BUKAN SEKEDAR SAHABAT

BUKAN SEKEDAR SAHABAT
Episode 114


__ADS_3

Selamat membaca ...


London...  Kajol KW datang ...


“Sweety, bangun sayang. Kita sudah sampai.” Andrew mengelus pelan wajah Fania saat Jet Pribadinya sudah mendarat dengan lancar di Bandara Heathrow London, Inggris. Yang tentunya Jet Pribadi Andrew punya akses pribadi tersendiri di Bandara Internasional tersebut.


Fania pun membuka matanya perlahan lalu menatap Andrew sembari mengumpulkan nyawanya. Andrew yang masih sabar menunggu Fania nya benar benar bangun dari tidurnya masih tersenyum memperhatikan wajah Fania yang selalu membuat dia terpesona.


“Udah sampe?.” Tanya Fania dengan suara yang sedikit serak.


“Udah Little F. Tuh lihat kesamping.” Ucap Reno yang sudah kembali terlihat duduk di depannya juga Ara yang tersenyum padanya. Sementara Reno menunjuk kaca jendela Jet.


“Welcome to London, Little F (Selamat datang di London, Little F).” Ucap Ara dengan senyumannya.


Dan Fania bangun perlahan lalu menoleh kesamping kirinya.


Tampak kaca Jet yang berembun dalam pandangan Fania dan dia pun menggosoknya dengan tangan yang terbalut sweater, yang sebelumnya dipakaikan Andrew sebelum Fania tertidur.


Langit mendung kota London yang terkenal juga sebagai kota hujan, menyapa Fania dari balik jendela Jetnya Andrew. Hawa dingin pun sudah sedikit terasa menusuk kulit Fania meski dia masih didalam pesawat.


“Pakai coat kamu dulu Sweety.” Ucap Andrew sambil membantu Fania memakaikan coat nya.


“Udah kumpul belom nyawa lo Jol?.” Celetuk Jeff.


“Udah.” Sahut Fania.


“Ya udah Yuk.” Ajak Reno dijawab anggukan oleh Fania.


“Kalian duluan aja.” Ucap Andrew. Dan Reno serta Ara bergegas berdiri dari duduk mereka sambil bergandengan. “Ready to say Hello to London, my Lovely Fania? (Siap untuk menyapa London, Faniaku sayang?).” Ucap Andrew tersenyum lalu menyodorkan tangannya agar Fania menggandengnya.

__ADS_1


Fania dengan senyumnya yang menawan itu tanpa berpikir panjang langsung menyambut tangan si Donald Bebek kesayangannya itu. Dan mereka pun berjalan untuk segera turun dari pesawat.


Hawa dingin kota London, makin menusuk tulang Fania saat sudah berada di pintu pesawat. ‘Dingin banget ya Tuhan.’ Batin Fania. Untung saja dirinya juga memakai sweater di balik coat yang baru ia pakai.


Fania berdiri sebentar. Mengedarkan pandangannya pada area sekitar bandara yang tampak basah dan tumpukan salju yang tidak terlalu banyak. Sepertinya juga sudah dibersihkan oleh para petugas agar setiap pesawat yang mendarat tetap aman.


“Welcome to London....” Ucap Andrew yang berada di samping Fania. “My Love.” Ia pun mengecup pipi Fania dengan mesranya. “Yuk.” Ajak Andrew sambil menggandeng Fania menuruni anak tangga Jet pribadinya.


Tak lupa Andrew berterima kasih kepada para kru pesawat miliknya. Begitupun Fania.


Reno, Ara dan Jeff sudah dibawah menunggu Fania dan Andrew turun. Kakak ganteng Fania tersenyum sangat lebar saat melihat Fania berdiri ditangga pesawat bersama Andrew. Dia sangat bahagia kalau akhirnya bisa membawa Fania ikut serta ke London.


“Hei Kajol!. Ngapain disitu lama – lama?. Jangan bilang minta foto lagi Ya.” Teriak Jeff dari bawah saat melihat si Fania terpaku saat akan menuruni pesawat. Fania yang mendengarnya tersenyum lebar lalu menjulurkan lidahnya pada Jeff.


Dan Fania juga Andrew menuruni tangga pesawat untuk segera menyusul tiga orang yang sudah duluan.


