
Selamat membaca..
- - -
đHARIÂ BAHAGIA TIBA..đ
Hari ini adalah hari bahagianya Andrew dan Fania beserta seluruh keluarga mereka, termasuk orang â orang terdekat dari pihak keduanya. Sama kek Author yang juga ikut berbunga â bunga pas nulis episode ini. Wkwkwkwk.
Terlebih lagi untuk Pria bernama Andrew Adjieran Smith. Hari ini dirinya merasa sangat sangat bahagia. Bercampur aduk juga dengan gugupnya yang sepertinya kalimat ijab kabul terasa susah di hafal. Padahal Andrew punya daya ingat yang luar biasa tajam.
Tak lupa dirinya mengucapkan Selamat Ulang Tahun pada Fania semalam. Meski hanya lewat aplikasi Chat karena kalau telpon atau video call Fania pada jam dua belas malam, Andrew takut mengganggu istirahat Fania yang membutuhkan ekstra stamina untuk hari bersejarah bagi mereka berdua yang akan berlangsung hari ini.
âAndrew, are you ready Son?. (Andrew, apa kau sudah siap Nak?).â Dad Anthony menyambangi Putranya yang akan melepas masa lajangnya hari ini yang terlihat sudah siap dalam balutan jas pengantin nan elegan.
Ketampanan nya makin nampak. Gagah dan mempesona.
âWow. Look at you. (Wow. Lihat kamu). Tampannya Andrew Smith hari ini.â Puji Mom Erna pada Putra kandungnya itu.
âWe have to go now, if youâre ready. (Kita sudah harus pergi sekarang kalau kamu sudah siap).â Ucap Dad Anthony sambil melirik arloji now.
âHafuuuh....â Andrew menghela nafas panjang. âIâm ready Dad. (Aku siap Dad).â Ucap Andrew sambil menegakkan badannya. Melangkah pasti keluar dari kamarnya menuju rumah Keluarga Cemara, untuk segera mempersunting wanita pujaannya. Fania!,
Reno tersenyum lebar saat Andrew sudah terlihat akan menuruni tangga bersama Mom and Dad. Bahagia juga terpancar dari wajah Reno. Bahagia campur lega, karena tau Fania akan bersama dengan orang yang tepat. Andrew, Sahabat sekaligus adik angkatnya.
âJodoh ga kemana.â Batin Reno. Ia kembali tersenyum tulus saat Andrew sudah berdiri dihadapannya.
âBrother in law, do I look great today?. ( Kakak ipar, apa gue terlihat Keren hari ini? ).â Goda Andrew pada Reno. Ia pun memeluk Reno dengan perasaan bahagia dalam hati keduanya.
âIâm Spechless ( Ga bisa ngomong gue ).â Ucapnya sambil menepuk bahu Andrew seraya tersenyum. âYuk ah, jangan buat adik kesayangan gue menunggu terlalu lama.â Dan mereka berjalan keluar rumah untuk ,menuju mobil yang salah satunya sudah dihias sebagai mobil pengantin dimana sang pangeran Andrew akan duduk di dalamnya.
âWow Tuan Bucin, tampan sekali Anda hari ini.â Ledek Ara seraya memuji diselingi tawa dan disambut oleh gelakan dari yang lain nya.
"Ish Kak Andrew. Sungguh Gagah Anda." Celetuk Michelle.
â Ck. Andrew, My Bro, My Boss. Canât believe itâs you, Man. ( Andrew, sodara dan bos gue. Ga percaya ini elo). Look so handsome today, huh? (Cakep banget lo hari ini).â Ucap Jeff sambil menepuk nepuk bahu sahabat seperti saudara sekaligus Bosnya itu.
__ADS_1
âCk. Bos Gangster mau nikah. Bisa ganteng juga lo ternyata.â Celetuk John yang membuat mereka lagi â lagi tertawa. âBisa kelepek â kelepek ini si Kajol kalo liat lo begini.â
Mereka semua sudah bersiap. Andrew dan Jeff naik di mobil Pengantin sementara yang lain menaiki mobil pengiring lainnya yang mengapit mobil pengantin yang dinaiki Andrew.
Tidak hanya Keluarga Smith inti, namun ada beberapa kerabat mereka juga ikut hadir di prosesi akad nikah nanti.
Bahkan Bi Sari, pelayan yang dekat dengan Fania pun juga ikut. Termasuk juga Bi Cici yang ikut bahagia seperti doanya agar Andrew dan Fania berjodoh. Juga beberapa orang yang bekerja di rumah Reno dan Andrew pun sebagian diikutsertakan.
âWell. Time to go now? (Baiklah, pergi sekarang?).â Ucap Dad Anthony seraya bertanya.
