
Aku segera masuk ke kastil tetapi langkah kuhentikan ketika kulihat Roman diserang banyak vampir. Saat itulah Erega keluar bersama Akira, mereka membantu Roman melawan vampir-vampir itu.
Tapi sayangnya ketika vampir itu mati menjadi debu dia hidup kembali. Mereka semakin kuat hingga mampu mengalahkan mereka bertiga. Salah satu vampir melihat diriku tak dilindungi cepat menyerang. Roman yang melihat itu segera pergi melindungiku. Aku pun berlindung di belakang dirinya. Vampir yang telah mati
berulang kali bangkit kembali dan semakin kuat. Saat Roman tak lagi bisa melindungi diriku, dan aku hanya berdiri tegak, diam membisu. Roman dengan sekuat tenaga untuk bangkit kembali dan melindungiku tapi dirinya mudah disingkirkan vampir yang lain.
Ketika itu salah satu vampir mulai menyerangku tetapi langkahnya terhenti dan hancur karena sebuah cahaya datang menyerangnya. Cahaya itu berasal dari Rasi dan Martha yang datang menolong. Rasi dan Martha mulai menyerang vampir lainnya, dan perlahan-lahan vampir-vampir itu musnah. Kini mereka telah selamanya menjadi debu, lalu Martha membuka sebuah buku dan ajaib debu-debu vampir itu masuk ke sana.
“Huh, untung saja datang tepat waktu. Jika tidak semua….huh”ucap Rasi,
Aku yang melihat Roman terluka segera menggendongnya masuk ke kastil, Lalu mengantarnya duduk di sofa. Kulihat darah keluar dari bibirnya, dan luka di tangan. Sementara Akira dan Erega berjalan sendiri masuk ke kasti dan duduk bersama kami begitu juga dengan Martha dan
Rasi. Berlutut didepan Roman yang terluka dan memandangnya.
“Terima kasih sudah menolongku!,”ucapku.
“Ya itu adalah kewajibanku untuk melindungimu,”jawabnya.
Aku pun segera mengambil tisu di atas meja lalu memberikannya pada Roman seraya berucap “ Bersihkan darahmu di mulut!”, kupegang tangannya mengalirkan penyembuhan. Dari tanganku muncul cahaya biru yang mengalir ke tubuh Roman, membuat luka-lukanya sembuh. Ya aku tahu kalian akan berpikir bukannya vampir jika terluka, lukanya bisa sembuh
sendiri? Bukankah begitu? Ya kamu benar tetapi luka di tubuh Roman berbeda karena diserang vampir kutukan lukanya akan sulit sembuh dan perlahan-lahan
akan membuat korbannya mati. Bagaimana aku tahu jika yang menyerang itu vampir kutukan? Kau ingat yang dikatakan Alecia saat ia di peti mati? Dan aku juga melihat
luka Roman yang sulit sembuh, karena itulah aku tahu.
Begitu Roman sembuh secepatnya kulepas tanganku yang memegang tangannya. Lalu berdiri dan berucap “ Rasi, aku mau bicara denganmu. Hanya berdua saja.”
Rasi berdiri dan mengikuti langkahku yang berjalan ke halaman kastil. Begitu di depan dan tak ada yang mengikuti langkah kami berdua, aku berucap “ Alecia yang menyebabkan semua ini terjadi, dia katakan itu padaku tentang vampir itu. Lalu dimana dia sekarang?”.
“Kupikir dia masih bersama Romeo sekarang di apartemenmu”,
“ Kau mengantarnya kesana? Kenapa?”,
“Bukankah kau sendiri yang mengatakan aku harus membantunya untuk menjauhkan Romeo darimu?”,
“Ya aku memintamu untuk itu tapi tidak di apartemenku. Aku minta sekarang kamu menemui dia untuk menutupi tanda lahirnya dengan make-up atau apalah agar tidak terlihat seperti tanganku. Dan, aku akan memikirkan caranya untuk membuat tanda lahirnya di tanganku. Romeo akan curiga jika ia melihat tanda lahir itu dan minta dia untuk meninggalkan apartemenku sekarang. Aku tidak suka ada dia disana”,
“Ya baiklah, Al. Aku akan segera pergi”,
Rasi mulai mengubah dirinya, kini ada
sayap besar seperti sayap malaikat di tubuhnya berwarna putih. Sayap yang kuat dan besar, Rasi pun mulai terbang tinggi menuju apartemen Tanima. Ya Rasi
adalah hybrid bukan vampir. Aku pun kembali ke kastil, kedatanganku membuat Martha bertanya, “ Dimana Rasi?”.
“ Dia pergi mengurus sesuatu,”ucapku sambil duduk di sofa dekat Martha, “ Aku jadi lupa kenapa aku kemari? Ya ampun. Oya kalian berdua sudah tahu tentang Alecia yang tewas dibunuh Ethan?”,
__ADS_1
“Ya kami tahu, tapi dia hidup kembalikan? Dia kan penyihir biru, gak mungkin kalah begitu saja”,
Aku tersenyum manis mendengar jawaban
Akira, aku berpikir mereka ngak tahu yang sebenarnya. “Ya benar, sebenarnya apa alasan Ethan melakukan itu ya?”,
“Kamu belum tahu ya, Al. Ya memang
belum tahu! Ethan itu Pangeran yang tak diakui dia pemimpin Royal Blood. Dia orang yang pendendam dan jahat,”jawab Erega.
