
Zanko yang dapat terbang dengan elemen api sebentar lagi akan segera keluar dari labirin. Ia hanya perlu melewati tiga pembatas labirin lagi. Zanko semakin dekat untuk keluar labirin. Tetapi diirinya mendadak dapat penghalang dari labirin. Satu pembatas pembentuk labirin itu meninggi dan tanaman itu merambat hingga menyerang Zanko. Eun dan Xia serta yang lainnya kaget melihat serangan mendadak ini. Mereka pun berupaya menghindarinya. Tetapi tak pernah mereka sadari, semakin banyak mereka bergerak semakin besar pula gerakan tanaman rambat itu.
Mereka pun terkepung dalam labirin, tanaman rambat itu telah mengepung mereka semua. Beberapa teman mereka telah di lilit oleh tanaman labirin, hingga membuat mereka harus menggunakan kemampuan untuk memotong tanaman rambat yang mengikat tangan dan kaki mereka.
“Hah, mereka semakin banyak saja! Ini gawat, kita harus lari!” teriak salah satu dari mereka.
Tanpa banyak bicara semua orang yang ada di labirin setuju untuk melarikan diri dari labirin. Mereka berlari menuju pintu masuk labirin, tetapi langkah mereka lagi dan lagi dihalangi oleh tanaman rambat. Mereka pun harus memotong tanaman rambat itu hingga dapat keluar dari sana. Mereka saling membantu satu sama lain.
Saat membantu satu sama lain Xia diseret tanaman rambat yang merambat di kakinya.
__ADS_1
“Tolong!” teriak Xia sembari berusaha berpegangan pada apapun yang ada disekitarnya agar tidak diseret oleh tanaman rambat.
Eun yang mendengar teriakan Xia secepatnya membantu, tetapi kedatangan Eun terlambat. Eun dihalangi oleh tanaman rambat dan Xia dibawa pergi. Tubuh Xia segera dililit oleh banyak tanaman rambat hingga ia sedikit sulit bernapas. Dedaunan hijau itu menyelimuti dirinya perlahan- lahan.
“Sial! Aku tidak boleh mati disini, aku tidak boleh! Aku harus melakukan sesuatu, tapi bagaimana caranya? Bagaimana?” ucap Xia dalam dirinya sendiri. Xia menggerak- gerakan tubuhnya, tetapi semakin dirinya bergerak semakin kuat pula tanaman rambat menyelimuti dirinya. Xia tidak punya tenaga lagi, akhirnya ia menyerah dan menerima keadaan.
“Hah, Eun! Maafkan aku, aku sungguh minta maaf tak bisa bersamamu sekarang. Tapi aku senang saat kita bersama. Aku masih mengingat apa yang terjadi di masa lalu. Aku tahu kamu mendekatiku bukan hanya karna perjodohan tetapi juga karna cinta. Aku akan tetap mencintaimu bagaimana pun, meski aku harus berpisah denganmu disini!” ucap Xia dalam hatinya.
Sementara itu teman- teman yang masih bertahan. Ketika hampir mencapai pintu keluar dari labirin ini, seorang perempuan terseret oleh tanaman rambat. Zanko pun secepatnya menolongnya. Tetapi ia juga terseret oleh tanaman rambat. Eun tidak mau kehilangan teman- temannya lagi. Ia sudah sangat sedih telah kehilangan Xia. Ia pun segera membantu Zanko membebaskan diri dan juga membantu perempuan yang terserat itu.
__ADS_1
Setelah mereka berhasil membebaskan diri. Mereka kembali dihadapkan dengan tanaman rambat yang semakin ganas. Beberapa teman- teman yang ada disini tak sanggup lagi untuk menyerang tanaman rambat yang semakin di serang semakin kuat dan ganas. Hingga akhirnya banyak yang terseret oleh tanaman rambat itu. Tidak ada yang bisa membantu temannya satu sama lain. Mereka semua dibuat seolah- oleh telah menyerah.
Kini hanya tertinggal 5 orang saja termasuk Zanko, dan Eun. Mereka pun mengeluarkan semua kemampuan mereka untuk melenyapkan tanaman rambat ini. Zanko membakar tanaman rambat yang menghalangi langkah mereka untuk keluar. Zanko menyadari seharusnya mereka telah sangat dekat dengan jalan masuk ke labirin ini tetapi jalan itu seperti sangat jauh dari mereka. Zanko tidak tahan lagi, ia pun menghancurkan sisi labirin yang ada di dekatnya. Ia telah memperhatikan peta di papan ketikan masuk ke labirin ini.
“Eun! Jangan hancurkan disana, sebaiknya hancurkan disisi ini saja! Aku merasa jalan masuk ke labirin ada yang aneh. Jalan keluar juga telah ditutup. Tidak ada jalan keluar atau pun masuk. Hancurkan sisi ini saja!” ucap Zanko sembari menyerang.
“Ya baiklah!” ucap Eun yang kemudian membantu Zanko menghancurkan sisi yang telah di pilih untuk dihancurkan. Sementara 3 orang lainnya melindungi mereka berdua dari serangan tanaman rambat.
Kini hanya tertinggal 5 orang saja termasuk Zanko, dan Eun. Mereka pun mengeluarkan semua kemampuan mereka untuk melenyapkan tanaman rambat ini. Zanko membakar tanaman rambat yang menghalangi langkah mereka untuk......
__ADS_1
Bersambung......