BUKAN SEKEDAR SAHABAT

BUKAN SEKEDAR SAHABAT
Episode 131


__ADS_3

Selamat membaca....


“Mom sama Dad tinggal dulu ya.” Pamit Mom Erna pada anak – anak dan menantu beserta calon mantunya. Yang hari ini memang sudah punya jadwal untuk kegiatan sosial dari Yayasan yang mereka punya.


Fania menghampiri keduanya. “Hati – hati Mom, Dad.” Mengulurkan tangan bermaksud salim.


Tuan dan Nyonya besar Smith pun tersenyum seraya mengulurkan tangan mereka, lalu membelai kepala Fania.


“Make yourself feel like home in this house, okay Dear?.” (Buat diri kamu merasa ini rumah sendiri ya, sayang). Ucap Tuan Anthony pada Fania.


“Iya Om, Eh Dad. Thank you so much.” (Terima kasih banyak). Jawab Fania dengan tersenyum.


“Satu, dua, tiga, empat, lima. Anak – anak durhaka ini ya kalian. Emang si Fania doang ini yang punya tata krama sama orang tua. Mentang – mentang udah jadi orang bule ya kalian. Hem?!.” Omel Mom Erna pada kelima orang yang duduk anteng tanpa ada yang mengikuti Fania cium tangan padanya dan Dad Anthony.


Kelima orang itu hanya menarik nafas dan menghembuskan kembali dengan pelan. Lalu beranjak menghampiri Dad dan Mom mereka untuk cium tangan. Fania hanya terkekeh melihatnya.


“Ini juga anak paling tua. Harusnya kasih contoh ke adik – adiknya.” Reno kena semprot.


“Iya, Mom. Lupa.” Sahut Reno malas.


“Udah nanti Mom sama Dad terlambat.” Timpal Andrew yang malas mendengarkan ocehan Mom nya. Lalu memeluk Fania dari belakang.


Dad hanya geleng – geleng melihat Andrew yang seperti tak mau lepas dari Fania.


“Ya udah ya, Mom sama Dad pergi dulu. Meet you all at Dinner time.” (Ketemu lagi saat makan malam).


****


Sepeninggal Mom dan Dad, kelima orang yang terdiri dari Reno, Ara, Andrew, Fania dan Jeff minus Michelle yang memilih untuk menonton drakor di kamarnya. Bercengkrama di halaman belakang kediaman keluarga Smith. Apalagi kalau bukan ngobrol sambil menghisap batangan nikotin.


“Eh iya, Kak Reno sama Kak Ara jadi pulang hari ini?.” Tanya Fania yang juga ikut menghisap sebatang rokok.


“Besok aja, sekalian abis nemenin lo jalan jalan, baru gue sama Ara langsung ke Frognal.” Jawab Reno.


Fania beralih ke Jeff. Melirik ke arah ponselnya si bule gila.


“Serius amat.” Ucap Fania sambil menepuk bahu Jeff.


“Nih mau gue post di IG foto – foto kita.” Jawabnya tanpa menoleh.


“Widih. Tag gue ya.” Sahut Fania.


“Eh iya, aku juga belum post di IG.”  Ara lalu langsung membuka aplikasi sejuta umat tersebut.


“Tag gue juga Kak.” Timpal Fania.


“Oke Sweety.” Sahut Ara.


“Lo ada akun IG emang?.” Tanya Jeff. “Gue pernah lagi sama si Andrew cari lo di sini. Tapi ga ketemu. Dua hari dua malam gue sama dia ngecek satu satu akun orang – orang yang namanya Fania. Ga ada yang mendekati.”


“Punya lah. Masa gue ga punya IG. Banyak tuh follower gue asal lo tau, Kak.” Jawab Fania sambil membanggakan diri.

__ADS_1


“Memang punya?.” Tanya Andrew.


“Punya.” Jawab Fania.


“Alah berapa paling follower lo, Jol. Nih liat jumlah follower gue berapa.” Pamer Jeff yang di akunnya tertera


Followers nya ada sekitar enam puluh lima ribu sekian.


“Sombong amat.” Timpal Fania malas.


‘Ga tau aja lo adik gue Selebgram.’ Batin babang Reno.


“Apa nama id lo?.” Tanya Jeff.


“Kajolita Esperansah De La Costa.” Jawab Fania.


Reno, Ara dan Andrew terkekeh mendengar Fania menyebutkan ID akunnya di IG.


“Serius Jol.” Ucap Jeff malas.


“Dih emang itu nama ID gue si.” Sahut Fania. “Tanya tuh Kak Ara. Gue ambil hp dulu lah didalem.” Fania bergegas ke ruang keluarga dimana dia meninggalkan ponselnya.


“Mana Ra, coba liat akunnya si Kajol apa namanya.” Jeff bertanya pada Ara.


“Ya bener ya dia bilang tadi itu. Foto Reno sama Andrew juga ada di postingannya. Ya Hon?.” Sahut Ara.


“Seriusan?.” Jeff tak percaya tapi Ara mengangguk. “Pantas sampe mata gue blur ngecek orang yang namanya Fania ga ketemu. No clue bahkan.”


