BUKAN SEKEDAR SAHABAT

BUKAN SEKEDAR SAHABAT
Episode 177


__ADS_3

Selamat membaca...


- - -


DAK ! DAK !


Suara pintu kamar Andrew terdengar di gedor dengan kuat dari luar.


“UDAH LEBIH DARI LIMA MENIT!.” Kembali suara teriakan menggema.


“Haish Kakak kamu itu ...!.” Gerutu Andrew karena teriakan itu adalah suara Reno yang nampak tak sabar agar Andrew segera membawa Fania keluar. Sambil kemudian berjalan menggandeng istrinya untuk segera menghampiri si Kakak Ganteng yang kadang Over Protective dan kadang tak berakhlak.


Sementara Fania hanya terkekeh geli melihat Andrew saat ini yang dari raut wajahnya terlihat sekali kalau ia nampak sebal pada Reno.


Ceklek. Andrew membuka pintu kamarnya dan Fania.


“Happy Birthday To You. Happy Birthday To You. Happy Birthday Dear Fania. Happy Birthday To You.” Seluruh Keluarga Smith sudah berkumpul dan berdiri di depan kamar sambil membawa kue tart yang di pegang John sambil menyanyikan lagu ulang tahun untuk Fania.


Fania tersenyum lebar. Menangkup kedua tangannya menutupi mulut karena merasa terkejut sekaligus haru.


Andrew yang tadi wajahnya sempat ditekuk pun kini ikut tersenyum lebar.


“Happy Birthday Faniaaa!.” Ucap Keluarga Smith kompak. “Make a wish Dear. (Ayo ucap keinginan).”


Fania tersenyum. “Tiup lilinnya aja ya. Keinginan Fania sudah terkabul soalnya.” Ucapnya sambil memandangi Andrew dan Reno.


Kakak ganteng yang haru langsung memeluk Fania. “Happy Always Little F ( Semoga lo selalu bahagia Little F ).”


“Ma kasih Kakak Ganteng akuh, yang baiknya ga kira – kira.” Ucap Fania setengah terkekeh seraya memeluk balik sang Kakak kesayangan.


“Ucap permintaan apa gitu.” Celetuk Ara.


“Yang penting kita semua sehat. Pernikahan aku langgeng.” Ucap Fania memandang Keluarga Smith lalu memandang Andrew. “Semoga juga Kak Reno sama Kak Ara cepet dapet momongan biar ga ribet terus sama si Kajol.” Ucapnya tulus.


Mereka semua tersenyum. Diantara sekian banyak permintaan yang bisa seorang Fania minta, walau asal meminta suatu barang pasti Reno sama Andrew akan menganggap serius untuk membelikannya.


Tapi si Kajol malah balik mendoakan orang lain.


Ara dan Reno merasa haru dengan ucapan Fania. Ara memeluk Fania. “Terima kasih, Sweety untuk doa kamu.” Ucap Ara. “Kita hamil bareng seru kali ya.”

__ADS_1


“Good Idea (Ide bagus) itu Kak Ara. Ya kan Mom, Dad?.” Sahut Michelle dan dijawab dengan anggukan semangat dari Dad dan Mom dan mereka semua pun tertawa. Ucapan dan pelukan Selamat Ulang Tahun pun bergulir dari keluarga Smith untuk Fania.


“Ya sudah kita ke ruang keluarga aja gimana?.” Usul Mom. “Toh kalian juga belum makan. Biar sambil kalian makan, sambil kita merayakan.”


Yang lain pun kompak mengangguk setuju dengan usulan Mom. Beringsut dari depan kamar Andrew untuk berkumpul kembali di ruang keluarga untuk merayakan Ulang Tahun Fania, meski hanya bersama Keluarga barunya saja. Sudah lebih dari cukup menurut Fania.


Toh selama ini juga ia selalu merayakan Ulang Tahunnya dengan Keluarga Cemara tanpa perayaan yang gimana – gimana. Paling terima kado dari mereka, dimasakin nasi kuning dan lauk pauknya sama Mama Bela, terus ngajak Keluarga Cemara makan di luar.


*****


Malam itu mereka semua bergadang karena merasa tidur dari sore mereka lumayan cukup dan mata pun tak terasa mengantuk. Melakukan berbagai macam hal, dari sekedar ngobrol, tanding main konsol dan lainnya sambil bersenda gurau hingga cekakak.


Hanya yang muda – muda saja, sementara Dad dan Mom sehubungan faktor ‘ U ‘ melanjutkan kembali istirahat mereka, karena memang juga Dad sama Mom yang lebih repot dalam mempersiapkan semua hal untuk Pernikahan Andrew dan Fania lebih dari anak – anaknya. Toh waktu Reno dan Ara menikah pun kurang lebih mereka sama repotnya seperti sekarang.


Merepotkan diri lebih tepatnya. Meski para anak dan menantu sudah juga menghandle segalanya.


Puas bercengkrama, mata sudah kembali mulai lelah. Satu hari setelah akad nikah Andrew dan Fania mereka semua hanya berleha – leha dirumah. Mempersiapkan stamina kembali untuk acara resepsi pernikahan Fania dan Andrew esok lusa.


