Bride Of Vampire: The Revenge

Bride Of Vampire: The Revenge
Episode 30


__ADS_3

          Roman tersetrum lalu terlempar ke tanah dan bangkit kembali, kemudian mencoba


kembali. Lagi, ia lakukan hal itu hingga berkali-laki. Teregah-egah dan


berhenti, seraya berucap “ Kamu, kamu Alika bukan? Alecia ada di luar. Kenapa


kamu lakukan ini? Menjauh dari Romeo dan diriku?”,


          “Tidak, bukan itu tujuanku. Baiklah, menjauh dari sini sedikit!”, kuhancurkan


penghalang dengan sihir biru begitu bebas aku langsung berjalan mendekatinya, “


Aku tidak percaya akan kesempatan tapi kamu tahu aku disini. Kupikri kamu


adalah yang terbaik, jadi jangan buat Romeo tahu. Dia akan marah jika tahu, dan


aku tidak mau menyakiti Alecia. Aku tidak mau merebut Romeo darinya”,


          Roman yang mendengar hal tersenyum manis lalu memegang erat tanganku. Perlahan-lahan


kami mendengar suara kaki melangkah yang semakin dekat. Akhirnya dengan terpaksa aku mengubah diri menjadi bunga mawar biru yang beterbangan dan Roman menjadi kelelawar. Terbang melewati Rey dan keluar.


          Rey


yang melihat Alecia tidak ada di tahanan secepatnya melapor pada Ethan. Ethan


marah setelah mendengar hal tersebut. Ia pun memerintahkan pasukannya untuk


menangkap Alika. Perlawanan dan perkelahian pun terjadi.


          Aku dan


Roman kembali menjadi manusia, lalu kami membantu melawan Ethan bersama yang


lain. Saat itu Alika mencoba mencari perhatian dengan cara membahayakan dirinya


sendiri, saat ia tak berdaya Romeo datang melindunginya. Ya itulah harapan


Alika yang sebenarnya Alecia. Sementara Roman mencoba melindungi Alecia yang


sebenarnya adalah Alika.


          Saat


itu juga pemburu vampir datang bersama wolf, wolf segera memburu Rey. Rey yang


melihat kedatangan anggota wolf secepatnya melarikan diri tetapi dirinya


dikejar Wen dan Yukatzu. Karena jumlah orang semakin berkurang, Ethan


memutuskan pergi setelah melihat bantuan lawan datang. Tetapi ternyata pemburu


vampir juga memburu kami tetapi tidak aku, Martha, Jim Wa dan Rasi diam


ditempat sementara yang lain merubah diri menjadi kelelawar dan pergi.


          “Kita


terlambat,”ucap Lee.


          “Aku


rasa tidak, wolf telah mengejar Rey”,


          “Itu


bagus!”,


          “Alika,


apa kamu baik-baik saja? Apa mereka keluargamu?,”tanya Zimma.


          Tetapi


Alika hanya diam saja karena tidak mengenal Zimma, tetapi saat Zimma bertanya


itulah aku berucap “ Ya kami baik-baik saja, terima kasih telah datang. Maaf


apa kalian pemburu vampir?”,


          “Ya,


siapa namamu?”,


          “Namaku


Alecia, maafkan Alika ya dia agak lupa karena dia dalam masalah. Terima kasih,


sebaiknya kami pergi sekarang!”,


          “Ya


selamat malam”,


          Kami


pergi tanpa ada rasa curiga sementara pemburu vampir menelusuri kastil drakula


mencari jejak kemana vampir akan pergi selanjutnya. Kim dan Yoong ingat akan


tempat ini menaruh pengintai agar mengetahui vampir itu lagi jika kembali maka


mereka bisa dengan cepat datang dan memburu mereka.


          Dalam


perjalanan pulang, kami kembali bertemu dengan yang lainnya. Tetapi entah


kenapa kali ini Romeo ingin pulang bersamaku. Kupikir ia ingin pulang bersama


Alika, saat itulah sebelum pulang. Aku memberi bahasa isyarat untuk bicara


berdua saja dengan Alika. Kami berjalan jauh dari mereka.


          “Apa


yang kamu dapatkan?,”tanyaku.


          “Kupikir


ia mencintaimu dari pada aku”,


          “Kupikir

__ADS_1


pula ia memilihmu dari pada aku”,


          “Bagaimana


mungkin dia memilihku?”,


          “Dia


mengajakmu pulang bukan aku, jadi kembalilah menjadi dirimu. Aku ingin kamu


bahagia bersamanya, kulihat dia begitu bahagia jika denganmu”,


          “Tapi


itu ketika aku menjadi dirimu”,


          “Tapi


kamu tahu ini sebaliknya”,


          Akhirnya


kami kembali bertukar dan pergi menemui mereka. Aku, Alika tidak pulang bersama


Romeo tetapi Romeo pulang bersama Alecia. Sementara aku pulang bersama Roman.


          Sisi


lain, Rey masih dalam kejaran Wen dan Yukatzu. Kali ini ia benar-benar tak bisa


lolos dari kedua sahabatnya sendiri. Wen dan Yukatzu berhasil menghajar Rey.


Lalu membawa Rey yang pingsan itu menjauh dari kota ini menuju kota asal


mereka. Membawa Rey ke ketua wolf, pemimpin tertua bukan pemimpin kelompok.


