
Selamat membaca..
*
“Udah tarik nafas dalam – dalam, hembuskan.” Goda Ara sambil terkekeh yang melihat Fania engga kelar – kelar takjubnya.
“Gila , gila. Kaki gue rasa ga injek tanah.” Gumam Fania sambil geleng – geleng. “Wew, Kak Jeff ini mobil lo?.” Tanya Fania melihat Jeff memanaskan salah satu mobil berwarna orange terang.
“My Lovely Girl (Cewek kesayangan gue).” Ucap Jeff seraya membanggakan mobil balap kesayangannya yang hanya di pakai kalau mereka hang out saja dan disimpan di garasi khusus bersama koleksi Andrew dan Reno.
“Keren. Pinjem Kak.” Sahut Fania.
“Jangan banyak gaya lo Kajol. Lo tau ga ini mobil apa?. Speed (Kecepatannya) kayak gimana?.” Timpal Jeff. “Yang ada lo terbang nanti pas injak gas.”
“Pelit ih.” Sahut Fania.
“Tuh, pake Black Audi gue.” Ucap John yang menghampiri Fania dan Jeff.
“John, John. Pengen banget masuk bengkel itu mobil lo pinjemin si Kajol.” Jeff menimpali John yang menawarkan Fania untuk mencoba mobil si bule koplak.
“Ish, jangan suka ngeremehin gue lo. Kualat ntar.” Gerutu Fania pada Jeff dan laki laki itu hanya menggeleng meledek. “Boleh tuh gue cobain mobil lo, Kak John?.” Tanya Fania.
“Silahkan.” Jawab John. “Boleh ga R , nih adik lo mau cobain Audi gue.” Ucap John setengah teriak pada Reno yang sedang mengecek mobil yang ia gunakan.
“Boleh aja kalau memang bisa.” Sahut Reno sambil tersenyum.
“Oh No, No. (Oh, Tidak, Tidak).” Sambar Andrew yang tiba – tiba langsung menghampiri Fania yang sedang berada di dekat dua J. “Fania sayang, besok kita beli Aston Martin, oke?. More safety for you (Lebih aman buat kamu).”
“Coba sebentar aja Nald.” Ucap Fania.
“Fania, my heart, my everything.” Andrew menangkup wajah Fania. “Pertama, ini setirnya di sebelah kiri. Oke?. Sisanya, kalau kamu salah pengoperasian pedal dan sebagainya. Nanti kamu terbang sayang.” Andrew menggoda Fania dengan gurauan nya. Takut juga kalo Fania nya sok – sok an. Nanti kenapa – napa. Begitu pikirnya.
“Ah lebay banget. Mobil sama aja kali, Nald.” Fania mengerucutkan bibirnya.
“Tempat kamu selain, dihati dan dihidup aku adalah disamping aku kalau naik mobil oke?.” Ucap Andrew sambil terkekeh.
“Ih, bucin akut.” Ucap Ara yang geli liat si Andrew dan Reno tertawa melihat istrinya yang tampak sebal pada si Donald Bebek itu.
“Kamu pilih mau naik mobil yang mana.” Ucap Andrew pada Fania. Dan gadis itu tampak mengedarkan pandangannya sambil berjalan perlahan sementara Jeff dan John yang sudah berada di mobil bersama Michelle, segera bersiap untuk berkendara. Begitupun dengan Reno dan Ara.
“That One (Yang itu).” Fania menunjuk satu mobil berwarna biru metalik nan mempesona.
Andrew tersenyum lebar. “Tau itu mobil apa memang?.”
“Yakin ga tau. Lo tanya dia chord gitar sama aneka goyang biduan. Nah baru pas.” Ledek Jeff.
“Fenyr Super sport. Twin – Turbo charged.” Sahut Fania sambil memandang mobil yang tadi dia tunjuk. ‘Cakep bener dah ah itu mobil.’ Batinnya gemes.
Andrew dan Jeff menoleh takjub.
__ADS_1
“Pinter pacarnya Abang Andrew.” Celetuk Jeff. ‘Tadi dia tau Ken Block. Sekarang jenis mobil juga tau. Sering baca majalah otomotif kayaknya.’ Batinnya.
Reno dan Ara tersenyum lebar kemudian melajukan mobil yang mereka gunakan melalui pintu berbeda dari tempat mereka masuk yang pagar tingginya sudah terbuka lebar dengan beberapa penjaga disisi kiri dan kanannya.
“Ayolah.” Ucap John. ‘Gue udah ga sabar ini.’
“Not bad, huh. (Lumayan juga) pengetahuan kamu soal mobil.” Andrew manggut manggut. “ Yuk. Let’s ride (Kita berkendara).”
**
Ada yang mau ikut sama Babang Jeff and Babang John?.
“Kita sebenernya mau kemana sih Nald?.” Tanya Fania yang merasa perjalanan ke tempat yang dituju lumayan jauh dan lama – lama melalui jalanan yang sepi.
“That! (Itu!).” Tunjuk Andrew saat mereka melalui jalan yang akan sedikit menurun.
Fania memajukan badannya. ‘O – EM – GEH.’ Batin Fania yang menangkap kerumunan yang ada disuatu lahan yang amat luas dengan banyaknya lampu dan musik yang kencang.
“Race Wars.(Balap Mobil).” Ucap Andrew. “Mau liat mobil – mobil balap yang keren kan?.” Tambah Andrew yang mobilnya sudah mulai memasuki area tersebut.
“Gila sih ini.” Ucap Fania sambil mata beserta kepalanya memandangi sisi kiri dan kanannya bergantian dengan mata berbinar. “Ish serasa lagi maen film Fast and Furious.”
