
Roman tersetrum lalu terlempar ke tanah dan bangkit kembali, kemudian mencoba
kembali. Lagi, ia lakukan hal itu hingga berkali-laki. Teregah-egah dan
berhenti, seraya berucap “ Kamu, kamu Alika bukan? Alecia ada di luar. Kenapa
kamu lakukan ini? Menjauh dari Romeo dan diriku?”,
“Tidak, bukan itu tujuanku. Baiklah, menjauh dari sini sedikit!”, kuhancurkan
penghalang dengan sihir biru begitu bebas aku langsung berjalan mendekatinya, “
Aku tidak percaya akan kesempatan tapi kamu tahu aku disini. Kupikri kamu
adalah yang terbaik, jadi jangan buat Romeo tahu. Dia akan marah jika tahu, dan
aku tidak mau menyakiti Alecia. Aku tidak mau merebut Romeo darinya”,
Roman yang mendengar hal tersenyum manis lalu memegang erat tanganku. Perlahan-lahan
kami mendengar suara kaki melangkah yang semakin dekat. Akhirnya dengan terpaksa aku mengubah diri menjadi bunga mawar biru yang beterbangan dan Roman menjadi kelelawar. Terbang melewati Rey dan keluar.
Rey
yang melihat Alecia tidak ada di tahanan secepatnya melapor pada Ethan. Ethan
marah setelah mendengar hal tersebut. Ia pun memerintahkan pasukannya untuk
menangkap Alika. Perlawanan dan perkelahian pun terjadi.
Aku dan
Roman kembali menjadi manusia, lalu kami membantu melawan Ethan bersama yang
lain. Saat itu Alika mencoba mencari perhatian dengan cara membahayakan dirinya
sendiri, saat ia tak berdaya Romeo datang melindunginya. Ya itulah harapan
Alika yang sebenarnya Alecia. Sementara Roman mencoba melindungi Alecia yang
sebenarnya adalah Alika.
Saat
itu juga pemburu vampir datang bersama wolf, wolf segera memburu Rey. Rey yang
melihat kedatangan anggota wolf secepatnya melarikan diri tetapi dirinya
dikejar Wen dan Yukatzu. Karena jumlah orang semakin berkurang, Ethan
memutuskan pergi setelah melihat bantuan lawan datang. Tetapi ternyata pemburu
vampir juga memburu kami tetapi tidak aku, Martha, Jim Wa dan Rasi diam
ditempat sementara yang lain merubah diri menjadi kelelawar dan pergi.
“Kita
terlambat,”ucap Lee.
“Aku
rasa tidak, wolf telah mengejar Rey”,
“Itu
bagus!”,
“Alika,
apa kamu baik-baik saja? Apa mereka keluargamu?,”tanya Zimma.
Tetapi
Alika hanya diam saja karena tidak mengenal Zimma, tetapi saat Zimma bertanya
itulah aku berucap “ Ya kami baik-baik saja, terima kasih telah datang. Maaf
apa kalian pemburu vampir?”,
“Ya,
siapa namamu?”,
“Namaku
Alecia, maafkan Alika ya dia agak lupa karena dia dalam masalah. Terima kasih,
sebaiknya kami pergi sekarang!”,
“Ya
selamat malam”,
Kami
pergi tanpa ada rasa curiga sementara pemburu vampir menelusuri kastil drakula
mencari jejak kemana vampir akan pergi selanjutnya. Kim dan Yoong ingat akan
tempat ini menaruh pengintai agar mengetahui vampir itu lagi jika kembali maka
mereka bisa dengan cepat datang dan memburu mereka.
Dalam
perjalanan pulang, kami kembali bertemu dengan yang lainnya. Tetapi entah
kenapa kali ini Romeo ingin pulang bersamaku. Kupikir ia ingin pulang bersama
Alika, saat itulah sebelum pulang. Aku memberi bahasa isyarat untuk bicara
berdua saja dengan Alika. Kami berjalan jauh dari mereka.
“Apa
yang kamu dapatkan?,”tanyaku.
“Kupikir
ia mencintaimu dari pada aku”,
“Kupikir
__ADS_1
pula ia memilihmu dari pada aku”,
“Bagaimana
mungkin dia memilihku?”,
“Dia
mengajakmu pulang bukan aku, jadi kembalilah menjadi dirimu. Aku ingin kamu
bahagia bersamanya, kulihat dia begitu bahagia jika denganmu”,
“Tapi
itu ketika aku menjadi dirimu”,
“Tapi
kamu tahu ini sebaliknya”,
Akhirnya
kami kembali bertukar dan pergi menemui mereka. Aku, Alika tidak pulang bersama
Romeo tetapi Romeo pulang bersama Alecia. Sementara aku pulang bersama Roman.
Sisi
lain, Rey masih dalam kejaran Wen dan Yukatzu. Kali ini ia benar-benar tak bisa
lolos dari kedua sahabatnya sendiri. Wen dan Yukatzu berhasil menghajar Rey.
Lalu membawa Rey yang pingsan itu menjauh dari kota ini menuju kota asal
mereka. Membawa Rey ke ketua wolf, pemimpin tertua bukan pemimpin kelompok.