“Demi apa si Fania!. Selebgram ternyata si Kajol, sialan gue kalah popular.” Ucap Jeff saat melihat halaman akunnya Fania di IG yang bahkan sudah tercentang biru dan Andrew mendekati Jeff mau ikut melihat.


“Wow.” Ucap Andrew yang melihat followernya Fania. ‘One Million Follower?.’ (Satu juta pengikut?.). Batin Andrew.


Tak lama Fania kembali datang setelah mengambil ponselnya.


“Udah ketemu belum akun gue Kak Jeff.” Tanya Fania yang langsung mendaratkan pantatnya di kursi yang Andrew duduki tadi karena laki – laki itu sudah berpindah ke samping Jeff.


“Pantes, sampe mati ga bakal ketemu sama lo di IG. Nah nama lo Aneh begini.” Sahut Jeff membuat Fania terkekeh. “Selebgram lagi lo. Gila emang ade – adean nya si Reno.”


“ Jangan suka underestimate (merendahkan) gue lo makanya.” Timpal Fania. “Apa nama akun lo Kak. Sini gue follow.”


“Udah gua follow. Tinggal lo Follback.” Sahut Jeff.


“Oh iya Nald, kamu punya juga kan IG?.” Fania bertanya pada Andrew.


“Dia sih....” Jeff tak sempat melanjutkan kata – katanya.


“Nope. I don’t have. (Engga. Aku ga punya).” Sahut Andrew cepat.


‘Hemmm, takut ketahuan si Fania banyak cewek cakep dan seksi kan di IG nya dia itu.’ Batin Reno, Ara dan Jeff.


“Masa sih?.” Tanya Fania dan Andrew mengangguk.

__ADS_1


“Yeah, really.” Sahut Andrew.


‘Ah boong aje lu Nald.’ Batin Fania


******


Fania tidur lebih awal karena besok mau kembali berkeliling London dan ikut mampir ke Rumah pribadi Reno dan Ara. Sementara Ara dan Reno, Nyonya dan Tuan Besar Smith beserta Michelle pun sama. Hanya tinggal Andrew dan Jeff yang masih tinggal sebentar di sambil fokus pada ponsel masing – masing.


“Lo jangan tag gue Jeff.” Ucap Andrew memperingati Jeff agar tidak mentag akun IG miliknya di foto – foto yang Jeff


post di aplikasi sosmed tersebut.


Jeff terkekeh. “Takut ketahuan belangnya lo sama si Kajol.”


“At least gue bersihkan dulu ini dari virus.” Sahut Andrew.


“Virus cewek – cewek seksi yang tag foto seksi mereka ke elo kan?.” Jeff terkekeh lagi. “Ga kebayang gue kalo si Fania liat itu. Belom lagi Direct Message lo. Hahaha.”


“Shut up!.” ( Diem lo). Timpal Andrew sambil melanjutkan meng un follow beberapa akun cewe gatel.


“Mending lo Follow itu si Kajol sekarang. Lo post and tag foto lo berdua.” Jeff tersenyum Smirk dengan mata yang masih tertuju pada ponselnya


“Nanti kalau akun gue udah aman.” Sahut Andrew yang juga fokus membersihkan akun dari ‘virus’ cewe cewe seksi.


“Posisi lo yang ga aman.” Jeff masih dengan senyuman Smirk nya dengan mata yang masih tertuju ke ponsel.


Andrew menoleh sambil mengernyitkan dahinya. “Bicara yang jelas.”


“Ga heran si Fania punya sejuta follower dan gue yakin hampir semua are men (laki – laki).” Ucap Jeff yang menunjukkan sebuah gambar dari fotonya pada Andrew. Membuat mata si Donald terbelalak.


Merampas kasar ponsel Jeff yang pemiliknya sedang menahan tawa. Sementara rahang Andrew mengeras sambil jakunnya terlihat sedang menelan saliva dengan kasar.


“Hahahaha. Kajol emang ga punya mantan pacar. Tapi mantan gebetan gue rasa banyak.” Jeff tergelak puas. “Harta, Tahta, Fania. Cewe lo seseksi ini yang nungguin banyak pasti. Right, Donald?.”


“Apa nama IG Fania?.” Andrew meradang, terprovokasi oleh ucapan Jeff dan foto Fania nya yang sedang berpose nakal dengan tato temporer ditangan kirinya. Tato - tatoan yang menambah kesan nakal dan seksi Fania di foto tersebut.


Tak menunggu Jeff memberikan ponselnya, Andrew kembali merampas dan melihat nama akun IG Fania dan mengetik di laman pencarian. Follow. Lalu ia beranjak dari duduk dengan tergesa menyusul Fania ke kamarnya.


Jeff tergelak melihat kelakuan Andrew. “Panic deh lo Ndrew.” Gumamnya setelah Andrew pergi. “Ck. Jangankan nunggu, jadi yang kedua, ketiga, keempat juga gue mau.” Jeff tersenyum lebar melihat foto Fania dengan pose nakal di ponselnya. “Rezeki lo bagus banget , Ndrew, Ndrew.”


***


To be continue .....


Yah begini foto nakalnya Fania yang bikin Andrew meradang😄



Gimana kalo menurut reader nih. Menggoda Imin eh iman ga posenya si Kajol  ini?.


- Like and Vote yah jika berkenan -

__ADS_1


__ADS_2