âAre you ready, Donald Bebek? (Udah siap, Donal Bebek?).â Tanya Reno sembari menggoda dengan senyum lebarnya yang menawan.
âReady. (Siap).â Sahut Andrew dengan yakin dan pasti sambil menegakkan tubuh atletis nya yang nampak dibalutan jas pengantin yang dipakainya.
âLetâs go get your Bride (Mari kita hampiri Pengantin lo).â Ucap Jeff mengajak Andrew masuk kedalam mobil Pengantin, diikuti yang lainnya masuk kedalam mobil masing â masing.
Dan iringan Pengantin beserta Pengantinnya pun mulai melajukan kendaraan mereka bersama dengan penjagaan dari beberapa patwal yang disewa agar tidak terjebak macet. Antisipasi meskipun hari ini adalah akhir pekan.
Kajool Babang Donald Datang.....
đđ
Ini aja rasanya daerah tempat tinggal keluarga Cemara dari mulai masuk kompleknya udah lumayan rame karena mobil mobil dari yang biasa sampai yang mewah pun terlihat terus berdatangan. Uang punya kuasa, jalur umum komplek yang biasa untuk alternatif jalan pun ditutup aksesnya. Hanya boleh tamu undangan yang diperbolehkan
masuk. Tentunya dengan menunjukkan kartu undangan mereka.
Membuat banyak orang yang bukan undangan dari cara tersebut bertanya - tanya Pernikahan siapakah gerangan yang sedang berlangsung karena dari aura nya saja sudah luar biasa. Padahal komplek tempat acara itu meskipun adalah komplek Perumahan yang bisa dibilang bagus namun bukan komplek Perumahan mewah.
Tenda yang terpasang , panjang membentang begitu megah dan indahnya. Dipersiapkan untuk para tamu agar merasa nyaman begitu juga untuk kenyamanan kedua keluarga yang punya acara. Terlalu wah kalau hanya untuk acara akad nikah saja.
Keluarga Cemara juga sudah rapih dan siap. Mama Bela dan Prita begitu cantik dan Papa Herman begitu tampan. Berkat tangan ajaib para Make Up Artist Professional dan ternama. Juga balutan pakaian dari salah satu designer kenamaan. Namun Keluarga Cemara adalah tetap Keluarga Cemara yang rendah hati, meski besan mereka
bukanlah orang yang sembarangan.
Terlalu beruntung mereka, kalau Keluarga Cemara bilang. Calon suami Fania dan keluarganya tidak ada satupun yang sombong.
__ADS_1
Mau menerima mereka dengan amat sangat baik.
âMasya Allah. Anak Mama sama Papa yang blaem blaem. Manglingin banget lu Kajool.â Celetuk Mama Bela saat dirinya menghampiri Fania yang sudah selesai dimake up dan sudah siap dalam balutan baju pengantinnya. "Selamat Ulang Tahun dulu Ye Jol." Mama Bela mencium pucuk kepala anaknya. Takut kalo cium pipi ngerusak make up si Kajol.
"Ma kasih Mah." Jawab Fania.
âYa Allah Ya Rab. Fania nya Keluarga Cemara.â Ucap Papa Herman yang juga takjub melihat anaknya hari ini. âPinter banget itu emba nya bikin kamu cakep begini.â
Para MUA dan mereka yang mengurusi Pakaian Pengantin Fania terkekeh melihat kelakuan dua orang tua itu berikut segala ucapan asal yang suka nyelos dari mulut mereka.
âMemang Pengantinnya udah dasarnya Cantik Pak, Bu. Cuma tinggal dipoles aja sedikit.â Ucap sang MUA. âPantes aja Tuan Andrew Smith tergila â gila.â
"Eh iya Selamat Ulang Tahun Ye Kak." Ucap Papa Herman yang juga hanya mengecup pucuk kepala anak sulungnya itu.
"Iya Pah. Ma kasih ya." Jawab Fania lagi.
âWadidawwww. Kaaakaakk...!. Cakep banget lu Kak. Ya Allah. Beneran dah. Kajol beneran juga lewat ama lu Kak.â Celetuk si Karina Kapur Barus alias Prita. Membuat orang â orang disekeliling mereka terkekeh lagi. "Hepi blesday Kakakkuh yang cantiknya Naudzubillah."
âDih, kan gue bilang gue emang cakep dari sebelum dibentuk, Si!.â Sahut Fania pada Prita.
âKuch Kuch Hota Hai ini bakalan Kak Andrew pas liat lu udah begini cakepnya kak.â Celetuk Prita lagi yang membuat kekehan akhirnya jadi gelak tawa.
****
To be continue ...
Support jangan Lupa oke Reader semua. LIKE,KOMEN DAN VOTE â Jika Berkenan
đđđđđđ
ă
ă
ă
ă
__ADS_1
ă
ă