
Selamat membaca ..
*
Sementara itu di London....
Praaannngg....
Suara gelas yang terjatuh hingga pecah mengalihkan pandangan kelima orang yang berada di dekat tangga kediaman utama keluarga Smith tersebut.
“ What did you say Ara ?. Fania?! Got an accident ?! . (Kamu bilang apa barusan Ara?. Fania?!. Kecelakaan?!).“ Andrew melangkah mendekati Reno, Ara, Michelle beserta orang tuanya berada. “ Say it !. (Ngomong!).“ Suara Andrew meninggi , menatap Ara dan Reno bergantian.
“ I, I .... (A, A .....).“ Ara terbata – bata sembari menatap Andrew.
“ Do not shout to my wife (Jangan teriak sama istri gue). “ Reno berkata datar namun menatap Andrew tajam.
Andrew pun menatap Reno tajam. “ You called Fania’s name! (Lo sebut nama Fania barusan!) You know where is she right now, don’t you?! (Lo tau dimana dia sekarang kan?!). “
Reno tidak menjawab, laki – laki itu hanya memandangi wajah Andrew yang sedang marah.
“ How long ? How long since you’ve found her ?! (Berapa lama? Sudah berapa lama sejak lo temukan dia?!). “ Andrew masih bertanya dengan penuh penekanan.
“ Andrew, tenangkan diri kamu “. Ucap Nyonya Erna lembut karena khawatir dengan ketegangan antara dua putranya itu. Dirinya pun sebenarnya juga kaget mengetahui kalau ternyata Reno sudah menemukan Fania, namun Reno tidak pernah menceritakan hal tersebut.
__ADS_1
“ R, tell me everything (R, kasih tau gue semuanya). “ Andrew menurunkan intonasi suaranya sembari menghembuskan nafasnya yang terasa berat. Apa yang tadi di dengarnya bener – benar membuat Andrew terkejut. Fania, si Demi Moore KW ternyata udah ketemu dan Reno tidak mengatakan apapun padanya.
Reno masih menatap Andrew dalam duduknya. Sebenarnya otaknya masih kepikiran Fania, tapi Andrew ga akan beranjak dari tempatnya sekarang sebelum mendapat jawaban dari dirinya. Akhirnya dia pun menghembuskan nafas kasar dan mulai bicara.
“ What do you want to know ? (Apa yang lo mau tau?).“ Tanya Reno pada Andrew.
“ Everything (Semuanya).“ Jawab Andrew. “ When did you found her? (kapan lo temukan dia?).“
“ Empat bulan yang lalu. “ Reno melanjutkan jawaban atas pertanyaan Andrew. “ Saat gue dan Ara menghadiri acara temu kangen sama anak – anak South. " Lanjutnya lagi.
“ What ? ! (Apa?!). “ Andrew tak percaya apa yang didengarnya. “ Empat bulan ? Udah empat bulan lo udah tau si Fania dimana, tapi lo ga bilang apa – apa sama gue?! “.
“ Son, both of you (Nak, kalian berdua). Hentikan perdebatan kalian sementara ini. Yang penting Fania kalian sudah ketemu bukan ? “. Tuan Anthony kini berbicara untuk menengah kan kedua putra nya yang sedang bersitegang itu.
“ Dad, benar Reno, Andrew. Lebih baik sekarang cari tau kondisi Fania “. Nyonya Erna ikut berbicara.
Reno seketika berdiri dan juga membantu Ara berdiri yang dari tadi duduk disampingnya diatas anak tangga kediaman keluarga Smith.
“ I’ll tell you everything. (Gue akan ceritakan semuanya nanti). Mom’s right (Mom benar), gue harus cari tau tentang keselamatan Fania sekarang “. Ucap Reno sambil menepuk bahu Andrew.
Andrew masih menatap kakak angkatnya itu. Raut wajahnya menunjukkan bahwa ia kecewa. Toh Reno tau betul kalau dirinya juga ingin bisa menemukan Fania. Tapi saat Kakak angkatnya itu sudah menemukan Little F mereka, hal itu disembunyikan darinya.
Andrew tidak mengerti apa yang ada di otak Reno sampai dia tidak mau berbagi kebahagiaan atas ketemunya Fania. Bukan Reno saja yang punya hutang janji pada si Demi Moore KW. Andrew pun sama.
Ada hutang permintaan maaf dan janji yang belum ia bayar pada Fania.
“ Meski lo lebih dulu kenal Fania. Tapi dia bukan Little F lo seorang “. Ucap Andrew menahan perih di hati dan apa yang tercekat di tenggorokannya. Meninggalkan Reno yang terdiam menatapnya saat Andrew berjalan menaiki tangga untuk pergi ke kamarnya.
__ADS_1
‘ Sorry Andrew (Maaf Andrew).‘ Batin Reno yang tau kalau Andrew kecewa padanya.
****
Andrew sudah berada dalam kamar pribadinya di Kediaman keluarga Smith. Ia terduduk di sofa panjang dalam kamar tersebut. Menghembuskan nafasnya dengan kasar. Laki – laki itu meraih dompetnya dan membuka serta mengambil selembar foto yang terselip dalam salah satu kantong dompetnya.
“ Little F , akhirnya lo ketemu juga. “Andrew bicara sendiri sambil tersenyum.
Sebuah foto lama yang gambarnya masih terlihat jelas, terpampang tiga orang yang seperti berada di lapangan basket karena dalam foto tersebut ketiga orang itu memakai baju basket dan sepatu kets.
Sebelah kiri dan kanan adalah Andrew dan Reno. Yang ditengah adalah gambar seorang gadis yang tingginya hanya seketiak mereka saja. Gadis yang rambutnya sangat pendek seperti potongan laki – laki namun dengan poni. Gaya rambut seperti Demi Moore di film ghost.
Itulah kenapa Andrew memanggilnya dengan sebutan Demi Moore KW. Biarpun Andrew dan gadis itu sering sekali adu mulut. Andrew sangat menyayangi dan perduli padanya. Bahkan Andrew menjadi pengganti sementara sebagai Abang untuk gadis itu saat Reno lebih dulu berangkat ke London, meski tak lama Andrew juga ikut pergi ke London.
Namun hari – hari kebersamaan berdua itu membuat Andrew dan sang gadis menjadi dekat, meski bukan pacaran. Tapi keduanya saling sayang.
Andrew tersenyum karena mengingat beberapa memori saat dia menjahili gadis tomboy tersebut. Tapi tiba – tiba di mengingat perkataan Ara tadi di bawah.
“ Jadi maksud kamu, ada kemungkinan Fania kecelakaan ? .“
Begitu ucapan Ara yang Andrew ingat. Membuat dirinya menjadi risau dan gusar.
‘ Oh God, Mudah – mudahan Ara salah. ‘ Batin Andrew. Kemudian ia merogoh saku celananya dan mengambil ponsel miliknya.
“ Jeff “. Ucap Andrew saat panggilan tersambung. “ Cancel all my schedule. I’m going to Jakarta today (Batalkan semua jadwal gue. Hari ini juga gue ke Jakarta). “
**
__ADS_1
To be continue ..