah menjadi angin dan menghilang. Geng
Kanzuka yang melihat kejadian aneh ini dibuat penasaran siapa pria yang
meremehkan mereka ini. Kanzuka yakin dia bukanlah manusia biasa. Kemudian
mereka pulang, Kanzuka benar-benar dibuat kesal hari ini tapi ini bukanlah
akhir dari segalanya.
***
Latihan
telah selesai, sekarang di ruangan ini aku bisa istirahat. Eriska, Tagao, dan
Aira sedang pergi keluar. Hanya ada aku disini, sekarang aku bisa lebih banyak
membaca buku tentang mereka. Aku ingin menghancurkan wolf yang telah membunuh
kakaku.
Tapi
saat aku sedang asyik membaca di perpustakaan ini, aku mendengar suara langkah
kaki. Terdengar ia sedang berbicara dengan seseorang. Kucari tahu dimana sumber
suara itu dan menuju pada Emelia yang bicara dengan seorang pria.
“Apa
yang harus kulakukan? Apa benar cristal itu memiliki kekuatan besar?”,
“Tidak,
tentu saja tidak tapi jika kamu ingin menjadi manusia jawabannya ada pada
kristal itu”,
“Emelia,
jadi apa maksudmu aku harus membunuh dan merebut kristal itu pada gadis kecil
yang tidak tahu apapun soal cristal yang dipegangnya saat ini?”,
“Itu
agar tiga orang bodoh percaya, dan sepertinya hanya ada dua orang bodoh yang ingin menjadi manusia. Satunya
lagi ingin menggunakan kristal itu untuk menambah kekuatan yang ia miliki
sekarang”,
kamu memilih gadis itu? Dia terlalu polos!”,
__ADS_1
“Ha,
sudahlah. Ia itu hanya seorang diri dimuka bumi ini. Dan, aku telah
menyingkirkan kakaknya dengan bantuan wolf. Sekarang aku ingin kamu
menyingkirkan wolf itu!”,
“Hah,
lagi-lagi kamu ingin menghilangkan jejak ya?”,
“Benar
sekali, gadis itu sudah masuk perangkap jadi saat kamu berpura-pura merebut
cristal biru dari mereka bertiga. Secara….”,
“Brukk…”,
suara buku jatuh ke lantai. Aku tidak sengaja menjatuhkan beberapa buku hingga
terdengar suaranya. Emelia pun terlihat tenang tapi pria yang bersamanya
menghilang entah kemana. Tiba-tiba seseorang menutup mulutku dari belakang yang
membuatku kaget bukan main. Saat menoleh kebelakang aku melihat Eriska, ia pun
secepatnya mengunakan sihir menghilang untuk berlindung. Terlihat aura
kegelapan mendekat, lalu aura dingin yang berasal dari aura Emelia, penyihir
air.
Aku
dan Eriska diam-diam pergi meninggalkan tempat itu. Pergi ke tempat yang lebih
aman, dimana di tempat itu juga kami bertemu dengan Tagao dan Aira. Itu adalah
di sebuah jalan yang sunyi tepat di taman bunga.
“Kalian
kenapa lama sekali?’,
“Hah
diamlah kamu, Aira!”,
aku diminta untuk diam? Aku khawatir padamu!”,
“Hah,
baiklah. Kalian benar soal dugaan Emelia, ternyata dia bukanlah penyihir yang
baik untuk kita. Ia membangkitkan putranya, Raja Yoong!”,
“Kamu
baik-baik saja Aresha?”,
“Ya
baik, dan terima kasih telah menyelamatkanku, Eriska!”,
“Sama-sama,
memang tadi aku diminta untuk menjemputmu. Kami takut Emelia melakukan hal yang
tidak baik padamu”,
“Jadi
pria yang bicara dengan Emelia adalah Raja Yoong? “,
“Benar
sekali, dia raja yang kejam!”,
“Hah!”,
“Tapi
tenang saja, kami akan membantumu keluar dari perangkapnya. Besok saat di siang
hari, kamu langsung membagikan kekuatan cristal itu pada kami. Kamu tahukan
caranya?”,
__ADS_1
“Ya
tahu, lalu apa?”,
“Saat
itu terbagi kami akan pura-pura menelannya! Saat itu terjadi Emelia akan
menghabisi kita semua jadi saat itu terjadi kamu harus berlindung pada kami
bertiga. Kita bisa mengalahkannya, dia hanya sendiri!”,
“Bagaimana
dengan Yoong?”,
“Ia
tidak bisa keluar disiang hari, ia sama seperti vampir tapi jahat!”,
“Jadi
apa kamu vampir yang baik Tagao?”,
“Ya
begitulah!”,
“Sebenarnya
saat latihan beberapa hari ini aku tidak serius belajar, tapi aku yakin aku
bisa. Aku akan melakukan yang terbaik. Tapi aku punya rencana lain untuk itu.
Aku ingin ia juga datang saat pembagian kristal biru”,
“Apa?
Apa yang kamu rencanakan itu berbahaya! Dia bukan manusia, Aresha!”,
“Memang
benar dan aku punya urusan pribadi dengan Emelia dan Yoong”,
“Ya
ampun, sebaiknya kamu pikir-pikir lagi. Apa yang kamu hadapi ini bukan
manusia”,
“Benar,
Aira. Tapi aku tidak akan membiarkan sedikit pun kesempatan untuk mereka. Aku
ingin Emelia merasakan apa yang aku rasakan. Apa kalian tahu dimana aku bisa
menemukan wolf yang mudah untuk dibayar?”,
“Dibayar?”,
“Ya,
wolf pembunuh!”,
“Itu,
aku bisa mengantarmu kesana. Tapi untuk apa?”,
“Membalaskan
dendam!”
“Dendam?
Apa yang dilakukan Emelia padamu?”,
“Dia
menjebakku, dan juga membunuh kakaku”,
“Kakakmu?”,
__ADS_1