Bride Of Vampire: The Revenge

Bride Of Vampire: The Revenge
Chapter 186


__ADS_3

Setelah itu, aku kembali memunculkan ke empat gadis yang terkunci itu ke permukaan. Mereka masih terkunci, dan tidak bisa bergerak.


“Hei, hei! Cepatlah katakan bahwa kalian menyerah?” ucapny meminta.


“Kami tidak akan menyerah!”


“Jadi kalian tidak mau menyerah ya? Apa kalian ingin terus seperti ini? Ini menyakitkan loh! Apa kalian tidak sadar kalau teman kalian, Yunba itu perlahan- lahan melemah. Dia perlu pertolongan, apa kalian tidak mau melihatnya ke belakang?”


Ketiga gadis yang berada di depan terkejut, mereka pun mulai menoleh kebelakang. Melihat Yunba yang sudah tak sadarkan diri.


“Yunba!” teriak mereka serentak.


“Yuna, Yunba! Bangun Yunba!” teriak salah satu temannya.


“Hey, gadis sialan! Apa yang kamu lakukan pada teman kami?!”


Tertawa kecil, dan menjawab “Ya kupikir kalian dari klan pengendali dan vampir mengetahui apa yang kulakukan! Heh, ternyata bodoh juga. Jika kalian tidak mau mengakui kekalahan kalian, jangan harap teman kalian itu akan selamat! Semakin lama kalian mengundur waktu, temanmu dan kalian semua akan kehabisan darah!”

__ADS_1


Seketika mendengar penjelesan itu, mereka terkejut dan mulai berpikir apa yang sebenarnya telah di lakukan oleh gadis sialan itu. Mereka mulai menyadari bahwa gadis sialan itu bukan lah gadis yang lemah. Mereka bertiga yang masih bertahan pun mulai saling tatapn satu sama lain, kedipan mata penuh makna dan tolehan anggukan yang memberi isyarat.


Sebagai perwakilan, gadis vampir pun berucap “Ya baiklah, kami mengakui kesalahan kami. Jadi cepatlah bebaskan kami!”


“Hah, kalian pikir aku bodoh? Bukankah perjanjian awal kita semudah mengatakan ‘menyerah!’ aku akan menghubungi orang tua kalian, dan meminta mereka untuk datang kemari secepatnya. Ya jika salah satu dari orang tua kalian tidak datang, maka sebagai akibatnya kalian akan tetap seperti ini hingga kalian kehabisan darah dan kekuatan. Tapi untuk gadis vampir, aku akan membuatmu meleleh dengan sinar matahari! Ya aku yakin kamu tidak akan menyukai ini, dan kalian semua akan mengingat dan tidak lagi meremehkan aku bahkan Xia” ucapku yang kemudian mendekati mereka satu persatu.


Mendekati gadis vampir, dan meminta menyebutkan nomor ponsel orang tuanya.


“Gadis manis, katakan nomor ponsel orang tuamu! Ya jika kamu berbohong, jangan salahkan aku jika Yunba tidak bisa di selamatkan!”


“Ah, ya benar! Itu lebih tepat, jadi katakan lah. Atau temanmu juga akan segera menyusul kondisi Yunba!”


Tanpa menunda lagi, gadis vampir itu memberitahuku nomor ponsel orang tuanya. Aku pun segera menghubungi orang tuanya, begitu terhubung aku meminta gadis vampir untuk meminta orang tuanya datang ke tempat ini. Aku tidak peduli orang tuanya datang dengan banyak orang atau tidak, yang terpenting mereka harus menuruti apa yang kumau.


Begitu berhasil dengan gadis vampir, aku mendekati pengendali tanah, air dan udara. Aku melakukan hal yang sama. Aku tidak akan membiarkan seorang pun lolos dariku, bahkan jika ia melarikan diri dan aku mengetahuinya, aku tidak akan memberinya ampun sedikit pun. Ya aku memang kejam, tetapi aku hanya ingin ke empat gadis ini berhenti menyakiti temanku.


Beberapa menit kemudian.

__ADS_1


Ya seperti yang telah di janjikan, perlahan- lahan semua orang pun datang. Gadis vampir ini mengundang ayahnya datang bersama anak buahnya begitu juga dengan gadis pengendali. Kedatangan mereka yang melihat putri kesayangannya di sakiti pun seram. Tetapi mereka bersikap tenang sebelum menyerang diriku.


“Selamat datang tuan- tuan, perkenalkan nama saya Aresha. Saya tidak bermak.....” terhenti bicara karna secara bersamaan gadis vampir itu berteriak memanggil ayahnya.


“Ayah! Tolong aku!” teriaknya.


Teriakan gadis vampir itu di ikuti oleh kedua temannya, sementara Yunba sudah tidak sadarkan diri. Mendengar ocehan mereka, aku segera menggunakan kemampuanku sebagai pengendali darah menutup mulut mereka rapat- rapat. Menggenggam tanganku erat- erat, sama dengan aku menutup mulut mereka rapat- rapat.


“Baiklah, aku akan kulanjutkan perkenalan kita. Aku tidak bermaksud untuk menyakiti anak kalian, aku akan mengembalikan Yunba kesedia kala. Tetapi aku ingin anak gadis kalian menetapi janjinya padaku, dan orang tuanya sebagai saksi. Orang tuanya harus melakukan perjanjian ini!”


Orang tua dari gadis vampir pun berucap, “Nona Aresha, namamu Aresha kan?”


“Ya, Tuan!”


“Saya ingin bertanya pada Nona Aresha, apa boleh?”


“Ya tentu, Tuan!”

__ADS_1


__ADS_2