
Selamat membaca...
*
Reno, Ara, dua J beserta Andrew kini sedang menunggu Fania saat acara hang out mereka selesai karna memang band Fania juga sudah selesai manggung.
Ditambah lagi ada aura dingin antara Andrew dan Fania yang sepertinya kalau hang out dipaksakan lebih lama, suasana malah jadi ga enak. Jadi mereka memutuskan untuk menyudahi acara hang out mereka, bersamaan dengan bandnya Fania yang juga menyelesaikan penampilan mereka malam itu.
Reno, Ara, dua J beserta Andrew menunggu Fania di area luar lobby hotelnya Reno. Sekalian meminta para petugas vallet untuk menyiapkan mobil mereka.
Fania sedang berpamitan dengan anggota he Boyz n Girls juga kak Rita di dalam. Tak berapa lama gadis itu pun terlihat sedang berjalan di dalam lobby dalam hotel menuju area luar untuk menghampiri mereka yang sedang menunggunya.
Fania sempat memandangi Andrew saat dia berjalan di area lobby dalam hotel, toh memang pintu utama hotel yang memang hampir semuanya kaca bisa membuat yang di luar terlihat dari dalam begitupun sebaliknya. Saat Fania hampir sampai pintu utama hotel, kebetulan mobil Andrew yang ada dibarisan depan dan petugas vallet memberikan kunci mobil pada si empunya.
Saat Fania sudah ada di tengah – tengah mereka yang sedang menunggunya, Andrew sudah duduk di belakang kemudi mobil miliknya. Reno, Ara serta Jeff masih berdiri ditempatnya. Sementara John terlihat sedang asik
ngobrol dengan salah seorang temannya yang kebetulan bertemu di hotel milik Reno itu.
“Hey Andrew, ride your car. What are you waiting for?.” Ucap Jeff yang melihat Andrew masih belum menjalankan mobilnya.
Andrew menunjuk Fania dengan kepalanya dan Jeff pun spontan menengok ke belakang.
“Oh, Fania Lavigne.” Ucap Jeff sambil cengengesan pada Fania.
“Ih, apaan tau. Gaje banget.” Sahut Fania pada Jeff.
“Cepetan Naik. Tuh ditungguin sama Tuan Andrew.” Ucap Jeff bermaksud menggoda Fania lagi sambil tangannya menunjuk Andrew yang sudah berada di balik kemudi mobil laki – laki plontos itu.
Reno dan Ara tidak berkomentar, mereka itu sepasang pemerhati orang. Suami istri yang super itu masih memperhatikan interaksi Fania pada Andrew.
“Naik.” Ucap Andrew pada Fania sambil menatap dan mengkode dengan kepalanya agar Fania segera masuk mobil.
“Gue ikut kak Reno sama kak Ara aja.” Sahut Fania atas ajakan Andrew untuk naik ke mobil laki – laki plontos yang membuat hati Fania tak menentu itu.
Andrew terlihat kesal mendengar jawaban Fania yang bicara dengan nada cuek itu dan si Little F bicara tanpa
mendekatinya sedikitpun.
“Terserah!.” Ucap Andrew dengan sangat ketus karena menahan kesal pada sikap Fania padanya. Lalu laki – laki plontos yang keren itu langsung tancap gas tanpa melihat atau berpamitan lagi pada yang lain.
__ADS_1
Reno bertanya pada Fania dengan gerakan kepalanya dan si Little hanya menjawab dengan mengangkat kedua bahunya.
Jeff yang melihat adegan Fania dan Andrew benar – benar merasa heran dan laki – laki itu tidak bisa menahan dirinya untuk bertanya pada Fania.
“Hey Fan, lo kenapa sama Andrew?.” Tanya Jeff.
“Kenapa apanya?.” Fania malah bertanya balik.
“Lo keliatan sentimen banget sama Andrew malam ini.” Ucap Jeff.
“Perasaan lo aja kali kak Jeff.” Sahut Fania. “Udah gih sana pulang. Gue juga mau pulang nih sama Kak Ara n Kak Reno. Kasian itu pak Yanto udah nungguin dari tadi.”
“Ya udah, as your wish Nona Muda, pulang deh sana sama kakak – kakak lo tercinta.” Ucap Jeff.
“See you Kak Jeff. Bye.” Pamit Fania pada Jeff.
