BUKAN SEKEDAR SAHABAT

BUKAN SEKEDAR SAHABAT
Episode 36


__ADS_3

Selamat membaca ...


Fania sudah berada di dalam mobil John dan melaju menuju rumahnya karena John memang sengaja menjemputnya. Sudah seringkali dalam beberapa hari setelah Reno dan Ara bertolak ke London, bisa dibilang John menjadi supir antar jemput Fania.


John sudah di beri amanat oleh Reno untuk menjaga Fania dan memastikan segala hal yang Fania butuhkan harus terpenuhi. Sejak Reno menemukan Fania kembali dan memutuskan kalau dia akan menjadi kakak sepenuhnya untuk Fania terlepas bahwa mereka sama sekali tidak memiliki hubungan darah.


Bahkan Ara, istri Reno memberikan dukungan sepenuhnya pada suaminya itu untuk memperlakukan Fania sebagai seorang adik seutuhnya dan menganggap keluarga Fania adalah keluarga mereka juga tanpa akan ada pembahasan tentang tidak adanya hubungan darah.


Sejak Fania ditemukan, Reno sudah bersikap over protective kepada Fania, bahkan melebihi dari seorang kakak kandung sekalipun.


Hingga Reno menitipkan Fania pada John, saat dirinya dan Ara sedang tidak berada di Indonesia.


John akhirnya akan menyempatkan diri untuk menjemput Fania saat pulang kantor atau apabila Fania sedang ada jadwal reguler manggung bersama teman – teman bandnya.


Sekalipun saat John ada urusan yang tidak bisa ditinggalkan, pria blasteran itu pasti akan mengirim supir untuk mengantar Fania pulang ke rumah. Kecuali saat Fania berangkat ke kantor , sampai dengan saat ini gadis itu tetap memilih untuk menggunakan kereta api di pagi hari.


“ Hari ini ga jadwal manggung Fan ? “. Tanya John saat sedang mengendarai mobilnya seraya menoleh pada Fania.


“Besok baru ada Kak“ Jawab Fania pada John.


“ Di ? “. Tanya John lagi.


“ Di Kafe yang di Hotel XXX “.


“ Oh, Hotelnya Reno “


“ Hah ?! “. Fania terkejut mendengar ucapan John. “ Barusan lo bilang apa ? “.


“ Besok lo manggung di Kafe yang di Hotel XXX kan ?. Hotel tempat gue dan temen-temen mengadakan acara plus tempat dimana lo sama Reno ketemu lagi setelah sekian lama ?! “.


“ Iya.. Lo bilang itu hotelnya kak Reno ?! Lo yang salah ngomong apa gue yang salah denger nih ? “. Fania penasaran.


“Ih ni cewek , cakep cakep Budi. Iya itu Hotelnya Reno yang ada di Jakarta“


“ Seriusan ? ! “. Fania benar – benar terkejut mengetahui hal yang barusan John bilang.


“ Lah emang Reno ga pernah cerita ? “


“ Engga. Lagian gue ga pernah nanya sih. Kepoh amat sama harta orang “.


“Yah, Reno kan kakak lo. Paling tidak lo harus tau lah aset –aset kakak lo itu“


“ Ga mau tau . Buat gue Kak Reno ya Kak Reno. Mau miskin atau Kaya, dia tetep Kak Reno yang gue sayang sepenuh hati “.


“ Fan...Fan... pantes Reno sayang banget sama lo ya. Lo tulus banget sih. Dia pasti udah baca karakter lo makanya dia cariin lo banget dan bisa sampai se protektif ini sama lo  “.

__ADS_1


Ucap John sambil mengacak – acak rambut Fania dengan satu tangannya.


Fania hanya menunjukkan rentetan giginya yang rapih saat John selesai mengacak –acak rambutnya.


“Terus kalo sama yang satu lagi sayang ga?“ Pertanyaan John membuat Kania terkejut dan spontan menoleh ke arah John, karena Fania tahu siapa yang John maksud.


****


Flash back on


“Mm itu... Donald apa kabarnya, Kak?“. Tanya Fania pada Reno saat mereka sedang bercengkrama di ruang santai kediaman Reno.


“ Donald Bebek ? “. Sahut Reno. Sementara Ara tau siapa yang Fania maksud. Toh Ara memang sudah tau dari A sampai Z mengenai kisah tiga orang tersebut baik dari suaminya ataupun dari orang yang dipanggil Donald sama Fania. Ara pun tersenyum penuh makna saat mendengar Fania bertanya tentang Andrew yang di panggil Donald oleh si mantan cewek tomboi itu.


“ Ish, orang nanya serius juga “. Fania berdecak sebal.


“ Iya tau serius, Donald bebek maksudnya kan ?. Tanya paman Gober sana “. Goda Reno yang memang kangen banget godain ade ketemu gedenya itu.


“ Kangen nih ye “. Ara ikut menggoda Fania.


“ Dih Kak Ara kayak tau aja “. Fania coba mengeles maksud perkataan Ara barusan.


“ Ye, apa sih yang Ara Alexander ga tau tentang kamu Demi Moore KW ? “. Ara bicara lalu cekikikan sendiri gara – gara sebutan Demi Moore KW yang disematkan Andrew pada gadis itu.


Andrew selalu menyebut Fania begitu kalau lagi kesel sama Fania, padahal Andrew itu lebih sering menjahili Fania ketimbang Reno.


“ Ih Kak Ara .... “. Fania malu sendiri. “ Emang dasar tuh dia rese seenaknya aja bilang gue begitu . Cakepan juga gue dari Demi Moore “.


“Pe –de!“ Timpal Reno atas celotehan Fania.


“ Emang “. Fania menjulurkan lidahnya pada Reno membalas ejekan kakak gantengnya itu.


“ Mau tau aja , mau tau banget ? “. Ucap Ara


“ Mau tau ga pake aja ga pake banget “. Sahut Fania.


“ Kabarnya Andrew baik Fan “. Sambung Ara. “ Dia udah sukses jadi Pebisnis sekarang “.


“Andrew?“ Tanya Fania


“ Iya si Donald bebek maksud bidadari surga pribadi gue “. Ucap Reno


“ Oh iya sampe lupa gue nama asli itu orang “. Sahut Fania . “ Terus kayak apa dia sekarang ? “


“Masih rese kayak dulu“ Jawab Reno sambil mengganti channel TV.

__ADS_1


“ Udah nikah juga dia ? “. Tanya Fania


“ Belum ! “. Jawab Ara dan Reno barengan.


Flash back off


***


“ Sayang ga ? “. Tanya John lagi. Membuat Fania bingung menjawabnya.


‘Sayang sih, tapi beda dikit sama sayang gue ke Kak Reno‘ Batin Fania.


“ Dih malah bengong. Lo ga kangen sama kakak lo yang satu lagi emangnya ? “.


Fania memilih mengangkat bahunya. “ Ya kangen juga lah. Namanya udah lama ga ketemu “. Kemudian gadis itu mengedarkan pandangan keluar jendela mobil.


‘ Gue kangen. Kangen .... banget ! ‘.


John kemudian menyalakan audio di mobilnya dan mereka berdua mendengarkan lagu yang sudah terputar setengahnya.


*****


🎵


Cause all of me


Loves all of you


Love your curves and all your edges


All your perfect imperfections


Give your all to me


I'll give my all to you


You're my end and my beginning


Even when I lose I'm winning


🎵


***


To be continue..

__ADS_1


__ADS_2