Bride Of Vampire: The Revenge

Bride Of Vampire: The Revenge
Episode 206


__ADS_3

“Kenapa? Kenapa harus dia?”


“Kau tahu, keluarga itu memiliki benda yang sangat berharga yang bisa mengembalikan hidupmu, mengambalikanmu ke masa lalu. Tetapi itu akan memiliki risiko yang besar. Aku hanya ingin kamu mengawasi keluarga itu dan memberikan informasi yang penting untukku. Hanya itu saja. Aku tidak menginginkan benda itu, yang aku inginkan hanya informasi. Apa kau tahu, saat ini klan vampir sangat sombong dan angkuh. Klan vampir tidak seperti dulu lagi. Aku ingin mengubah hidup mereka jauh lebih baik. Kamu bisa lakukan itu untukku kan? Ya sebagai gantinya tentulah aku akan mengembalikan hidupmu terbebas dari kutukan itu.”


“Baiklah, tapi kamu harus berjanji akan membebaskan diriku dari kutukan itu?!”


“Ya tentu, aku bukan orang yang suka mengingkari janjiku sendiri. Aku akan menepatinya asal kamu bersedia menjadi mata- mata untukku?”


“Tentu, tidak masalah.”


Aku menerima tawaran dari Lady Dandelion untuk menjadi mata- matanya, aku berharap tidak akan ada seorang pun menaruh rasa curiga atas kedatanganku di Buniv nanti. Aku berharap kutukan ini akan segera sirna dan aku bisa kembali ke kehidupanku yang normal.


 

__ADS_1


Keberadaan Aresha.


Akademi Yexiao berdiri dengan megah. Semua orang kelas istimewa membicarakan tentang ujian Ability Magie yang semakin dekat. Semua orang mempersiapkan diri sebaik mungkin, membagi tugas satu sama lain dan merencanakan penyerangan.


Kesibukan itu tampak terlihat olehku di dunia Glasland. Bahkan para pengawas dari berbagai universitas atau akademi berdatangan ke dunia ini. Mereka membantu membuat area pertandingan.


Mengabungkan kekuatan mereka dari berbagai elemen. Elemen tanah meninggikan tanah hingga membentuk lingkaran, lalu membuat celah berbentuk persegi panjang sebagai pintu di lingkaran. Setelah itu selesai, elemen tanah membuat kursi di sepanjang laparan. Kursi yang tersusun rapi. Kursi yang semakin ke atas semakin meninggi hingga penonton bisa melihat pertandingan ini dengan mudah, lalu membuat anak tangga.


Elemen api tidak mau kalah dengan pertunjukan dan bantuan dari elemen tanah dan air. Elemen api pun membantu memperindah dan memperkuat tempat ini. Ia menambahkan larva menyentuh lantai yang telah di lapisi es. Yang akhirnya semua itu merubah lantai menjadi lantai yang keras dan tak mudah hancur.


Elemen angin pun membantu dengan mengisi tempat ini dengan udara segar sehingga penonton bisa leluasa menghirup udara.


Klan vampir itu melindungi udara itu dengan kemampuan mereka.

__ADS_1


Setelah persiapan itu, mereka mulai memperhatikan perpaduaan kekuatan. Membantun lapangan ujian ability magie tidak lah mudah. Semua harus dikerjakan secara kekompakkan.


Berikutnya, elemen tanah kembali memunculkan tanah menjulang tinggi ke langit, lalu semua klan menghiasai tanah itu dengan kekuatan mereka. Menyatu padukan hingga menjadi gapura yang indah. Hanya saja ada yang kurang, ya sekarang adalah waktunya bagi klan bersayap dan bisa terbang itu beraksi. Ya dia adalah Klan hybird. Klan hybird mulai membawa tombak dan mengukir semua simbol klan di atas gapura itu. Dengan klan vampir sebagai klan teratas dari bagian gapura.


Kini, gapura dan tempat pertandingan telah selesai di buat. Di dunia Glasland kehancuran tidak akan menjadi masalah yang besar selagi tempat ini tidak menimbulkan efek buruk pada dunia nyata. Tetapi bukan berarti pula keamanan dunia Glasland tidak perlu di jaga. Tentu harus dijaga, semua orang tidak mau sesuatu yang buruk terjadi dan lebih baik waspada dan tetap menjaga. Oleh karna itu lah semua orang yang memiliki hubungan dengan dunia Glasland harus lah saling menjaga satu sama lain, ya walau pun masih ada perbedaan di antara semua klan.


Tidak jauh dari tempat itu, seorang gadis telah duduk manis di bawah pohon nan rindang. Di tangannya telah ada buku tentang sihir, ia pun tampak mencermati tiap kata yang di dapatnya dari buku. Sekali- kali ia melirik jauh ke arah tempat pertandingan yang telah selesai di buat. Gadis itu hanya tersenyum manis melihat kekompakkan klan. Gadis itu adalah Aresha.


 


Keberadaan Aresha,


Kebetulan sekali, hari ini adalah hari yang beruntung hingga aku bisa menyaksikan aksi yang penuh keajaiban itu. Kuhentikan diriku membaca buku, dan melihat jauh tempat pertandingan yang baru di buat itu. Aku melihat Zanko juga ada disana bersama teman- teman pengawas lainnya.

__ADS_1


__ADS_2