BUKAN SEKEDAR SAHABAT

BUKAN SEKEDAR SAHABAT
NEW CHAPTER OF LIFE LEMBARAN BARU KELUARGA SMITH


__ADS_3

APA KABIR PARA READER DUNIA PER BE ES ES AN ???


TETEUP ASIK IYE SEMUA ....


***CERITA BARU DARI DUNIA NYA SI KAJOL DAN ANDREW BESERTA LAINNYA DI KELUARGA SMITH DIMULAI DI BAB INI YAWGH***


**


Sepenggal cerita sebelum menuju alam yang berbeda.... wkwkwk


***


Selamat membaca...


Keluarga Fenomenal sudah kembali ke alamnya masing – masing.


Keluarga Smith berikut Fania tentunya sudah kembali ke London, termasuk John yang dalam minggu – minggu menyelesaikan urusannya terlebih dahulu di London, baru kemudian bertolak ke Indonesia.


Sementara Keluarga Cemara berikut Dewa sudah kembali ke alam mereka di Indonesia. Dan Dewa pun akan bertolak ke Jerman kembali untuk mengurus bisnis restoran yang baru dirintisnya itu.


Musim sudah berganti saat Keluarga Smith kembali ke London.


Musim semi tiba ... Taman penuh bunga ... Alam tersenyum ria .. Marak musim cinta ....


Ahay, Author jadi inget lagu nya Bung Oma.


Liburan tahunan yang dihabiskan si Spanyol selepas kurang lebih delapan hari berada disana,  membawa banyak cerita serta kebahagiaan dan keceriaan yang tentunya menciptakan kenangan tersendiri bagi masing – masing anggota keluarga, untuk dapat diceritakan dikemudian hari.


Mengistirahatkan diri selama satu hari setelah sampai di London dan keesokan harinya mereka sudah kembali melakukan kesibukannya masing – masing.


“Eh iya Kak John, lo kapan jadinya balik ke Indo lagi?.” Tanya Fania pada John disela waktu sarapan mereka.


“Setelah acara peresmian dan pesta perayaan kantor baru gue, dua hari setelahnya gue akan langsung balik ke Indo.”


Fania hanya manggut manggut mendengar jawaban John. “Trus rencana balik lagi kesini kapan?.”


“Belum tahu kalau soal itu. PR gue banyak di Indo.” John melirik Reno yang nampak dalam mode woles itu. ‘Kalo ga gue urusin itu Perusahaan kakaknya si Kajol dan segala macemnya, bisa selesai bisnis gue dia hancurkan.’


“Oh iya Ndrew, next week yang mau berangkat ke Italy lo atau gue?. Kita ga bisa pergi bareng kesana, salah satu harus stay karena si Greg mau datang.”


“Nanti gue pikirkan.”


“By the way, everyone, don’t forget to clean up all of your schedules this Saturday night. You’re all are invited to the party. Don’t even try to forget!. ( Ngomong – ngomong, jangan lupa untuk mengosongkan jadwal kalian untuk malam sabtu. Kalian semua diundang ke pesta. Jangan coba – coba lupa! ).”


John mengingatkan pada seluruh anggota keluarganya tentang acara pesta peresmian bisnis barunya itu.


“Okay.”


“Berarti harus cari gaun dong nih?.” Ucap Fania pada para wanita.


“Iya dong.” Sahut Ara.


“Nanti sore kita ke Harrods dong?.”


“Jangan kayak orang susah Fania. Ngapain cape – cape ke Mal?. Tinggal telfon GA akan langsung buatkan untuk kita, lusa sudah sampai.”


Mom berkata dengan santainya.


“Oh iya aku lupa kalau keluarga suami kuh itu horang kelewat kayah!.”


Ucapan Fania disambut kekehan seluruh anggota keluarga yang sedang sarapan bersamanya.


Kemudian melanjutkan sesi sarapan mereka sambil sesekali mengobrol ringan, karena aturan untuk diam saat makan sudah terbang entah kemana sejak si Kajol menginjakkan kakinya di Kediaman Utama keluarga Smith itu.


*****


“D.” Fania menyambangi Andrew di Perusahaan selepas kuliahnya.


“Hem?.” Andrew menjawab dengan deheman andalannya kalau ia sedang serius dengan pekerjaannya.


“Aku ganti warna rambut, boleh ga?.”


“What color?. Rainbow?. ( Warna apa?. Pelangi? ).” Celetuk Andrew asal.