Sementara Andrew sibuk dari mulai serangan Fajar karena setelah bubar begadang dan sholat subuh berjamaah Andrew langsung mengecek goa persembunyian Anaconda nya bahkan serangan kembali di lancarkan saat sore dan malam pada Fania. Bikin Fania rasanya ingin melambai ke kamera saking ga kuat sama Andrew yang minta jatah kek minum obat seharian itu.


***


“Lo sakit?.” Tanya Reno yang khawatir melihat Fania turun dari kamarnya dan Andrew dengan digendong belakang oleh suaminya itu sambil memegang kening adik kesayangannya yang ga boleh tergores itu.


“Tuh kelakuan!.” Fania mencebik sambil menunjuk Andrew dengan sebal. Karena badannya serasa ga bertulang saat ini adalah akibat perbuatan suaminya itu. “ketawa lagi!.”


“Hahahaha....” Tersangkanya malah tergelak. Disambut dengan tatapan sinis Reno dan Fania.


“Suami Luck not!.” Celetuk Reno pada Andrew yang sepertinya paham maksud Fania dan yang di sindir masih tergelak. “Maniak!.”


“Gue hanya menjalankan kewajiban sebagai suami memberi nafkah ke istri, okay?.” Sahut Andrew masih terkekeh geli. “Penyesuaian Bro!.”


Sementara Ara hanya geleng – geleng saja melihat Andrew dan Reno yang berdebat.


“Yang sabar ya Kajol. Kak Ara paham perasaan kamu.” Bisik Ara dengan muka tanpa dosa seperti paham penderitaan enak Fania. “Kak Ara udah pernah diposisi kamu kok, tenang aja kita senasib.” Ara manggut – manggut sambil menepuk nepuk bahu Fania.


“Oh ya?.” Fania menoleh pada Ara. “Kak Reno doyan juga?.” Berbisik balik pada Ara.


“Bukan doyan lagi itu Kak Reno sih!.” Ara menaikkan volume suaranya. Membuat Andrew dan Reno menoleh padanya. Sementara Ara berlagak fokus berbicara menghadap Fania disamping wanita itu.

__ADS_1


“Kenapa?.” Tanya Reno belum paham. “Doyan apa?.”


“Doyan sesuatu yang si Donald bebek doyan lakukan sekarang. Hobi.” Sahut Ara. Membuat Reno mengerutkan dahinya.


“Kak Ara bilang, aku harus sabar karena kita senasib.” Celetuk Fania.


“Soal?.” Tanya Reno lagi. Masih kurang paham.


“Soal apalagi. Yah soal nasib yang sama waktu baru nikah.” Jawab Ara santai. “Kak Ara nih ya Fania, habis malam pengantin malah udah ga sanggup bangun dari tempat tidur, akibat perbuatan kakak kamu tuh.”


Sontak Reno langsung membulatkan matanya dan tawa Andrew menggelegar begitu pun Fania yang cekakak melihat pada kakak angkatnya itu. “Wew, Kak Reno diam – diam menghanyutkan.” Celetuk si Kajol.


“Bukan menghanyutkan lagi dia. Menenggelamkan!.” Timpal Ara. “Sampai sekarang juga begitu. Apalagi kalo dateng cemb ...hmph.” Mulut Ara langsung dibekap Reno yang mengantisipasi istrinya membuka aib kelakuan mesumnya itu di depan Andrew dan Fania.


“Sesama suami luck not ga usah sok – sok an marahin gue.” Andrew melempar bantal kursi pada Reno masih dengan terkekeh.


Sementara Reno berdecak sebal sambil melotot tak percaya pada Ara yang mulutnya seketika jadi lemes.


“Ckckckck. Kak Reno. Kak Reno.” Ledek Fania sambil geleng geleng. “Ternyata. Parah juga kek si Donald Bebek.”


“Udah ayo ah.” Reno menarik pelan sang istri untuk mengalihkan pembicaraan.


“Cie .. tengsin nih ye Kak Reno. Terbongkar aibnya. Wahahahaha.” Ledek Fania yang disambut dengan gelak tawa suaminya dan Ara.


“Wuih sesama ipar akur banget.” Celetuk Jeff yang sudah ikut bergabung. “Seneng banget kayaknya. Lo bisa bangun Jol?. Gue kira lo masih terbaring tak berdaya diatas kasur.”


“Ini lagi dibahas. Eh ternyata kakak gue punya kelakuan sebelas dua belas sama di Donald Bebek kalo udah urusan ranjang.” Ucap Fania tanpa dosa disambut dengan pelototan Reno.


“Ga heran gue sih. Sama aja itu Kakak sama suami lo. Bilang gue mesum padahal sama.” Timpal Jeff yang mendapat sambutan gelakan kembali dari Andrew, Fania dan Ara.


“Udah ayo ah.” Reno menarik tangan Ara lalu menggandeng istrinya berjalan ke arah luar agar segera berangkat.


Kebetulan yang lain sudah juga bermunculan. Jadi mereka segera bergegas untuk berangkat menginap di Hotel agar besok lebih santai mempersiapkan acara resepsi pada sore harinya.


*


To be continue ...*


*Di bonusin Up dua Episode Nih sama Author yang bae hati dan tidak sombong. Wkwkwk*

__ADS_1


Semoga terhibur dan jangan lupa tinggalkan Jejak.


Jangan lupa beri penilaian bintang buat Andrew, Fania dan kawan kawan, okey?.


__ADS_2