Senyum Fania tak hilang – hilang hingga sampai di dekat Kakak gantengnya.


Fania langsung memeluk Kakak gantengnya itu tanpa melepas senyumnya.


“Makasih Kak ....” Ucap Fania tulus yang matanya sedikit berkaca – kaca karena ia merasa terharu dengan semuanya sampai hari ini. Sampai akhirnya dia bisa menginjakkan kakinya di London yang selama ini menjadi mimpi seorang Fania.


“You are very welcome.” Ucap Reno yang memeluk Fania balik dengan erat. Membuat sang istri ikut merasakan kebahagiaan mereka. Termasuk juga Jeff yang ikut tersenyum karna ikut merasakan kebahagiaan Fania.


Apalagi Andrew. Laki – laki plontos itu tampak tersenyum sangat lebar melihat kedekatan Fania dan Reno.


Fania kemudian menoleh pada Andrew setelah melepas pelukannya dengan Reno.


Ia pun tanpa ragu memeluk Andrew juga dengan eratnya seperti menyalurkan rasa bahagianya yang tak terkira. Bisa berada di London bersama dua orang laki – laki kesayangannya. “Makasih Ya Nald.” Ucap Fania sambil menatap Andrew dengan tersenyum.

__ADS_1


“Anything for you, Fania (Apapun untukmu, Fania).” Ucap Andrew tulus sambil membelai lembut wajah Fania lalu mengecup pipi gadis kesayangannya itu.


Lalu Fania berjalan beriringan bersama Andrew dan Reno sambil kedua tangannya merengkuh pinggang kedua Guardian Angel nya nan Tampan itu melewati basahnya jalanan Bandara menuju mobil yang akan menjemput mereka.


Betapa bahagianya hati Fania. Amat sangat bahagia. Tak perduli seberapa dingin hawa Kota London yang menusuk kulitnya, karena kebahagiaannya mampu membuat Fania tak menggubris dinginnya kota London saat ini.


“Kalian ga tau sih. Berapa lama gue menanti momen ini. Bersama – sama Kak Reno dan Donald nya Fania. My R ‘n D!.” Ucapnya kencang  namun  tulus sambil tersenyum lebar menyiratkan kebahagiaan hatinya.


Reno juga Andrew sama bahagianya seperti Fania. Kedua laki – laki itu tersenyum lebar karena Fania berada di tengah mereka sambil berjalan dengan memeluk pinggang keduanya. Lukisan kebahagiaan di wajah Fania sudah cukup melegakan hati Reno dan Andrew sekarang.


Apalagi kata – kata Fania barusan yang sangat mengena di hati dua kakak ketemu gedenya, yang sekarang salah satunya sudah resmi menjadi kekasih si Kajol KW.


‘You also don’t know, how long we’ve been waiting for this moment (Lo juga ga tau, berapa lama kami menanti saat ini).’ Batin Reno dan Andrew.


“Just like old times, Huh? (Seperti masa lalu, yah?).” Ucap Reno sambil menatap Andrew penuh arti dengan tersenyum.


“Just like old times.” Sahut Andrew yang juga menatap Reno dengan senyumannya yang merekah.


“Just like old times, Fania?.” Tanya Reno dan Andrew bersamaan pada Fania.


Dan Fania melepaskan pelukannya dari Reno dan Andrew, berjalan sedikit maju lalu berbalik menghadap Reno dan Andrew.


“Just like old times .... !!.” Ucap Fania dengan riang dan lantang sambil merentangkan kedua tangannya dan senyuman lebar yang belum juga hilang dari wajahnya. Dan ia pun kembali menghambur untuk memeluk Reno dan Andrew lagi.


Kali ini tanpa diminta, Jeff berinisiatif untuk menjepret moment bersejarah antara Reno, Andrew dan Fania saat ini. Toh dirinya juga ikut bahagia, melihat kebahagiaan di depannya.


Ekspresi dan ungkapan Kebahagiaan Fania sudah membuat Reno dan Andrew tidak bisa berkata – kata lagi. Selain senyum bahagia yang memancarkan kelegaan hati mereka.


***

__ADS_1


To be continue ...


** Ah\,  Author pun ikut bahagia ** 💗


__ADS_2