BUKAN SEKEDAR SAHABAT

BUKAN SEKEDAR SAHABAT
Episode 78


__ADS_3

Selamat membaca ...


- - -


Fania akhirnya permisi keluar beranjak pergi ke mini market untuk membeli es krim. Yang katanya tiba – tiba pengen itu, padahal sih alesan aja buat kabur selepas tadi mamanya bilang secara ga langsung kalau Andrew adalah cinta pertamanya Fania.


“Bentar ya, pengen nyari es krim.” Ucap Fania sok cool seraya berdiri. “Ada yang mau titip beli?.”


“Mau deh Fan. Kamu mau juga ice cream, Hon?.” Ucap Ara seraya bertanya pada suaminya.


“Nope. Thanks.” Reno menggeleng.


“Om, Tante, mau juga?.” Tanya Ara pada orang tua Fania.


“Ah ga usah ditanya Kak. Udah tau jawabannya.” Sambar Fania.


“Papah yang kayak biasa si Prita suka beli.” Sahut si Papah.


“Iye Mama juga sama. Si Prita beliin juga.” Sahut si Mamah.


“Tuh kan Kak?.” Ucap Fania pada Ara dan wanita itu terkekeh. “Udah nih ga ada lagi?. Lo mau juga Nald?.”


“Hm, bolehlah.” Jawab Andrew.


“Eh iya, ngomong – ngomong Prita kemana? ga keliatan?.” Tanya Reno pada papa Fania.


“Lagi ngaji dia.” Jawab si Papah dan Reno hanya ber OH ria. Fania sudah berjalan keluar rumah tapi Andrew ternyata hendak menyusul Fania.


“Om, Tante, saya permisi mau temani Fania ke mini market.” Pamit Andrew. “Takut ada yang culik nanti.”


“Ga bakal ada yang culik dia. Biar cakep juga jajannya banyak. Rugi yang nyulik.” Celetuk Mama Fania yang membuat Reno, Ara dan Andrew terkekeh. Tapi Andrew tetap ingin menyusul Fania.


“Hehehe, Bisa aja Tante. Saya susul Fania dulu ya.” Pamit Andrew bergegas keluar.


**


“Fan!.” Panggil Andrew yang sudah hampir mendekati Fania dengan langkahnya yang lebar karena kakinya yang panjang. Membuat Fania yang sudah setengah jalan menuju mini market sebrang jalanan rumahnya menoleh ke belakang.

__ADS_1


“Ngapain coba nyusul?.” Tanya Fania pada Andrew.


“Takut my Little F hilang.” Jawab Andrew sambil merangkul bahu Fania. Karena sudah terbiasa dan emang demen dia dirangkul Andrew kayaknya. Jadi Fania membiarkan Andrew merangkul bahunya.


“Lebay. Orang tinggal nyebrang doang tuh. Udah keliatan Indo April.” Ucap Fania sambil menunjuk mini market yang dimaksud.


Andrew menoleh pada Fania saat mereka berjalan beriringan. “Jadi gue cinta pertama lo, hem?.” Tanya Andrew sambil tersenyum dan menaikkan alisnya. Membuat Fania jadi salah tingkah namun sekuat tenaga ia tutupi.


“Dih, ge er.” Sahut Fania yang menutupi canggung nya itu akibat mulut lemes Mamahnya tadi.


“Mama lo sendiri kan tadi yang bilang?.” Ucap Andrew lagi.


“Ah si Mamah sih emang suka asal.” Sahut Fania lagi. “Jangan ngobrol dulu, mau nyebrang.” Ucap Fania sambil liat kiri dan kanan saat sudah di pinggir jalan dan bersiap menyebrangi jalanan untuk sampai ke mini market tersebut.


Tanpa Fania duga, Andrew menggenggam tangannya dan menuntun dirinya untuk menyebrang. Membuat Fania jadi deg – deg ser.


Andrew tidak juga melepaskan genggaman tangannya pada Fania meski mereka sudah masuk ke mini market tersebut. Ah cie, lupa apa sengaja nih?