“See you Sweety.” Balas Jeff.
“Kak John, gue duluan.” Ucap Fania pada John dengan setengah teriak karena laki – laki itu berada sedikit jauh dari
mereka dan memang terlihat menikmati obrolan bersama temannya itu. Dan John pun mengangkat tangannya seraya menoleh pada Fania karena mendengar suara gadis itu memanggilnya. Lambaian tangannya juga di peruntukkan untuk Ara dan Reno yang berjalan di belakang Fania yang sudah memasuki mobilnya Reno dan Ara.
Reno, Ara serta Fania sudah berada di dalam mobil sekarang. Pak Yanto yang merupakan supir pribadi Reno pun sudah menjalankan mobil yang mereka tumpangi.
“What’ going on?.” Tanya Reno pada Fania sambil memutar badannya menghadap Fania yang duduk di kursi penumpang paling belakang. Ara juga ikut memposisikan dirinya seperti Reno yang menunggu Fania bercerita.
“Maksudnya?.” Fania membuat pengalihan padahal dia paham maksud pertanyaan Reno.
“Ada apa dengan lo dan Andrew?.” Tanya Reno lagi.
“Ga ada apa – apaan Kak.” Jawab Fania malas.
“Ada apa F-A-N-I-A?.” Tanya Reno lagi yang mulai ga sabar denger penjelasan Fania.
“Ga ada apa – apa Ka, Cuma pengen jaga jarak sama pacar orang.” Jawab Fania lalu menyandarkan tubuhnya pada jok belakang.
Reno dan Ara pun kompak saling mengernyitkan dahi mereka lalu saling bertatapan.
***
__ADS_1
Mobil yang ditumpangi Reno, Ara serta Fania sudah memasuki halaman rumah Reno yang luas itu. Fania berpura – pura memejamkan matanya setelah menjawab pertanyaan Reno tadi. Ia sengaja supaya ga ditanya ini itu lagi oleh kakak gantengnya juga kak Ara. Takut ketahuan kalau ada sebuah rasa yang berbeda buat si Donald dalam hati Fania.
Sudah ada yang menunggu kedatangan mobil yang Reno, Ara dan Fania tumpangi. Entah sejak kapan.
“Benar – benar. Selalu ga pernah mau menunda.” Gumam Reno saat masih dalam mobil karena sudah melihat seseorang di halaman rumahnya yang sedang berdiri bersandar di kap mobil sambil memegang dan menghisap sebatang rokok.
Ara mendengar suaminya seperti bergumam. Lalu ia mengarahkan matanya kearah dimana Reno sedang melihat sambil bergumam.
Ara tersenyum setelah melihat apa yang Reno lihat. “Well, ga beda jauh sama kamu, Hon. Maunya ya maunya.” Ucap Ara,
“Hemm.” Reno menjawab dengan jawaban andalannya. Tak lama mobil yang disupiri oleh Pak Yanto berhenti dan Reno segera turun untuk menghampiri seseorang yang sudah menunggunya dengan raut wajah datar sambil sesekali mengepulkan asap dari mulutnya ke udara.
“Are you lost?.” Tanya Reno dengan sindiran.
“Kind of.”
“Ga bisa tunggu besok?.” Tanya Reno lagi.
“Besok bisa menunggu. Gue engga.”
“Don’t push her.” Ucap Reno.
“I just wanna ask and talk.”
“Jangan bikin dia nangis apalagi sedih.” Ucap Reno lagi
“Hemm.”
**
To be continue..
** Di episode ini Author ingin mengucapkan rasa terima kasih yang spesial buat para Readers setia Novel**
pertama Author ini. Akhirnya saat menulis episode ini Author dapet kabar gembira\, kalau Novel ‘Bukan Sekedar Sahabat’ sudah lulus kontrak oleh pihak Mangatoon / Noveltoon. ******
*** Terima kasih banyak juga pastinya untuk pihak Mangatoon / Noveltoon yang sudah menganggap Novel ini layak untuk lulus kontrak. ***
** Sekali lagi Emaknya Queen ucapkan banyak – banyak terima kasih pada kalian yang sudah Support novel ini. Jangan lupa Likenya\, kalau berkenan boleh kali Vote. Hehehe. Pokoknya makasih banyak ya**
__ADS_1
semua.... I LOVE YOU FULL dah pokoknya. ******