BUKAN SEKEDAR SAHABAT

BUKAN SEKEDAR SAHABAT
Episode 155


__ADS_3

Selamat membaca....


*


“Let’s Race Then.( Ayo balapan kalo gitu ).” Ucap Fania lalu mengepulkan asap dari mulutnya ke udara.  “You and Me.” ( Lo dan Gue ).


“Hahahahahaha. You Challenge me?. (Kau menantangku?).” Tanya Gloria sambil tergelak.


“You asked me, (Lo tadi nanya gue), Do I Know How to Race? (Apa gue bisa balapan?). Sahut Fania dengan santai sambil sedikit tersenyum.


“Do you know me? (Apa Kau tau siapa aku?).” Gloria tersenyum sinis.


“Gloria, right? (Gloria, kan?).” Sahut Fania lagi.


“BOTH OF YOU ! (KALIAN BERDUA !).” Ucap Jeff sambil berdiri ditengah Fania dan Gloria. “Stop it. Okay?!. (Hentikan, oke?!).I’ll call Andrew. (Gue akan panggil Andrew).”


Fania dan Gloria terdiam. Jeff mulai berjalan mencoba menjauhi keduanya untuk mencari Andrew yang sudah pasti bisa menahan Fania untuk ga sok – sokan melayani Gloria.


“Do you know my track record here? (Kamu tau catatan rekor aku disini?).” Gloria memulai lagi membuat Jeff menghentikan langkahnya.


“Nope.(Engga). Show me then.(kasih liat gue coba).” Balas Fania.


‘Haish demi apa ini si Kajol?!. Beneran keras kepala banget sama kayak laki and kakaknya.’ Batin Jeff mencoba kembali mendekat ke tempatnya tadi.


Gloria tersenyum lebar. “If you Insist. (Kalo kau memaksa). I’ll show you then. But like you said, (Akan ku tunjukkan padamu. Tapi seperti yang kau bilang), YOU and ME. We’ll Race. (KAU dan AKU. Kita akan balapan).”


Fania tersenyum. Reno dan yang lain tersenyum lebar terkecuali Jeff dan Michelle yang tampak pucat.


“Meet you at the Start (Kita ketemu di garis start). If you really dare. (Kalo lo emang berani).” Ucap Gloria dengan tatapan mengejek pada Fania lalu berjalan menjauhi gadis itu dan mengambil mobilnya. ‘I’m gonna crush you on the streak.(Akan ku hancurkan kau di lintasan).’ Batin Gloria.


“Kak Fania. Please. Aku mohon Kak. Jangan ditanggapin dia Kak.” Michelle berkata dengan wajah memelas.


“Fania, lo ga tau apa yang akan lo hadapi!.” Jeff berbicara dengan tegas tepat di depan wajah Fania.


“R, John, Come on Guys. (Ayolah).” Jeff berteriak pada Reno dan John yang tampak santai. “udah ga lucu, oke?!. Lo nasehatin adik Lo!. Gue panggil Andrew.” Jeff kembali berjalan untuk mencari Andrew.


The three Muskeeter beserta timnas nya Fania dari FC Indo mencoba menghalangi John agar tak memanggil Andrew. Bisa ga jadi liat balapan terhits abad ini bakalan. Pikir mereka.

__ADS_1


“Move. (Minggir).” Ucap Jeff pada mereka sudah tak fokus pada Fania.


“Oh come on, Jeff. (Oh ayolah, Jeff).” Ucap mereka yang sedang coba menghalau langkah Jeff.


“Kak Ren.” Fania menadahkan tangannya pada Reno.


“Make me proud as usual. (Buat gue bangga seperti biasa).” Ucap Reno sambil tersenyum dan memberikan kunci mobilnya.


Reno dan Ara menjauhkan diri mereka dari mobil Reno dan Fania masuk lalu duduk di belakang kemudi dan langsung menyalakan mesin.


Michelle melotot tak percaya. “Kak?!....” Ucapnya sedikit tercekat, matanya sedikit mulai berkaca – kaca saat menunduk berbicara pada Fania dari balik kaca mobil yang Fania buka. “Jangan nekat Kak ....”.


“Don’t you worry about it, My Dear Michelle. (Lo jangan khawatir soal itu, Michelle ku sayang). Ucap Fania yang mulai memanaskan mobil dengan menginjak gas dan deruman mobil Reno pun terdengar.


“Santai Chel.” Ucap John sambil menarik Michelle pelan gar menjauh dari mobil yang akan dimajukan Fania ke garis Start dimana si Gloria sudah menunggu.


Membuat mereka yang sedang menghalau John berhenti dan tersenyum lebar karena melihat mobil Reno yang sudah mulai bergerak untuk ke garis Start.


“Can you handle my car, Little F?. (Lo bisa kuasai mobil gue, Little F?).” Goda Reno sambil tersenyum meski dia tau Fania pasti bisa menggunakan jenis mobil apapun berdasarkan informasi yang diberikan padanya oleh para anggota FC di Indo.


