
Perlahan-lahan matahari mulai tenggelam, kegelapan datang tidak menyisakan cahaya sedikitpun kecuali manusia dan makhluk bumi menciptakan cahaya itu sendiri untuk menerangi jalan mereka. Sesuatu yang tidak pernah terduga oleh manusia telah mengintai nyawa mereka. Hilangnya kristal penjaga membuat vampire nakal keluar dari tempat persembunyian mereka, dan mendekati keramaian manusia yang tidak pernah berhenti, tidak pernah sunyi dan tidak pernah tidur.
Rasa haus akan darah telah menguasai jiwa mereka sejak lahir atau bahkan sejak mereka mengubah nasib mereka dari manusia menjadi vampire. Akademi Yexiao menampung anak-anak vampire yang bersembunyi di asrama. Para vampire itu diam-diam melarikan diri dari asrama dan menuju keramaian kota. Mereka pergi ke klub malam untuk mencari mangsa dengan cara menggoda manusia, mereka memiliki apapun bahkan kekayaan dan uang yang melimpah tetapi semua itu tidaklah bernilai. Darah, ya darah adalah sesuatu yang berharga bagi para vampire dan karena itulah klub malam tempat yang sesuai untuk dijadikan target.
Seorang gadis cantik berpakaian seksi terbuka datang dan memasuki klub malam bersama dua sahabatnya. Mereka segera pergi mendekati bartender dan memesan beberapa minuman. Beberapa pria yang melihat mereka mulai tertarik, penampilan mereka yang begitu menggoda dan sikap polos itu.
Sementara itu keberadaan Aresha.
Aku merasa kesal jika bersama Ethan sepanjang hari, tetapi mau tidak mau aku harus bersamanya hanya untuk memanfaatkan pria ini meski ia sedikit menggodaku. Kali ini kami pergi ke resto Flower 2. Diriku melihat Sha dan Sofie juga ada di tempat ini. Mereka membicarakan tentang bisnis seperti rencana yang telah ditentukan.
Sha menyerahkan dokumen berisi desain yang ingin ia pesan pada Sofie.
“Nona Sofie, seperti janji saya ingin bekerja sama denganmu. Saya ingin memesan gaun pengantin yang mewah untuk adik saya. Adik perempuan saya akan segera menikah jadi saya ingin menyiapkan gaun yang mewah dan terbaik. Apakah nona Sofie bisa membuatnya untuk adik perempuan saya? Saya akan membayar berapapun yang diminta oleh nona.”
“Gambar gaun ini bagus, kamu ingin saya menggunakan bahan apa?”
“Saya tidak tahu, tetapi saya hanya ingin nona Sofie membuatkan gaun yang mewah dengan kualitas terbaik, semuanya saya serahkan pada nona Sofie”
“Ya baiklah, terima kasih banyak telah mempercayai saya. Saya akan mengerjakannya sebaik mungkin”
“Ya, saya yakin nona Sofie dapat dapat melakukan yang terbaik.”
Hingga seorang pelayan datang dan memberikan buku menu. Lalu kedua orang ini pun memesan makanan dan minuman sesuai di buku menu. Tidak lama kemudian pelayan itu pun pergi dan perbincangan kembali dilanjutkan.
“Nona Sofie, saya akan mengambil mengambil topeng emas besok. Saya harap, topeng emas saya masih ada”
“Ya, tentu saja. Kamu tidak perlu khawatir, barang itu sangat aman bersama saya. Saya menyimpannya di tempat rahasia. Jika begitu, besok saya akan mempersiapkannya untukmu. Apakah kamu perlu keamanan untuk membawanya pergi? Saya akan siapkan orang bagian keamanan untukmu.”
Sha tersenyum, “Terima kasih, tidak perlu merepotkan nona Sofie. Ngomong-ngomong kapan nona Sofie akan segera menikah?.”
“Secepatnya, kami sedang mengusahakan yang terbaik untuk pernikahan nanti.”
“Itu bagus, saya harap nanti bisa datang ke acara pernikahanmu.”
“Ya jika, Sha ingin datang tentu saja. Saya pasti akan mengundang Sha dengan rasa hormat dan terima kasih.”
__ADS_1
Perlahan-lahan Sha mencoba memikat Sofie, ia ingin Sofie segera memutuskan hubungannya dengan Sha. Zhia juga berada di tempat ini, wanita ini mengambil beberapa foto romantis mereka berdua yang dilakukan secara tidak sengaja.
Di meja lain, aku dapat melihat Zhia yang bersama Briand. Pria itu, aku mengingat jelas siapa dirinya. Aku tidak menduga kepergianku meninggalkan ibu adalah sebuah kehancuran yang baru dimulai. Aku tidak tahu bagaimana ibuku sekarang, tetapi aku sama sekali tidak pernah mendengar ataupun melihat Violin ( Alika ) memperlakukan ibuku dengan sangat baik. Briand dan ibuku telah bercerai ketika diriku pergi. Aku sendiri tidak menduga hal ini terjadi jika saja orang bawahanku tidak memberitahuku. Tetapi sekarang misiku adalah untuk menghancurkan pria itu yang hanya menginginkan kekayaan ibuku. Ia sangat jelas memanfaatkan ibuku. Ketika diriku pergi dan mengetahui semua ini, aku seperti dalam mimpi buruk dan aku tidak pernah menduga akan akhir kisah cinta ibuku. Ia harus terluka untuk kedua kalinya. Namun, wanita cantik itu akan melakukan sesuatu pada hidup pria jahat itu. Malam ini adalah kehancuran baginya.
