
“Ah ya benar! Aku sedih sekali, mengapa ada orang yang jahat seperti itu? Dia menghancurkan lapangan ujian kita! Padahal sebentar lagi kita akan ujian, dan aku akan menunjukan kemampuanku. Tapi itu hanya akan menjadi mimpi sekarang!” keluhnya.
“Ya, semoga saja kepala akademi tidak kehabisan ide.”
“Ya, tapi sebenarnya apa yang terjadi disana? Kita hanya tahu bahwa ada orang yang menghancurkan lapangan ujian kita. Tapi kenapa?”
“Entahlah!”
“Jika seperti ini, apa pelindung akademi ini akan tetap melindungi kita?”
“Ah, apa maksudmu?”
“Aku menakutkan sesuatu yang kuat dan jahat menyerang kita.”
“Oh, itu tidak akan pernah terjadi. Apa yang kamu takutkan tak akan pernah terjadi. Akademi ini di lindungi oleh kristal yang hebat dan kuat. Jadi jangan berpikir yang tidak- tidak.”
“Mengapa kamu berkata begitu? Apa kamu punya jaminan keselamatan untuk temanmu ini?”
Spontan temannya tertawa kecil, “Hahaha... lucu! Tentu saja aku tidak punya. Tapi aku yakin akademi ini memiliki yang kamu inginkan itu.”
Temannya yang emosi pun tersenyum manis. Ia menyimpan rasa kesalnya sendiri dalam dirinya. Temannya yang menyadari dirinya kesal pun mencoba menghiburnya dengan candaan.
__ADS_1
Sementara itu di tempat lain, ruang kepala akademi.
“Roman, jelaskan padaku apa yang terjadi di Glasland?” tanya kepala akademi padanya.
“Saya dan yang lain melihat pelakunya. Mereka menghancurkan lapangan ujian ability magie. Seorang perempuan dengan mantel putih dan seorang pria bermantel coklat. Ah, ya saya ingat perempuan itu menyebut rekannya dengan nama Sha!”
“Sha? Apa kamu melihat tanda- tanda mereka dari klan mana?”
“Tidak, mereka tidak mengenakan tanda mereka sebagai dari klan mana pun. Tapi perempuan itu bisa mengendalikan tanah”
“Lalu apa lagi yang kamu dapatkan? Mengapa Zanko sampai pingsan?”
“Dia kelelahan, maafkan saya, Pak! Saya mengejar pelakunya karna saya pikir saya bisa menemukan dan menangkap mereka tapi nyatanya saya salah. Zanko terus menyusul saya kemana pun saya pergi, dan dia kelelahan lalu jatuh pingsan”
Sementara itu di tempat lain, ruang kepala akademi.
“Roman, jelaskan padaku apa yang terjadi di Glasland?” tanya kepala akademi padanya.
“Saya dan yang lain melihat pelakunya. Mereka menghancurkan lapangan ujian ability magie. Seorang perempuan dengan mantel putih dan seorang pria bermantel coklat. Ah, ya saya ingat perempuan itu menyebut rekannya dengan nama Sha!”
“Sha? Apa kamu melihat tanda- tanda mereka dari klan mana?”
__ADS_1
“Tidak, mereka tidak mengenakan tanda mereka sebagai dari klan mana pun. Tapi perempuan itu bisa mengendalikan tanah”
“Lalu apa lagi yang kamu dapatkan? Mengapa Zanko sampai pingsan?”
“Dia kelelahan, maafkan saya, Pak! Saya mengejar pelakunya karna saya pikir saya bisa menemukan dan menangkap mereka tapi nyatanya saya salah. Zanko terus menyusul saya kemana pun saya pergi, dan dia kelelahan lalu jatuh pingsan”
“Ya. Karna besok malam adalah hari kita ujian ability magie. Maka, Roman. Kamu dengan timmu berjaga- jagalah di Glasland. Guru Bai, hubungi Bunvi VA. Katakan pada mereka soal lapangan ujian ability magie. Mereka harus datang membantu kita mengamankan tempat itu dan membangun kembali lapangan itu dalam satu malam. Jika kita membangun lapangan itu lagi, kita harus memiliki pengawasan yang baik. Mereka pasti akan datang lagi untuk menghancurkan lapangan itu” duga kepala akademi.
“Baik, Tuan!” jawan Guru Bai.
Semua orang pun mulai melaksakan tugasnya, dan menghubungi VA Buniv.
Sisi lain tempat, keberadaan Alecia.
Malam itu dirinya bergegas pergi mengamati apa yang terjadi. Teman barunya yang dia kecial di angkatan baru VA mendadak mendapatkan tugas. Kesempatan ini lah di manfaatkannya untuk mencari tahu apa yang terjadi.
Perlahan- lahan Alecia berjalan dan mengikuti temannya sendiri dari belakang. Ia berharap klan vampir itu tidak mengetahui kehadirannya.
Temannya berhenti di sebuah ruangan VA. Alecia pun segera mengintipnya di balik jendela. Terlihat banyak orang disana berkumpul termasuk ayahnya, Jimwa.
“Pihak Akademi Yexio telah menghubungi kita, mereka memperlukan bantuan kita mengamankan tempat ujian ability magie. Ada orang menyerang tempat itu dan menghancurkannya. Sekarang Akademi Yexiao memperlukan bantuan kita mengawasi tempat dan membantu membangunnya kembali. Eren, bawa timmu ke Glasland. Bantu pengawas Akademi Yexiao melakukan semuanya” perintah Jimwa padanya.
__ADS_1
“Baik Tuan!” jawabnya.