BUKAN SEKEDAR SAHABAT

BUKAN SEKEDAR SAHABAT
Episode 28


__ADS_3

Selamat membaca ..


 


Reno, Ara dan John sampai di sebuah Kafe yang lumayan terkenal di Jakarta. Yang rasanya kalo malam minggu gini pasti banyak pengunjungnya karena ada LIVE MUSIC dengan Band Lokal tapi kualitasnya keren – keren. Suara musik dari dalam juga sudah terdengar dari luar saat mereka turun dari mobil.


“Wah asik juga kalian ajak gue kesini . Tumben. Dalam rangka apa?.“ Ucap John setelah mereka bertiga turun dari mobil. Wajar John berbicara begitu karna setau John, Reno ga terlalu suka hingar bingar dan tempat yang terlalu rame. “Udah Reservasi belum kalian ?.“ Tanya John karna setau dia sulit dapet tempat di Resto n Bar ini kalo ga reservasi dulu di malam weekend seperti ini.


“ Sudah dong. Percuma kenalan banyak. “ Sahut Ara pede.


“ Nice.... ( bagus ).” Ucap John sambil mengangkat jempolnya.


Tak berapa lama datang sepasang Pria dan Wanita menghampiri mereka bertiga.


“ Selamat malam , Tuan Reno, Nyonya Ara, Tuan John. “ Ucap si Pria pada mereka bertiga sementara si wanita cipika cipiki sama Ara.


“ Long time no see. ( Lama ga ketemu ). “ Jawab Reno sambil memeluk si Pria yang nampak sudah akrab itu.


“ Ah, gue lupa siapin Red Carpet buat lo bertiga. “ Kata si Pria sambil cengengesan setelah melepaskan pelukan dengan Reno lalu menghampiri John dan memeluk akrab seperti halnya Reno.


“Oh iya, gue lupa kalo ni tempat punya lo.“ Ucap John pada si Pria.


“ Tempat buat kita ada?. “ Tanya Reno.


“ Ga mungkin tamu kehormatan mau dateng gue ga sediain tempat, Bro. Kalo perlu satu hari gue tutup untuk umum hanya buat kalian. “ Jawab si Pria sambil membungkukkan badannya.


Reno hanya menggelengkan kepalanya dan tersenyum.


“Mau sampai kapan kalian berdiri disitu sih?.“ Protes Ara yang udah di depan pintu masuk.


“ Nah tuh nyonya besar sudah protes. “ Kata John.


Mereka pun berjalan masuk dan dua orang waitress membukakan pintu untuk mereka semua dengan tersenyum seraya membungkukkan badan mereka dan memberi salam.


Saat pintu terbuka, suara musik yang keras pastinya bersumber dari Band yang sedang bermain juga hiruk pikuk penonton yang terpukau dengan penampilan band di atas panggung sudah menyambut Reno, Ara dan John.


“ Rame banget. “ Ucap John setengah teriak pada si pria pemilik Bar n Resto tersebut.

__ADS_1


“ Our Best Performer ( Penampil terbaik kami ). “ Tunjuk si Pria ke arah panggung dengan bangga.


Reno, Ara dan John langsung melihat ke arah panggung dan mereka bertiga pun kompak memiliki ekspresi yang sama.


***


..


And I try, Oh My God, Do I Try


I Try All The Time, In This Institution


And I Pray , Oh, My God , Do I Pray


I Pray Every Single Day For A Revolution ..


..


“ WOW !." John Terpana, seakan tak percaya pandangan matanya dan takjub dengan apa yang terdengar di telinganya. ‘ Si Tomboy gila, bisa Nge-Rock abis begitu! ‘.


..


And So I Wake In The Morning  and I Step Outside


And I Take a Deep Breathe and I got Real High


And I Scream From The Top of Mu Lungs,


What’s Going On...????


 ( Everybody .... )


..


Reno dan Ara tak kalah Takjub seperti John. Sampe bengong Reno sama Ara ngeliat Fania saat ini yang lagi nyanyi di atas panggung. Betapa tidak, meski udah tau Fania itu penyanyi kafe dan saat lihat Fania nyanyi untuk yang pertama kalinya Fania tampil anggun dan membawakan lagu lagu yang easy listening kala itu.


Tapi malam ini Reno seperti melihat Fania yang dulu , yang tomboy dan enerjik.

__ADS_1


Fania malam ini menggunakan kostum panggung ala ala Roker. Dengan Jaket kulit dan tanktop hitam, serta hot pant dan sepatu boots setinggi betisnya. Yang membuat Reno, Ara dan John benar benar takjub adalah aksi panggung Fania saat ini.


Tak pernah terbayang oleh Reno kalau Fania nyanyi sampe naek - naek di atas meja bar deket panggung dengan kerennya dan Para penonton terlihat sangat antusias melihat aksi Fania, bahkan yang berada di meja bar juga ikutan nyanyi bareng Fania. Apalagi saat Fania bilang


Everybody ... sing with me!.


...


And I say , Hey, Yeah – Yeah – Eah


Hey, Yeah – Yeah


And I Said, Hey ! What's Going On ?


And I say , Hey, Yeah – Yeah – Eah


Hey, Yeah – Yeah


And I Said, Hey ! What's Going On ? ....


...


Para penonton kompak ikut bernyanyi semua, karna rata - rata tau lagu tersebut. Yah, minimal hafal Reffrainnya lah. Para penonton masih bernyanyi bagian Reff saat Fania bilang, “ Once again. ( Sekali lagi ). “ Mereka pun nyanyi lagi. Udah Kayak Artis yang lagi konser aja itu si Fania.


“Keren kan Band di tempat gue?.“ Ucap si Pria saat melihat ekspresi ketiga tamunya itu sambil menggiring mereka ke area VIP.


John menoleh sumringah ke arah Reno dan Ara. “ Sumpah, si Tomboy bisa keren gitu. Ga sangka beneran gue. “ Ara dan Reno hanya mengangguk menyetujui ucapan John. Sampe spechless ( tak mampu berkata - kata ) mereka berdua saking takjub sama penampilan Fania .


Akhirnya Reno, Ara , John dan teman mereka si pemilik kafe bersama istrinya duduk di area VIP Bar n Resto tersebut. Bersamaan dengan Fania cuap – cuap untuk mengakhiri sesi pertama penampilan mereka.


Fania belum menyadari kedatangan Reno, Ara dan John saat itu. Karena selepas nyanyi, Fania turun dari Bar dan langsung berjalan ke panggung untuk menghampiri teman-teman bandnya serta meletakkan wireless microphone yang dia pegang buat istirahat selama setengah jam kedepan. Laper, abis teriak - teriak.


Fania dan Bandnya langsung turun lagi dari panggung tanpa mengedarkan pandangan seperti biasa. Mereka langsung ke tempat istirahat yang di sediakan buat anak band di bar ‘n resto tersebut untuk mendapatkan komplimen makanan dan minuman.


***


To be Continue ...

__ADS_1


__ADS_2