Andrew tersenyum lebar sambil geleng –geleng, melihat dan mendengar kelakuan serta ucapan Fania nya.
“Hahha. Gila Kak Reno sama si Donald. Gokiill... .” Ucap Fania seraya tertawa sambil menggerakkan tangannya menunjuk Reno dan Andrew dengan wajah kocak, saat mereka sudah turun dari kendaraannya masing – masing.
Reno, Andrew beserta lainnya terkekeh melihat kelakuan si Kajol. Sambil berjalan menjawab sapaan orang – orang yang mengenal mereka.
Seperti halnya saat takjub dengan luasnya rumah Dad dan Mom, juga showroom pribadinya Reno dan Andrew. Fania saat ini juga takjub melihat tempat yang ia datangi malam ini. Berjalan sambil memutarkan badannya.
Panggung yang lumayan luasnya dengan dua meja dj yang menjadi sumber dentuman musik yang keras dan energik. Beserta beberapa perempuan seksi yang sedang bergoyang - goyang di atas panggung menikmati musik. Dengan Bar di beberapa sisi area tersebut.
Tak lupa yang menakjubkan bagi Fania adalah mobil mobil balap keren yang beberapa sudah dimodifikasi berjejer dengan kerennya.
Semua yang ada disana mengenal rombongan orang – orang yang bersama Fania. Memandang heran pada gadis yang sudah dirangkul erat oleh Andrew. Para pria yang penasaran ingin tau siapa gadis yang menjadi gandengan Andrew malam ini.
Cantik, Seksi. Sementara beberapa wanita memandang sinis pada Fania yang dirangkul Andrew. Sepertinya Fania akan jadi bahan gibahan mereka, karena Andrew merangkulnya mesra.
“Kak Fania ikut Michelle yuk kesitu.” Ajak Michelle pada Fania sambil menunjuk salah satu sudut dimana ada bar yang di payungi tenda berwarna putih.
“Lo aja sana.” Sahut Andrew sebelum Fania sempat menjawab.
“Ish.” Decak Michelle lalu gadis itu berjalan ke tempat yang tadi dia tunjuk. ‘Takut banget Kak Fania diambil orang.’ Batin Michelle yang menggerutu.
“Seneng amat kayaknya.” Ucap Reno memegang kepala Fania sambil menggoyangkan nya.
__ADS_1
“Ish Kak Reno. Ga bilang ada tempat begini kok sebelumnya.” Sahut Fania sumringah.
“Andrew... .” Suara seorang wanita yang sepertinya seksih membuat Andrew, Reno dan Ara serta Fania menoleh. Sementara dua J sudah menghilang entah kemana.
“Hey. How are you doin'?. (Hey. Apa kabarnya lo?).” Andrew melepaskan rangkulannya pada Fania dan gadis yang menyapa Andrew mendekatkan dirinya dan memberikan pelukan pada si Donald.
“I’m good,(Aku baik). How about you, Babe?.(Bagaimana dengan kamu sayang).” Jawab si Wanita itu.
“I’m good also.(Gue juga baik). Nice to see you again.(Seneng ketemu lo lagi).” Andrew meladeni obrolan wanita yang tak dikenal Fania.
“Sabar, sabar.” Goda Ara sambil berbisik pada Fania yang sedang intens memperhatikan Andrew bersama wanita yang tadi menyapanya.
“Hi, Ara, Reno. How are you guys doin’?.(Bagaimana kabar kalian?).” Sapa wanita itu pada Reno dan Ara.
“We’re good as usual Gloria.(kami baik seperti biasanya, Gloria.)” Sahut Reno
‘Oh Gloria namanya. Seenak udel manggil laki gue beb.’ Gerutu Fania dalam hatinya sambil memperhatikan gerak gerik wanita seksi yang bernama Gloria itu.
“Jangan cemburu, dia temen aku.” Ucap Andrew sambil tersenyum dan mengecup pipi Fania didepan Reno, Ara dan Gloria.
Fania menatap Andrew malas. Dan Gloria memandang dengan pandangan heran serta ... tak senang melihat Andrew mengecup pipi wanita cantik tak kalah seksi dengannya dan merangkul wanita itu mesra.
“Who is she, Andrew?.(Siapa dia Andrew?).” Tanya Gloria yang memandangi Fania dari atas ke bawah.
Fania memandangi Donald dengan tatapan yang sepertinya bilang, hayo mo bilang gue siapa lo nih. Sementara Reno dan Ara hanya senyam senyum aja memperhatikan Fania.
Andrew tersenyum lebar. Merangkul Fania mesra dari belakang. “ This is Fania. My Wife.(Ini Fania. Istri gue).”
“You, What?!.(Siapa mu?!). Pekik Gloria .
“My Wife. (Istri gue). My Lovely Beloved Wife.(Istri gue Tersayang).” Sahut Andrew sambil mengecup gemas pipi Fania yang hatinya merasa puas.
**
To be Continue ....
Author Up Satu Episode dulu Yah Malem Ini. Sorry Dorry yah para reader kesayangan loph loph. Soalnya badan Author udah pegel.
Sementara manjain mata sama halu dulu lah ya ngebayangin mobilnya Kakak Ganteng sama Andrew.
* Author mau ikut nebeng dulu yak. Nebeng Kehaluan Author 😄**
Update besok lagi 💗 Diusahakan lebih dari satu episode deh. Janjiku kepadamu .. 😃😉***
Dukungannya Dulu buat Author Mana cobaaaaaa😍
__ADS_1