Bride Of Vampire: The Revenge

Bride Of Vampire: The Revenge
Episode 314 Dunia Mimpi Xia Part.9


__ADS_3

Catatan author: Bisa lanjut  hingga bagian bab dunia mimpi Xia bab terakhir. Ini hanya pengulangan, yang tidak pernah Xia ketahui, dan kini ia ketahui. Bisa langsung scroll ke bawah ya teman-teman, ada yang penting yang harus di baca.


Dunia mimpi Xia, Xia melihat apa yang dilakukan oleh Aresha dan keempat gadis.


*Kata Aku diperankan oleh Aresha.


“Baiklah, aku akan kulanjutkan perkenalan kita. Aku tidak bermaksud untuk menyakiti anak kalian, aku akan mengembalikan Yunba kesedia kala. Tetapi aku ingin anak gadis kalian menetapi janjinya padaku, dan orang tuanya sebagai saksi. Orang tuanya harus melakukan perjanjian ini!”


Orang tua dari gadis vampir pun berucap, “Nona Aresha, namamu Aresha kan?”


“Ya, Tuan!”


“Saya ingin bertanya pada Nona Aresha, apa boleh?”


“Ya tentu, Tuan!”


“Apa kesalahan putri saya sehingga Nona Aresha melakukan hal ini? Kami semua menanyakan masalahnya! Kami tidak akan menyerang dan menyakiti Nona Aresha, jika Nona Aresha menjelaskan pada kami apa masalahnya”


“Tuan, Tuan sangat baik. Baiklah, saya akan menjelaskannya! Mohon perhatikan apa yang akan saya perlihatkan pada Tuan-Tuan disini!”


Semua orang tua dari keempat gadis itu pun menganggukan kepala sebagai tanda setuju, sementara orang yang ada di samping mereka tidak setuju dan ingin menyerangku. Tetapi orang tua ke empat gadis menyikapi kejadian ini dengan kepala yang dingin meski salah satu dari mereka melihat anak gadis tercinta tak sadarkan diri.


Aku telah diberikan kesempatan yang baik, aku pun mengendalikan air dan menyebarkannya ke seluruh orang- orang disini mengeliling mereka. Lalu aku mulai memperlihatkan bayangan, sebuah bayangan yang terbentuk oleh air. Percakapan kejadian bagaimana perkelahian ini terjadi.


Air- air yang membentuk manusia, suara percakapan diriku, Xia dan ke empat gadis ini terdengar jelas. Ini adalah sebuah pertunjukan seperti melihat sebuah rekaman. Tetapi ini murni dilakukan oleh sihir. Percakapan itu menarik perhatian semua orang, dan tak seorang pun bicara, mereka memperhatikan apa yang terjadi.


Air- air itu menunjukan. Air- air itu menunjukan sebuah pertunjukan yang hebat, dan berakhir dengan lenyap begitu saja.

__ADS_1


“Jadi, apa ada yang ingin menyampaikan sesuatu? Aku yakin kalian adalah orang yang terhormat dan tidak akan mengingkari perjanjian ini!”


“Tuan, Tuan sangat baik. Baiklah, saya akan menjelaskannya! Mohon perhatikan apa yang akan saya perlihatkan pada Tuan-Tuan disini!”


Semua orang tua dari keempat gadis itu pun menganggukan kepala sebagai tanda setuju, sementara orang yang ada di samping mereka tidak setuju dan ingin menyerangku. Tetapi orang tua ke empat gadis menyikapi kejadian ini dengan kepala yang dingin meski salah satu dari mereka melihat anak gadis tercinta tak sadarkan diri.


Aku telah diberikan kesempatan yang baik, aku pun mengendalikan air dan menyebarkannya ke seluruh orang- orang disini mengeliling mereka. Lalu aku mulai memperlihatkan bayangan, sebuah bayangan yang terbentuk oleh air. Percakapan kejadian bagaimana perkelahian ini terjadi.


Air- air yang membentuk manusia, suara percakapan diriku, Xia dan ke empat gadis ini terdengar jelas. Ini adalah sebuah pertunjukan seperti melihat sebuah rekaman. Tetapi ini murni dilakukan oleh sihir. Percakapan itu menarik perhatian semua orang, dan tak seorang pun bicara, mereka memperhatikan apa yang terjadi.


Air- air itu menunjukan. Air- air itu menunjukan sebuah pertunjukan yang hebat, dan berakhir dengan lenyap begitu saja.


“Jadi, apa ada yang ingin menyampaikan sesuatu? Aku yakin kalian adalah orang yang terhormat dan tidak akan mengingkari perjanjian ini!”


Salah satu dari orang tua ke empat gadis itu pun berucap, “Saya mengerti, saya minta maaf!  Sungguh tidak pantas apa yang telah dilakukan oleh keluarga saya. Saya akan melakukan seperti apa perjanjian ini. Terima kasih telah memberikan kehidupan pada anak saya!”


“Nona Aresha, saya akan menepati janjinya. Saya sungguh minta maaf, sangat tidak layak klan vampir meremehkan dirimu. Saya yakin kamu dari klan teratas, maafkan putri saya. Saya akan membawanya pergi dan melakukan hukuman yang seperti disepakati!”