“Cie ... kak Fania, pacaran nih ye ...?.” Sebuah suara cempreng yang dia sangat kenal membuat dirinya serta Andrew menoleh. Bener aja kalo itu si Prita yang masih menggunakan atas mukena yang sepertinya baru pulang sehabis mengaji di Mushola.


“Ye, sembarangan aja lo bocah.” Sahut Fania pada Prita yang ternyata kebetulan lagi jajan disitu. “Abis ngaji bukannya langsung pulang malah ngayap.”


“Siapa ini , adik lo ya?.” Tanya Andrew pada Fania.


“Iya nih si Priwitan.” Jawab Fania.


“Dih enak aja cakep gini di bilang Priwitan.” Sahut Prita. “Karina Kapur Ka , adenya Kajol.”


“Apa sih lo.” Ucap Fania malas.


“Kenalin sih Kak, dipegangin aja takut banget diambil orang cowonya.” Goda Prita yang melihat tangan Andrew dan kakaknya saling menggenggam mesra.


Andrew dan Fania juga akhirnya menyadari hal tersebut karna ucapan si Prita. Membuat mereka berdua jadi salah tingkah sedikit, karena keduanya langsung berlagak sok cool depan Prita.


“Cie, pasangan baru salting nih ye. Uhuy.” Ucap mulut lemes Prita dan sukses membuat kakaknya menoyor kepala gadis itu.


“Lemes beut mulut.” Ucap Fania sebal dan Prita terkekeh.

__ADS_1


“Hai beautiful, kenalin , Andrew.” Ucap Andrew pada Prita sambil mengulurkan tangannya sambil tersenyum.


“Hai Kak Andrew, aku Prita adenya Ka Fania yang cakep ngalahin Kakaknya.” Ucap Prita dengan centil membuat Andrew terkekeh.


‘Ga jauh beda sama kakaknya’. Batin Andrew.


“Dah ah, gue mau beli es krim. Gara gara lo ni jadi lama.” Ucap Fania yang langsung berbalik dan menghampiri Freezer es krim di mini market tersebut.


Andrew mengajak Prita untuk memilih es krim. “Yuk, kamu mau es krim juga Prita?.”


“Mau lah Kak, masa engga.” Jawab Prita sambil nyengir dan langsung mendekati Fania.


Andrew hanya tersenyum saja mendengar jawaban Prita.


“Kak, gue mau yang kayak biasa ya, dua. Oke?.” Ucap Prita pada Fania yang sedang mengambil beberapa bungkus es krim.


“Nal, lo mau yang mana es krimnya?. Pilih nih.” Ucap Fania pada Andrew.


“Kok Nal sih Kak?. Bukannya namanya Andrew?.” Tanya Prita pada Fania


“Gue panggil dia Donald. Kenape emang masalah buat loh?”. Jawab Fania pada adiknya seraya bergeser agar Andre bisa memilih varian es krim yang ada di dalam freezer tersebut.


“Siapa Kak? Donald? Hah Donald?! Beneran Kak?. Kak Andrew ini cowo yang suka kaka panggil Donald itu?. Cinta pertama sekaligus cinta dalam hati Kak Fania?! O em ji....” Cerocos Prita membuat Fania melotot kepada gadis itu yang enteng banget ngomong sementara orang yang dimaksud ada disitu dan menatap Fania dengan senyuman yang hanya Andrew sendiri bisa mengartikan.


“Apaan sih lu?. Hoax aja itu mulut kalo ngomong.” Sahut Fania yang menyadari kalau Andrew sedang menatap dan tersenyum padanya. Tapi terlihat bukan senyuman mengejek. Ah ga taulah yang jelas dia malu saat ini.


“Dih , hoax apaan. Gue pernah denger tuh elo mojok Kak di kamar sambil bengong, terus bilang, Nal gue kangen, kangen banget. Sampe sam ..hmph.” Cerocos Prita yang sebelum selesai bicara udah dibekap mulutnya sama Fania.


‘Priwitaaaan .... Lemes banget ade gue Ya Tuhaann....’ Batin Fania.


**


To be continue ..


 


**Akhirnya Author bisa update dua episode lagi hari ini.***

__ADS_1


Ma kasih loh buat yang udah setia nungguin updatenya Bukan Sekedar Sahabat


I loph loph pokoknya mah.***


__ADS_2