Ethan yang berada di depanku terus menatapku, lalu berucap “Kita sebenarnya sedang apa ke tempat ini? Apakah kamu sedang menunggu seseorang?.”
“Tidak, aku hanya ingin mencoba makanan di tempat ini. Apa itu salah?”
Ethan menggelengkan kepala, “Tidak, tapi mengapa kamu tidak memintaku saja untuk memasak untukmu. Apakah kamu mau mencoba masakanku?”
“Tidak, aku tidak mau!” ucapku yang seketika itu membuat pria ini menundukan kepalanya. Aku melihatnya kecewa, ia seperti anak perempuan. Tetapi aku tidak tega melihatnya seperti itu, aneh sekali jika penguasa kegelapan terlihat suram begitu. “Ethan, jika aku seperti itu aku tidak mengerti maksudmu” ucapku menatapnya.
Ethan menundukan kepala pun melihat ke arahku, “Mengapa aku selalu ditolak?” tanya Ethan singkat dan terdengar pelan.
“Hahaha... ya ampun! Kamu tidak menaruh harapan kan padaku?”
“Apa aku tidak boleh begitu?”
“Aku sangat berterima kasih kamu menemaniku hari ini, mungkin lain kali kamu membawakan masakanmu padaku”
“Ya, kamu kirimkan saja pesan lewat ponselmu. Undang aku makan malam atau makan bersama, aku pasti datang. Tapi.... ( berbisik) aku tidak akan memaafkanmu jika kamu mencoba menggigit leherku loh!”
Meski aku sedikit mengancam dirinya, tetapi pria ini tetap tersenyum. Aku sendiri tidak tahu apa yang dipikirkannya, tetapi aku tetap harus menjaga jarak dengannya atau aku akan digigit vampire.
Usai makan malam di resto Flower 2 dan mengamati target kami. Ethan mengantarku pulang.
“Aresha, kamu tinggal dimana? Aku harus mengantarmu kemana?”
“Oh, tenang saja. Bisakah kita ke hotel bintang lima di kota ini? Aku tinggal disana bersama seseorang”
“Ya baiklah!” ucapnya.
Dalam perjalanan pulang, Ethan diam-diam memperhatikanku dan aku menyadari pria ini. Hingga akhirnya tiba di tempat tujuan. Mobil ini berhenti.
“Terima kasih telah menemaniku seharian!” ucapku.
__ADS_1
Ethan memperhatikan hotel bintang lima ini, ada beberapa pria di depan pintu hotel.
“Kamu tinggal bersama siapa disini?”
“Bersama seseorang”
“Apakah orang itu adalah laki-laki?”
“Ya benar, sampai jumpa lagi Ethan” ucapku segera keluar dari mobil.
“Sampai jumpa!” jawab Ethan.
Aku pun segera memasuki gedung berlantai yang menjulang ke langit itu. Aku segera menuju kamar tempat seseorang telah menunggu. Masuk ke dalam lift dan menekan tombol untuk menuju lantai yang dituju.
Tidak lama kemudian aku telah tiba di depan pintu kamar seseorang. Aku pun segera mengetuk pintu seraya berucap “Al, aku datang!” ucapku.
Tidak perlu lama menunggu pintu terbuka untukku, seorang gadis telah berada di tempat ini. Aku segera masuk ke dalam. Ia adalah Alecia, Alecia menutup pintunya kembali. Aku pun segera duduk di sofa, begitu juga dengan Alecia. Kami duduk berhadapan.
“Bagaimana tugasmu? Apakah kamu sudah melakukannya dengan baik? Kamu masih merindukan mantan suamimu itu ya?”
“Tidak, aku tidak merindukannya. Saat aku bersamanya, aku baru mengetahui jika Romeo tidak hanya mencintai satu gadis. Aku pikir ia memikirkanku atau pun Sofie, tapi nyatanya tidak. Banyak gadis di belakang dirinya. Sekarang aku benar-benar siap menghancurkan hidupnya.”
“Bagus, besok akan ada beberapa kamar yang hebat. Saat itu terjadi, kamu tidak boleh terlihat. Tetaplah bersama Lady, ia akan menjagamu sepenuhnya”
“Terima kasih, Aresha. Sekarang aku benar-benar tahu apa itu artinya cinta yang aku pikir ia memang lah jodohku tetapi nyatanya selama ini aku salah. Andai saja dulu aku tidak keras kepala, aku pasti tidak akan menerima kutukan dari gadis penyihir biru ini”
“Ya tentu saja.Aku rasa Lady, Sha, dan Zhia sedang mengurus sesuatu dengan baik.”
Alecia tersenyum manis, “Aresha, saat kita ke akademi Yexiao. Apakah mataku benar-benar melihat Roman bersama gadis lain?”
“Ya benar sekali, gadis yang kamu lihat adalah penyihir biru, Alika. Alika bereinkarnasi menjadi Violin, ia mengambil raga seseorang. Tetapi ia tetap saja bukan gadis yang baik. Aku lebih suka dirimu dibanding Alika.”
“Kenapa? Kenapa kamu menyukaiku dibanding Alika?”
“Ya, itu karena Alika telah mengutukmu, dan mengambil raga orang lain. Kamu tahu tidak, seseorang yang dibangkitkan itu memiliki perjanjian, terlepas dari perjanjian itu ia harus mencari tubuh seseorang untuk diambil atau menunggu untuk dilahirkan kembali. Alika telah mengambil raga orang lain, artinya ia bukan gadis yang baik.”
__ADS_1