“Kupikir kamu paling jahat disini!”,
“Ya benar tapi aku tidak membunuh
orang tanpa sebab dan mengincar orang lain seperti penyihir biru. Kau tahu aku jahat karena haus, drakula!”,
Aku tertawa kecil lalu tersenyum, “ Kalian tahu dimana tempat Ethan sekarang?”,
“Kau ingin pergi kesana ya? Jangan sia-siakan nyawamu, Al”ucap Martha
“Tidak, kau tahu bukan aku yang akan kesana”,
“Lalu siapa?,”tanya Roman,
“Kamu sudah gila ya? Aku gak akan pergi kesana”,
Aku tertawa kecil kembali, “ Maaf, aku cuman bercanda!”
Erega dan Akira serta Martha mulai tertawa kecil.
“Aku mau pulang, Roman antar aku pulang!”,
Roman hanya memandangku seolah-olah
tidak mau,
“Hah, kau janji padaku! Jangan mengingkarinya”,
Roman tersenyum manis lalu berdiri dan pergi bersamaku menuju Buniv. Di halaman kastil Roman berjalan di depanku lalu membungkukkan tubuhnya,
“ Naik ke punggungku! Aku ingin kita cepat sampai”,
“Ya, baiklah”,
__ADS_1
Roman menyimpan senyum manisnya
berharap hati Alika masih terbuka untuknya di kejadian malam ini. Roman berlari cepat menuju Buniv, sementara aku hanya memandangi dirinya dari belakang
berpegang erat di tubuhnya. Aku mengerti bagaimana pria ini berusaha untuk membuatku bahagia tapi aku tidak tahu apakah dia sungguh-sungguh mencintaiku
atau hanya memanfaatkan diriku seperti dulu?.
***
Sesampai di Buniv, Roman ingin menurunkan Alika tetapi Roman merasa Alika telah tertidur. Ia mulai berlari ke
VA, saat itu melintasi kaca jendela hingga terlihat dirinya bersama Alika di belakang. Roman melihat Alika tertidur lelap secepatnya membawanya ke kamarnya.
Membuka pintu kamar perlahan-lahan agar tidak membuat Alika terbangun lalu membaringkannya di kasur. Roman menyelimuti tubuh Alika dengan selimut, tapi
seketika itu dirinya yang melihat kecantikan Alika telah membuatnya mengingat masa lalunya kembali.
Roman ingat akan dirinya yang diselimuti oleh Alika saat ia lelah mengurus kerajaanya, saat itu memang
dirinya tak pernah mencintai Alika. Roman hanya memanfaatkan dirinya untuk menghancurkan kerajaan musuhnya sebab saat itu musuhnya adalah Romeo. Tapi kini Roman mulai mengerti arti cinta yang sebenarnya dan berharap tak terlambat untuk memperbaiki
keadaaan kembali meski Roman tahu gadis itu telah bereinkarnasi dan tak mengakui dirinya.
“Mungkin ini salahku, aku terlalu menginginkan gadis lain yang tak pernah mencintaimu. Tapi kau tulus mencintaiku,
maafkan aku saat itu. Aku tidak tahu kau sangat tulus mencintaiku. Kini biarlah aku yang mengejarmu seperti kau mengejarku dulu,”senyum Roman yang kemudian
mencium kening Alika. Setelah itu pergi keluar dengan penutup pintu kamar pelan-pelan.
***
*Ethan
Pasukan Ethan berhasil merekrut pasukan baru, Ethan pun sangat yakin dirinya telah memiliki kekuatan besar itu.
Manusia-manusia yang menginginkan kekayaan, kehidupan abadi, kecantikan dan kekuasaan datang pada Ethan untuk bergabung. Tapi mereka semua tak pernah tahu akibatnya sebagai pengikut Ethan dari Royal Blood.
***
Pemburu vampir sedang melacak keberadaan Royal Blood, Yoong berharap menemukan sarang Royal Blood dan membuat rencana besar untuk menghancurkan mereka. Seperti biasa mereka berpencar satu
sama lain menyusuri pelosok kota ini.
***
Yukatzu yang berada di kamarnya mendekati jendela dan menatap apartemen Tanima seperti malam-malam yang lalu. Ia pun hanya bisa menatapnya seperti dirinya menatap Yobi dan Rey. Wen datang masuk ke kamar dan berucap “ Mau cari udara segar? Mungkin kita akan menemukan Rey di tempat-tempat aneh,”sarannya.
“Bagus, aku ikut. Aku tidak mau terus-terusan disini dan melihat ini,”jawab Yukatzu sambil mengambil mantel
lalu pergi bersama Wen.
Dalam perjalanan mereka tak sengaja melihat vampir-vampir banyak berkeliaran mencari mangsa. Bagi mereka keadaan kota sekarang semakin kacau, Yukatzu beranggapan ini adalah perbuatan Rey. Ya
Rey pasti terlibat dalam semua ini. Yukatzu bingung apa maunya anak itu sekarang. Yukatzu dan Wen pun menolong manusia yang ingin diserang vampir.
Mereka melawannya.
Ternyata kepergian pemburu vampir dimanfaatkan Ethan untuk memburu manusia dan menjadikan mereka vampir. Ethan mengamati semua pengikutnya dari kejauhan tetapi ia melihat ada dua pria yang berusaha menghalangi rencananya yang pasti mereka bukanlah pemburu vampir.
__ADS_1