“I try (Gue coba).” Balas Fania seraya menggoda balik. Membuat Reno, Ara dan John terkekeh. ‘Apapun makanannya, minumnya teh botol sosro. Apapun mobilnya. Teteh Fania pasti bisa.’ Batinnya tersenyum geli.


“KAK FANIA, ARE YOU OUT OF YOUR MIND????!!!.” (KAK FANIA, APA KAU SUDAH GILA??!!!). Teriak  Michelle saat Fania mulai melaju ke garis Start.


Sontak membuat Jeff shocked karena paham dengan jeritan Michelle yang tampak sedang di hadang John yang terlihat sedang memeluk gadis itu.


*****


Andrew yang berada tak jauh di belakang sedang mengobrol bersama beberapa temannya, seperti mendengar suara Michelle berteriak. Mengalihkan sebentar perhatiannya, namun merasa yakin kalau itu memang adiknya yang barusan berteriak entah meneriakkan apa setelah salah satu temannya bilang kalau sepertinya ia mendengar adiknya Andrew berteriak.


“Sounds like your sister’s voice, Andrew?. (Kayak suara ade lo itu Andrew?).”


“ANNNDDDDRRRREEWWWWW !!!.” Suara Jeff terdengar lebih menggema. Membuat Andrew sontak berlari ke


sumber suara. Begitupun yang lainnya yang mendengar si Bule gila berteriak seperti orang frustasi yang ikut berlari ke tempat Jeff berada.


*****

__ADS_1


“You really have a guts, huh?. (Kau benar – benar punya nyali ya?).” Ucap Gloria saat melihat Fania sudah mensejajarkan mobil yang ia kendarai di garis Start tepat bertepatan dengan mobilnya.


“I am. (Emang).” Sahut Fania yang menoleh kearah kirinya sambil tersenyum dan mengedipkan satu matanya.


“Don’t you be Sorry, Andrew’s heart?.(Jangan sampai lo menyesal ya, Yayang nya Andrew?).” Ejek Gloria sambil menginjak pedal gas mengeluarkan deruman mobilnya seperti mencurahkan kekesalannya.


Fania tak menjawab lagi. Hanya tersenyum lalu memalingkan wajahnya ke arah depan. Sambil juga menyiagakan kaki dan tangannya.


Beberapa Drone juga terlihat sudah siap di beberapa sisi untuk merekam jalannya balapan yang akan ditampilkan di layar yang tersedia di lahan yang dijadikan arena balapan tersebut.


Ara yang dengan senang hati menjadi pemutus aba – aba. Nyonya Alexander berdiri tegak dengan anggunnya di tengah depan mobil yang akan dipacu oleh Fania dan Gloria.


“Are you ready?. (Apa kau siap?).” Teriak Ara sambil menunjuk ke arah mobil Gloria. Dan Gloria kembali menekan pedal gasnya membuat suara deruman kencang mobilnya terdengar.


“I know You’re Ready !(Aku tau kamu sangat siap!). Teriak Ara menunjuk ke arah mobil Reno yang akan di pacu Fania. Fania pun menekan pedal gasnya memberi kode kalau dia pun sudah siap seperti yang di teriaki Ara tadi.


“PUMP IT FANIA!.” Teriak para tim hore Fania.


·         PARA READER SIAP – SIAP JUGA YA !!!!!



****


“ANNNDDDDRRRREEWWWWW !!!.” Teriak Jeff sekuat tenaga mengundang semua mata fokus pada laki – laki


yang nampak frustasi itu. Seraya berkumpul karena melihat mobil Gloria yang sudah pasti dikendarai oleh yang punya bersanding seperti akan balapan dengan mobil milik Reno, namun entah siapa yang ada di balik kemudinya karena Reno terlihat berdiri di pinggir lintasan.


Karena mereka mengenal Gloria yang dipandang jago akan balapan tak pelak membuat mereka merasa tertarik untuk melihat sekaligus penasaran dengan siapa Gloria akan balapan.


“Lo bisa – bisa jadi duda sebelum nikah Ndrew.” Gumam Jeff frustasi melihat Fania yang sudah melaju dengan mobil Reno. Seketika Jeff merasa kakinya lemas.


“Chill out Yo, Jeff. (Santai sih Jeff).” Celetuk Arman sambil terkekeh dan anak – anak FC pun sama dengan Arman yang terkekeh melihat Jeff yang mukanya pucat.


“Dejavu!.”  Celetuk Vladimir yang mengingat ekspresi Jeff sama persis dengan ekspresi John waktu lihat Fania balapan dengan Brian di Indo.


John yang merasa itu pun tergelak sambil memegangi Michelle yang tampak histeris. Begitupun yang lainnya yang mengingat kejadian tersebut. Tak lama mereka mulai fokus pada balapan yang akan jadi perbincangan esok hari itu.

__ADS_1


*****


To be continue ...


__ADS_2