Bride Of Vampire: The Revenge

Bride Of Vampire: The Revenge
Episode 112


__ADS_3

“Kalau


malam memang kenapa? Kami tidak takut denganmu!”,


 


 


“Benarkah?


Aku bisa saja dengan cepat menghabisi kalian tapi darah kalian tidak begitu


enak bagiku. Yang aku inginkan malam ini adalah darah seorang gadis!”,


 


 


“Apa


maksudmu? Jangan meremehkan kami ya!”,


 


 


“Aku


tidak meremehkan kalian, luka-luka itu telah membuatku ingin segara


meminumnya!”,


 


 


Merasa


mereka diremehkan akhirnya mereka berkelahi melawan Yoong. Tapi Yoong dengan


mudah menghindari serangan mereka.


 


 


“Hanya


itu saja kemampuan kalian? Manusia lemah!”,


 


 


Karena


diremehkan, mereka pun mengumpulkan tenaga untuk melawan Yoong. Tenaga terakhir


bagi mereka tetap saja Yoong dapat menghindari serangan itu meski mereka


menyerang secara serentak.


 


 


“Manusia


lemah!,”ucap Yoong yang kemudian berubah menjadi angin dan menghilang. Geng


Kanzuka yang melihat kejadian aneh ini dibuat penasaran siapa pria yang


meremehkan mereka ini. Kanzuka yakin dia bukanlah manusia biasa. Kemudian


mereka pulang, Kanzuka benar-benar dibuat kesal hari ini tapi ini bukanlah


akhir dari segalanya.


 


 


***


 


 


Latihan


telah selesai, sekarang di ruangan ini aku bisa istirahat. Eriska, Tagao, dan


Aira sedang pergi keluar. Hanya ada aku disini, sekarang aku bisa lebih banyak


membaca buku tentang mereka. Aku ingin menghancurkan wolf yang telah membunuh


kakaku.


 


 


Tapi


saat aku sedang asyik membaca di perpustakaan ini, aku mendengar suara langkah


kaki. Terdengar ia sedang berbicara dengan seseorang. Kucari tahu dimana sumber


suara itu dan menuju pada Emelia yang bicara dengan seorang pria.


 


 


“Apa


yang harus kulakukan? Apa benar cristal itu memiliki kekuatan besar?”,


 


 


“Tidak,


tentu saja tidak tapi jika kamu ingin menjadi manusia jawabannya ada pada


kristal itu”,


 


 


“Emelia,


jadi apa maksudmu aku harus membunuh dan merebut kristal itu pada gadis kecil


yang tidak tahu apapun soal cristal yang dipegangnya saat ini?”,


 


 


“Itu


agar tiga orang bodoh percaya, dan  sepertinya hanya ada dua orang bodoh yang ingin menjadi manusia. Satunya


lagi ingin menggunakan kristal itu untuk menambah kekuatan yang ia miliki


sekarang”,


 


 


kamu memilih gadis itu? Dia terlalu polos!”,

__ADS_1


 


 


“Ha,


sudahlah. Ia itu hanya seorang diri dimuka bumi ini. Dan, aku telah


menyingkirkan kakaknya dengan bantuan wolf. Sekarang aku ingin kamu


menyingkirkan wolf itu!”,


 


 


“Hah,


lagi-lagi kamu ingin menghilangkan jejak ya?”,


 


 


“Benar


sekali, gadis itu sudah masuk perangkap jadi saat kamu berpura-pura merebut


cristal biru dari mereka bertiga. Secara….”,


 


 


“Brukk…”,


suara buku jatuh ke lantai. Aku tidak sengaja menjatuhkan beberapa buku hingga


terdengar suaranya. Emelia pun terlihat tenang tapi pria yang bersamanya


menghilang entah kemana. Tiba-tiba seseorang menutup mulutku dari belakang yang


membuatku kaget bukan main. Saat menoleh kebelakang aku melihat Eriska, ia pun


secepatnya mengunakan sihir menghilang untuk berlindung. Terlihat aura


kegelapan mendekat, lalu aura dingin yang berasal dari aura Emelia, penyihir


air.


 


 


Aku


dan Eriska diam-diam pergi meninggalkan tempat itu. Pergi ke tempat yang lebih


aman, dimana di tempat itu juga kami bertemu dengan Tagao dan Aira. Itu adalah


di sebuah jalan yang sunyi tepat di taman bunga.


 


 


“Kalian


kenapa lama sekali?’,


 


 


“Hah


diamlah kamu, Aira!”,


 


 


aku diminta untuk diam? Aku khawatir padamu!”,


 


 


“Hah,


baiklah. Kalian benar soal dugaan Emelia, ternyata dia bukanlah penyihir yang


baik untuk kita. Ia membangkitkan putranya, Raja Yoong!”,


 


 


“Kamu


baik-baik saja Aresha?”,


 


 


“Ya


baik, dan terima kasih telah menyelamatkanku, Eriska!”,


 


 


“Sama-sama,


memang tadi aku diminta untuk menjemputmu. Kami takut Emelia melakukan hal yang


tidak baik padamu”,


 


 


“Jadi


pria yang bicara dengan Emelia adalah Raja Yoong? “,


 


 


“Benar


sekali, dia raja yang kejam!”,


 


 


“Hah!”,


 


 


“Tapi


tenang saja, kami akan membantumu keluar dari perangkapnya. Besok saat di siang


hari, kamu langsung membagikan kekuatan cristal itu pada kami. Kamu tahukan


caranya?”,


 

__ADS_1


 


“Ya


tahu, lalu apa?”,


 


 


“Saat


itu terbagi kami akan pura-pura menelannya! Saat itu terjadi Emelia akan


menghabisi kita semua jadi saat itu terjadi kamu harus berlindung pada kami


bertiga. Kita bisa mengalahkannya, dia hanya sendiri!”,


 


 


“Bagaimana


dengan Yoong?”,


 


 


“Ia


tidak bisa keluar disiang hari, ia sama seperti vampir tapi jahat!”,


 


 


“Jadi


apa kamu vampir yang baik Tagao?”,


 


 


“Ya


begitulah!”,


 


 


“Sebenarnya


saat latihan beberapa hari ini aku tidak serius belajar, tapi aku yakin aku


bisa. Aku akan melakukan yang terbaik. Tapi aku punya rencana lain untuk itu.


Aku ingin ia juga datang saat pembagian kristal biru”,


 


 


“Apa?


Apa yang kamu rencanakan itu berbahaya! Dia bukan manusia, Aresha!”,


 


 


“Memang


benar dan aku punya urusan pribadi dengan Emelia dan Yoong”,


 


 


“Ya


ampun, sebaiknya kamu pikir-pikir lagi. Apa yang kamu hadapi ini bukan


manusia”,


 


 


“Benar,


Aira. Tapi aku tidak akan membiarkan sedikit pun kesempatan untuk mereka. Aku


ingin Emelia merasakan apa yang aku rasakan. Apa kalian tahu dimana aku bisa


menemukan wolf yang mudah untuk dibayar?”,


 


 


“Dibayar?”,


 


 


“Ya,


wolf pembunuh!”,


 


 


“Itu,


aku bisa mengantarmu kesana. Tapi untuk apa?”,


 


 


“Membalaskan


dendam!”


 


 


“Dendam?


Apa yang dilakukan Emelia padamu?”,


 


 


“Dia


menjebakku, dan juga membunuh kakaku”,


 


 


“Kakakmu?”,


 


 

__ADS_1


__ADS_2