***
Pagi
hari di VA, berjalan di taman bersama Alecia. Kadang diriku menatapinya
sebentar lalu mengalihkan pandangan ke tempat lain. Ada sebagian hatiku yang
menangis karna kehilangan. Ya aku merasakan akan kehilangan kembali datang
padaku. Sebenarnya pagi ini aku mengantar Alecia ke sebuah danau dimana Romeo
dan Roman telah menunggu kami berdua. Kedatangan kami disambut hangat oleh
mereka berdua. Di depanku, Romeo melamar Alecia untuk kedua kalinya. Dan lagi,
air mataku menetes jatuh tapi kali ini aku berhasil menahannya. Aku hanya
tersenyum manis ketika Alecia melihat ke arahku. Alecia menerima lamaran Romeo,
dan mengenakan cincin itu kembali. Sementara hatiku, aku merasakan sesak yang
begitu hebat hingga aku pergi tanpa sepatah kata meninggalkan mereka.
Roman
menyusul kepergian Alika tetapi dirinya kehilangan jejak begitu saja. Angin
meniup kelopak bunga mawar biru beterbangan dibawa olehnya menuju VA.
wujudnya menjadi manusia. Rasi yang melihat kedatangan Alika secepatnya
mendekati tapi seketika itu juga Alika terjatuh dan pingsan.
***
Rasi
mencek keadaan Alika yang dibaringkan di kasur, sementara yang lain menanti di
luar. Rasi menyentuh Alika dan merasakan betapa dinginnya tubuh anak itu. Rasi
pun memiliki firasat buruk padanya bahwa anak itu akan mengakhiri hidupnya.
Anak itu hidup karena dibangkitkan atau reinkarnasi yang artinya tidak
sepenuhnya jiwa ada di dunia ini sesuai perjanjian.
Kubuka
mataku perlahan-lahan dan melihat Rasi,
“Apa
yang terjadi, Rasi?”,
“Kamu
tadi pingsan, tubuhmu dingin sekali”,
“Aku
baik-baik saja Rasi, bagaimana kabar Alecia sekarang?”,
“Dia baik,”
Rasi mengambil kursi lalu duduk di depanku, “ Apa kamu, kamu menyetujui dan
merelakan Romeo yang membangkitkanmu? Kamu tak boleh merelakannya, bukankah dia
membangkitkanmu karena mencintaimu”,
“Tapi
bukankah dengan begitu Alecia akan bahagia begitu juga dengan Romeo!”,
“Tapi
bukankah itu akan…., aku tidak mau kehilanganmu! Bagaimana dengan kami yang
ditinggalkan?”,
“Semua
akan jauh lebih baik, Rasi. Aku hanya perlu menunggu waktu yang datang dan
semua akan berakhir dengan bahagia”,
__ADS_1
“Tidak,
ini tidak boleh terjadi! Semua sudah berjanji untuk tidak berpaling”,
“Tapi
bagaimana aku bisa melakukan hal itu jika aku mendengar hati mereka begitu
pilu. Wajahnya tak lagi menginginkan diriku begitu juga dengan dirinya”,
“Tidak!
Hentikan itu, aku mohon mau mendengarnya lagi. Sekarang biarkan aku dan Martha
yang mengurus semua ini. Dia, Romeo harus menepati janjinya padamu”,
“Tidak,
Rasi biarkan waktu yang mengatakannya”, Rasi mulai pergi meninggalkanku
sendirian.
Rasi
melihat teman-teman menunggu, dirinya melihat tajam Alecia yang berdiri di
samping Romeo. Martha dan Roman datang menghampiri menanyakan keadaan Alika.
“
Bagaimana keadaanya?”,
“Dia
baik, hanya saja dia tak mau diganggu sementara ini”,
“Syukurlah
kalau begitu, aku takut sekali sesuatu terjadi padanya”,
“Martha,
kita harus bicara berdua sebentar”,
“Ya
baiklah, ke ruang kerjaku!”, Martha dan Rasi pergi. Kepergian mereka berdua
membuat Roman mendapat banyak pertanyaan dari yang lain mengenai keadaan Alika.
*Ruang kerja Martha
Martha
masuk bersama Rasi, Rasi menutup pintu lalu duduk di kursi berhadapan dengan
Martha. Tiba-tiba Rasi menundukan wajahnya ke meja, lalu bangkit dan melihat
Martha.
“Kau
tahu, aku benar-benar kesal! Aku marah, Martha. Aku benar-benar marah!”,
“Ada
apa? Keadaan Alika baik-baik saja bukan?”,
“Tidak,
dia akan pergi meninggalkan kita lagi. Kau tahu perjanjian saat kita
membangkitkan dia?”,
“Ya,
aku ingat!”,
“Sekarang
perjanjian itu telah dimulai perlahan-lahan”,
“Romeo
memilih gadis lain? Apa itu Alecia?”
“Ya, benar”,
“Maka
singkirkan gadis itu sekarang! Atau kita dalam bencana besar”,
“Ya aku
tahu, tapi apa rencana kita untuk menyingkirkannya? Menurutku, akan lebih baik
menyingkirkan Alecia dari hati Romeo atau sebaliknya”,
“Ya itu
rencana bagus, tapi bagaimana?”,
“Kita
minta Romeo menjaga Alika terus!”,
“Lalu
Roman? Kau mau membuat perang dunia 3 di dunia ini ya?”,
“Tidak,
kita buat Alecia sibuk dengan Roman”,
“Itu
rencana yang menarik! Baiklah kita mulai”,
*Rasi
Ya
hanya rencana itu yang bisa membuat ratu kami bertahan di dunia ini atas
__ADS_1
perjanjian pembangkitan. Kami harus lakukan itu apapun risikonya. Hanya ini
jalan yang terbaik.