“Ish, ni orang. Aku lagi serius juga.” Fania mencebik.

__ADS_1


“Sini.” Andrew mengkode Fania untuk duduk dipangkuannya, setelah melepas berkas yang sedang ia cek sambil terkekeh karena Fania terdengar mencebik barusan.


“Boleh ga?.” Fania yang sudah duduk dipangkuan Andrew itu bertanya manja.


“Iya boleh.” Ucap Andrew mesra. “Asal jangan aneh – aneh warnanya.”


“Siapa juga yang mau aneh – aneh sih?. Mau aku highlight doang palingan.”


“Iya.... terserah kamu.”


“Ya udah aku ke salon aja sekarang ya?. Kamu masih banyak kerjaan kan?.”


“Kamu sama Alex kan?.”


Fania menjawab dengan anggukan seraya hendak berdiri dari pangkuan Andrew.


Namun Andrew menahan tangannya pada pinggang Fania. “Hadiahnya?.”


“Hadiah apa?.”


“Hadiah memperbolehkan kamu ubah warna rambutlah.”


“Dih, amit deh sama istri sendiri juga.”


“Daripada minta hadiah sama istri orang?.”


Fania mengunyel pipi Andrew. “Coba aja kalo berani. Mau mati cepat?!.”


Satu ciuman mendarat.


Dua ciuman mendarat


Tiga ciuman mendarat dari Andrew di bibir dan leher Fania.


Si Kajol gagal ke salon. 😁


***


Malam pesta peresmian bisnis baru John pun tiba.


Well, semua sudah siap dengan pasangannya masing – masing.


Dad berpasangan dengan Mom tentunya, Kakak ganteng dengan Ibu Peri, Jeff dengan Michelle dan John menggandeng Mama Anye yang masih nampak cantik seperti Mom diusia mereka saat ini.


Dan tentunya sepasang suami istri fenomenal di keluarga tersebut pun sudah nampak sangat siap dan serasi.


Wajah – wajah tampan para pria perlente yang memakai tuxedo malam ini kian menambah pesona mereka masing – masing.


Tak kalah dengan para pria, para wanita cantik berbeda usia di Keluarga Smith itu sudah sangat anggun dalam balutan gaun, tatanan rambut serta polesan wajah mereka, dengan masing – masing pesonanya.


Uang punya kuasa, sodara – sodara. Kalau orang lain akan sibuk mengitari Mal untuk mencari sesuatu untuk mereka pakai terutama untuk sebuah acara spesial, berbeda dengan Keluarga Smith tentunya.


Hanya tinggal menunjuk satu toko atau bahkan designer yang mereka kehendaki, semua dianggap selesai. Kehormatan bagi mereka yang jasanya dipakai oleh keluarga tersebut, maka sudah pasti akan jadi prioritas utama.


Yang lain hanya butiran debu, kek Author.


“Shall we?. ( Ayo? ).” Ajak John pada seluruh keluarga yang akan menyertainya ke pesta malam ini.


“Let’s goo!.” Sahut Fania dengan semangat. Si Kajol nampak lebih cantik dari biasanya malam ini, dengan warna rambut barunya.


Ditambah dengan tubuhnya yang nampak sempurna dalam balutan gaun panjang tanpa lengan dengan payet dan taburan swarovski di bagian atas, serta belahan gaun yang tidak terlalu panjang.


“Ingat jangan tebar pesona.” Andrew memperingatkan sang istri yang tampak sangat cantik malam ini, namun Andrew menggandengnya dengan bangga.


“Aku sudah mempesona dari lahir, oke?.” Sahut Fania dengan pongah namun senyuman tertarik di kedua sudut bibirnya. “Kamu tuh, nanti jangan jauh – jauh dari aku.”


“Ga usah lo bilang Little F, Donald Bebek lo ga bakalan pernah jauh dai lo kalo udah begini penampilan istrinya.” Celetuk Reno.


“Ingat Jol, behave ( jaga sikap ). Jangan pecicilan.”


Yang punya acara mengingatkan Fania yang suka over ketawanya itu.


“Wa elah!.” Ucap Fania sambil tergelak.


“Kan , baru gue bilang.”

__ADS_1


“Ya udah, yuk.” Ara mengajak semuanya untuk berangkat karena mobil sudah siap semua untuk mengantar mereka ke tempat acara.