“Nona Aresha, saya tidak pernah terpikir kalau anak saya Micy seperti ini di akademi. Saya terlalu sibuk hingga tidak bisa mengurus putri saya sendiri. Saya sangat bodoh, saya minta maaf. Saya akan melakukan seperti yang telah kalian sepakati, jika saya membiarkannya begitu saja maka hukumlah saya!”


Mendengar ayahnya Micy berucap begitu, Micy pun menangis dan berucap “Ayah! Maafkan Micy, ini salah Micy, bukan salah ayah!”


Ayah Micy pun menjawab, “Tidak, ini salah ayah. Ayah terlalu memberimu kebebasan hingga kamu lupa akan kehidupan klan kita. Kita memang sebanding dengan klan lainnya tetapi gadis ini juga memiliki haknya untuk sejajar dengan kita. Nona Aresha, katakan padaku, kamu dari klan mana? Agar aku bisa meminta maaf pada ketua klanmu!”


Aku tersenyum manis dan menjawab, “Maaf Tuan, saya tidak memiliki klan. Tetapi Tuan mungkin menemukan siapa saya sebenarnya, suatu saat nanti!”


Mendengar hal itu dirinya dibuat terkejut, ia menduga gadis ini memang tidak memiliki klan tetapi kehebatannya dalam mengalahkan putrinya sudah melebihi kehebatan klannya. Gadis ini mengunci puterinya dengan segala elemen, maka ia dapat dikatakan lebih dari itu.

__ADS_1


Ayah Micy kembali berucap, “Apakah Nona Aresha, adalah seorang putri dari kerajaan sihir bawah air?”


Ucapan ayah Micy membuat semua orang terkejut, tetapi aku hanya bisa menyikapi itu dengan tersenyum manis.


Senyuman manis penuh makna tetapi itu tidak bisa ditebak, semua orang mulai sibuk memperbincangkan pertanyaan ayah Micy yang mengundang tanda tanya.


Aku pun akhirnya menjawab, dan mengalihkan perbincangan.


“Maaf, aku tidak bisa menjawab. Tetapi elemen tanah pasti memiliki kerjasama klan dengan pengendali air ya?”


“Ya benar, Nona Aresha. Maafkan putri saya, dan kembalikan dia ke semula! Saya akan lakukan semua itu, saya tidak akan mengingkari janji!”


“Bagus, saya percaya padamu. Tidak salah jika penerusmu memilihmu sebagai ketua klan”


Lalu seorang pria yang hanya bisa terdiam membisu melihat putrinya tidak berdaya dan jatuh pingsan itu pun spontan langsung berlutut tanpa mempedulikan siapa dirinya, ia pun berucap “Nona Aresha, kumohon lepaskan putriku? Aku janji akan melakukan yang seperti dalam perjanjian kalian. Kamu dan Xia, tidak akan diganggu oleh putriku lagi. Aku tidak akan membiarkannya berulah seperti itu lagi, aku akan mendidiknya lebih baik lagi. Kumohon? Aku tidak tahu kondisinya bagaimana, tapi dia terlihat sangat terluka!”


Ayah Yunba menangis, ia tampak seorang ayah yang penyayang. Ia bahkan tidak memperdulikan siapa dirinya, ia berlutut hanya untuk putrinya di bebaskan.


“Ayah Yunba ya? Tuan tidak perlu berlutut, dia hanya terkunci dan pingsan. Aku hanya membuat mereka bertiga menyudahi pertarungan ini. Tapi Tuan- tuan semuanya harus menepati janjinya dan mengawasi putrinya masing- masing. Ya jika tidak, aku akan melakukan sesuatu yang lebih berbahaya dan jangan salahkan aku jika pertumpahan darah terjadi.”


“Baik, Nona Aresha. Terima kasih, kami akan mengingat semua itu” ucap ayah Yunba segera berdiri.


Setelah semua itu, aku segera mengendalikan keempat gadis itu dan menyerahkan mereka pada orang tua mereka masing- masing. Kemudian membebaskan mereka, membuka kunci dan mengembalikan Yunba ke semula. Yunba pun terbangun, dan ia telah melihat ayahnya ada disini.


Mereka pun segera memberi hormat padaku, lalu pergi membawa putri mereka. Pergi dengan damai. Ya kini masalahku telah selesai, dan aku tidak akan lagi melihat wajah keempat gadis itu. Aku pun segera pergi meninggalkan tempat ini, berjalan kembali ke aula untuk keluar dari dunia Glassland ini.


Duel itu telah berakhir dan dimenangkan oleh Aresha. Empat gadis itu pergi meninggalkan tempat ini bersama orang tuanya.

__ADS_1


Xia yang sekarang telah melihat apa yang telah terjadi ketika dia pergi, pulang ke rumah. Kini hanya ada dirinya dan Aresha yang tak bisa melihat dirinya sekarang. Xia menggenggamkan tangannya, dadanya mulai terasa sesak setelah melihat apa yang terjadi. Ia tidak menyangka Yunba telah menipu orang tuanya.


__ADS_2