***


          Pagi


hari di VA, berjalan di taman bersama Alecia. Kadang diriku menatapinya


sebentar lalu mengalihkan pandangan ke tempat lain. Ada sebagian hatiku yang


menangis karna kehilangan. Ya aku merasakan akan kehilangan kembali datang


padaku. Sebenarnya pagi ini aku mengantar Alecia ke sebuah danau dimana Romeo


dan Roman telah menunggu kami berdua. Kedatangan kami disambut hangat oleh


mereka berdua. Di depanku, Romeo melamar Alecia untuk kedua kalinya. Dan lagi,


air mataku menetes jatuh tapi kali ini aku berhasil menahannya. Aku hanya


tersenyum manis ketika Alecia melihat ke arahku. Alecia menerima lamaran Romeo,


dan mengenakan cincin itu kembali. Sementara hatiku, aku merasakan sesak yang


begitu hebat hingga aku pergi tanpa sepatah kata meninggalkan mereka.


          Roman


menyusul kepergian Alika tetapi dirinya kehilangan jejak begitu saja. Angin


meniup kelopak bunga mawar biru beterbangan dibawa olehnya menuju VA.


wujudnya menjadi manusia. Rasi yang melihat kedatangan Alika secepatnya


mendekati tapi seketika itu juga Alika terjatuh dan pingsan.


***


          Rasi


mencek keadaan Alika yang dibaringkan di kasur, sementara yang lain menanti di


luar. Rasi menyentuh Alika dan merasakan betapa dinginnya tubuh anak itu. Rasi


pun memiliki firasat buruk padanya bahwa anak itu akan mengakhiri hidupnya.


Anak itu hidup karena dibangkitkan atau reinkarnasi yang artinya tidak


sepenuhnya jiwa ada di dunia ini sesuai perjanjian.


          Kubuka


mataku perlahan-lahan dan melihat Rasi,


          “Apa


yang terjadi, Rasi?”,


          “Kamu


tadi pingsan, tubuhmu dingin sekali”,


          “Aku


baik-baik saja Rasi, bagaimana kabar Alecia sekarang?”,


          “Dia baik,”


Rasi mengambil kursi lalu duduk di depanku, “ Apa kamu, kamu menyetujui dan


merelakan Romeo yang membangkitkanmu? Kamu tak boleh merelakannya, bukankah dia


membangkitkanmu karena mencintaimu”,


          “Tapi


bukankah dengan begitu Alecia akan bahagia begitu juga dengan Romeo!”,


          “Tapi


bukankah itu akan…., aku tidak mau kehilanganmu! Bagaimana dengan kami yang


ditinggalkan?”,


          “Semua


akan jauh lebih baik, Rasi. Aku hanya perlu menunggu waktu yang datang dan


semua akan berakhir dengan bahagia”,

__ADS_1


          “Tidak,


ini tidak boleh terjadi! Semua sudah berjanji untuk tidak berpaling”,


          “Tapi


bagaimana aku bisa melakukan hal itu jika aku mendengar hati mereka begitu


pilu. Wajahnya tak lagi menginginkan diriku begitu juga dengan dirinya”,


          “Tidak!


Hentikan itu, aku mohon mau mendengarnya lagi. Sekarang biarkan aku dan Martha


yang mengurus semua ini. Dia, Romeo harus menepati janjinya padamu”,


          “Tidak,


Rasi biarkan waktu yang mengatakannya”, Rasi mulai pergi meninggalkanku


sendirian.


          Rasi


melihat teman-teman menunggu, dirinya melihat tajam Alecia yang berdiri di


samping Romeo. Martha dan Roman datang menghampiri menanyakan keadaan Alika.


          “


Bagaimana keadaanya?”,


          “Dia


baik, hanya saja dia tak mau diganggu sementara ini”,


          “Syukurlah


kalau begitu, aku takut sekali sesuatu terjadi padanya”,


          “Martha,


kita harus bicara berdua sebentar”,


          “Ya


baiklah, ke ruang kerjaku!”, Martha dan Rasi pergi. Kepergian mereka berdua


membuat Roman mendapat banyak pertanyaan dari yang lain mengenai keadaan Alika.


*Ruang kerja Martha


          Martha


masuk bersama Rasi, Rasi menutup pintu lalu duduk di kursi berhadapan dengan


Martha. Tiba-tiba Rasi menundukan wajahnya ke meja, lalu bangkit dan melihat


Martha.


          “Kau


tahu, aku benar-benar kesal! Aku marah, Martha. Aku benar-benar marah!”,


          “Ada


apa? Keadaan Alika baik-baik saja bukan?”,


          “Tidak,


dia akan pergi meninggalkan kita lagi. Kau tahu perjanjian saat kita


membangkitkan dia?”,


          “Ya,


aku ingat!”,


          “Sekarang


perjanjian itu telah dimulai perlahan-lahan”,


          “Romeo


memilih gadis lain? Apa itu Alecia?”


          “Ya, benar”,


          “Maka


singkirkan gadis itu sekarang! Atau kita dalam bencana besar”,


          “Ya aku


tahu, tapi apa rencana kita untuk menyingkirkannya? Menurutku, akan lebih baik


menyingkirkan Alecia dari hati Romeo atau sebaliknya”,


          “Ya itu


rencana bagus, tapi bagaimana?”,


          “Kita


minta Romeo menjaga Alika terus!”,


          “Lalu


Roman? Kau mau membuat perang dunia 3 di dunia ini ya?”,


          “Tidak,


kita buat Alecia sibuk dengan Roman”,


          “Itu


rencana yang menarik! Baiklah kita mulai”,


*Rasi


          Ya


hanya rencana itu yang bisa membuat ratu kami bertahan di dunia ini atas

__ADS_1


perjanjian pembangkitan. Kami harus lakukan itu apapun risikonya. Hanya ini


jalan yang terbaik.


__ADS_2