**


Semua mata yang sedang berada di dalam Ballroom sebuah Hotel terbaik di London kompak memandang ke satu arah saat satu keluarga dengan para makhluk indah yang tergabung didalamnya, nampak memasuki Ballroom tersebut.


Beberapa dari Mahakarya Tuhan yang teramat sedap dipandang itu sedang berjalan dengan anggun dan berwibawanya ke dalam Ballroom.


Cantik dan tampan sepertinya tak cukup untuk menggambarkan sepuluh orang anggota Keluarga Adjieran Smith ini.


Cakepnya kelewatan....


Seorang pria yang sepertinya blasteran bersama dengan dua orang wanita menghampiri John dengan senyum keramahan di wajah mereka. Serta dua orang pelayan yang mengekori ketiga orang tersebut.


“Hello John.”


Pria blasteran itu menyapa ramah dengan tersenyum pada John, sembari mengulurkan tangannya untuk berjabat dan berpelukan antar lelaki.


“Hi, Axel. How are you?. ( Hai Axel, apa kabarmu? ). John pun menyambut sapaan pria bernama Axel tersebut.


Yang diketahui adalah partner bisnis John yang baru bekerjasama dengannya dalam Bisnis Eksekutif Travel ini.


“Hi, Aila.” Sapa John pada wanita yang sedang ia kagumi itu. John juga memberi anggukan salam pada wanita yang satu lagi.


“Hi, John.” Aila menyapa John balik.


“This is my wife, Sisil. ( Ini istriku, Sisil ).”


Axel memperkenalkan wanita selain Aila yang juga bersamanya saat ini.


John pun juga memperkenalkan Axel pada seluruh anggota keluarganya yang ikut serta malam ini.


“Axel, This is my Mom and Dad, My Foster Mother. ( Axel, ini Ayah dan Ibuku, Ibu angkatku ).”


John memperkenalkan Dad dan Mom serta Mama Anye terlebih dahulu pada Axel, yang terlihat nampak senang bisa bertemu langsung dengan Dad Anthony.


“What a great honor for me, Sir. ( Suatu kehormatan besar untuk saya, Tuan ).” Ucap Axel dengan sopan pada Dad sembari mengulurkan tangannya untuk berjabat.


Dad pun tersenyum ramah pada Axel. “An honor for me too, to know one more a success young man. ( Kehormatan juga bagiku, bisa mengenal satu lagi anak muda yang sukses ).”


Axel juga menyapa Mom dan Mama Anye dengan sopan begitupun Aila dan istrinya. Kemudian John mengenalkan Jeff dan Michelle yang berdiri tepat di belakang Dad dan Mom. Lalu memperkenalkan juga Reno dan Ara.


Axel juga nampak sumringah dapat bertemu dengan salah satu pentolan Keluarga Smith selain Andrew yang sudah dikenalnya lebih dahulu.


Dan terakhir John memperkenalkan pasangan fenomenal di keluarganya itu. Yak siapa lagi kalo bukan si Kajol dan Donald Bebek itu.


“You already know Andrew, right?. And this is his wife, Fania. ( Kau sudah kenal Andrew kan?. Dan ini istrinya, Fania ).” Ucap John pada Axel beserta istrinya dan Aila yang nampak lebih terkagum melihat Fania daripada empat wanita sebelumnya yang rasanya sudah cukup mempesona.


Tapi wanita terakhir, yang merupakan istrinya Andrew ini bahkan jauh lebih mempesona.


‘Jangan tertipu dengan wajah malaikat tanpa dosanya si Kajol. Cantik wajahnya, iseng mulutnya.’ Batin John bermonolog yang paham dengan kekaguman tiga orang didepannya itu pada Fania.


Dan batinnya John pun seketika benar.


“Hai Aila. Aku pikir ini suami kamu.”


John memijat pelan pelipisnya dan Andrew menahan agar sudut bibirnya tak tertarik.



To be continue...


**Hayo tanggung jawab yang minta ini nopel dilanjutin.


Jempolnya tolong dikondisikan


Jangan komen episode kebanyakan aja, nantinya.


Ntar emak jitak. Wkwkwk


Terima kasih banyak - banyak untuk semua reader BSS yang masih setia.


Pantengin beberapa episode ke depan, karena Informasi terkait soal Give Away akan diumumkan.


Kalian Ruar Biasahhhh

__ADS_1


Loph from Emaknya Queen💗


__ADS_2