
Selamat membaca ....
“Good day, is my Fiance in his office right now?.” Ucap seorang wanita dengan suara yang sepertinya di lembut - lembutkan. Dan Fania pun menoleh ke belakang.
‘Halah Ratu Drama.’ Batin Fania sesaat setelah menoleh ke belakang dan melihat siapa wanita di belakangnya.
“Yes, Ms. Cindy, Mr. Andrew is in Office right now.”(Ya Nona Cindy, Tuan Andrew ada di ruangannya sekarang). Ucap si resepsionis kepada wanita yang ternyata adalah Cindy. “He might be already waiting for you.” (Mungkin juga dia sudah menunggu kedatangan anda).
Cindy mengambil satu langkah dan berdiri di hadapan Fania. Menelisik Fania dari ujung rambut sampai ke ujung kaki gadis itu dengan pandangan yang meremehkan.
“You don’t even worthed to compare with me.” ( Kau bahkan tidak sebanding denganku ). Ucap Cindy tinggi hati pada Fania setengah berbisik.
Namun Fania tetap bergeming, tak bicara, tak menjawab. Hanya menatap wanita itu malas.
“Who is she?. Is she looking for my Fiance, Andrew Smith?!.” ( Siapa dia? Apa dia mencari tunanganku, Andrew Smith?!). Kata Cindy dengan penekanan kepada resepsionis tersebut seraya bertanya. Bermaksud menjatuhkan Fania.
“Mmmm, yes Miss Cindy. She .... “ (Mmmm, iya Nona Cindy , dia .. ). Tak sempat melanjutkan kalimatnya , resepsionis itu keburu disela Cindy.
“ Let me, guess. (Biar ku tebak). Shameless woman who say that she is My Fiance Girlfriend. ( Wanita tidak tahu malu yang mengaku – ngaku sebagai pacar tunanganku?).” Cindy terkekeh mengejek. ‘*I will make you lose your face now.***’* ( Aku akan membuatmu malu sekarang* ). Batin Cindy.
“Very sorry Miss Cindy.” ( Mohon maaf Nona Cindy ). Ucap si resepsionis lagi.
“No, it’s okay. Never Mind. There were a lot of women like her who came here before right?. (Tidak masalah, sudah banyak wanita seperti dia yang sudah datang sebelumnya bukan?). Who have no shame claimed themselves?!. ( Yang mengaku – ngaku ).” Kembali Cindy merendahkan Fania dengan ucapan dan tatapannya.
‘Oh Oke!. Emang cari gara - gara ini titisan mak lampir!.‘ Batin Fania dan ia menghela nafas panjangnya lalu berdiri tegak.
*
__ADS_1
Andrew melirik jam di pergelangan tangannya. Mencoba menghubungi Fania namun telponnya tidak diangkat. “Haish, what take her so long?.” (Apa yang bikin dia lama datang?). Gumam Andrew.
“ Sir, I want to take the document if you already checked them and signed”.( Pak, saya mau mengambil dokumen yang sudah anda cek dan tandatangani ).” Ucap Jeff yang masuk ke ruangan Andrew. Meski dia adalah sahabat yang merangkap tangan kanan sekaligus seksi repotnya Andrew, tetap saja Jeff bersikap Profesional saat masih dalam lingkungan pekerjaan.
“Jeff, coba hubungi Ben. Gue telpon Fania ga diangkat – angkat. Harusnya dia sudah sampai kesini.” Ucap Andrew.
“Okay.” Sahut Jeff dan ia bergegas menelpon Ben. Telpon tersambung dengan Ben, namun raut wajah Jeff sedikit berubah. ‘I’m dead now.’ ( Mati gue ). Batin Jeff dan dia tampak melupakan sesuatu. Andrew menyadari kalau ada sesuatu yang salah karna dia memperhatikan wajah Jeff yang sedikit panik.
“Gue sudah minta Lo untuk menginfokan soal Fania sama resepsionis di bawah kan?.” Ucap Andrew. “Jangan bilang lo lupa.”
Jeff seketika nyengir, menaikkan dua jari membentuk huruf V ke arah Andrew. “Gue jemput Fania sekarang. Oke?.” Dan pria itu langsung kabur dari hadapan Andrew. ‘Mati gue mati, kalo si Fania sampai diusir resepsionis’. Batin Jeff mencelos sambil berlari menuju Lift.
“JEEEFFFF !.” Teriak Andrew lalu langsung berjalan cepat menyusul si bule gila yang udah lari dari hadapannya saking panik.
*
“Busy with Gossip , Kelly?.” (Sibuk bergosip, Kelly?). Ucap Reno saat sedang berada di ruang rapat bersama tangan kanannya yang bernama Nino beserta beberapa staffnya. Saat Sekretarisnya seperti sedikit terlambat untuk mengambilkan beberapa berkas yang tertinggal untuk bahasan dalam rapat tersebut.
“No, Sir. My mistake, I’m just .... “ Kelly bermaksud menjelaskan tapi Reno keburu berbicara pada Nino.
“Have you send someone to hail my sister, Nino?.” ( Apa kau sudah mengirim seseorang untuk menyambut adikku, Nino?). Tanya Reno sembari mengecek berkas dihadapannya.
Nino terdiam. “Shit.” Ia mengumpat tanpa suara.
“Bored, working?.” Ucap Reno yang tahu pasti kalau tangan kanannya itu belum melakukan seperti apa yang ia perintahkan. Mengirim seseorang ke Lobby untuk menyambut Fania.
“Continue what, you want to say, Kelly.” (Kamu tadi mau bicara apa, Kelly?). Tanya Reno pada sekertarisnya.
__ADS_1
“Nothing important Sir, only there’s a young lady who’s making some nuisance at Lobby.” Jawab Kelly.
Reno langsung menghentikan kegiatannya dan menatap tajam pada Nino yang sepertinya sudah mulai sedikit gugup karena lupa menjalankan perintah Reno untuk menempatkan seseorang demi menyambut adik
kesayangan atasannya itu.
“I’ll hail her myself!.” ( Aku sendiri yang akan menyambutnya ). Dan seperti halnya Jeff, Nino pun langsung melesat bak adeknya the flash dari ruang rapat.
“NINOO!.” Teriak Reno seraya berdiri dari duduknya dan setengah berlari, membuat para staff yang ada disitu kaget seraya bertanya – tanya.
*
“Kalau sampai si Fania ngambek gara – gara dia ga diterima sama resepsionis. Lo tanggung akibatnya!.” Ancam Andrew yang sedang gusar saat sudah di Lift pada Jeff yang mulai berkeringat dingin. Jeff tak menjawab hanya berdoa dalam hatinya.
*
“Did I tell you how much I Love my sister, Fania? Right, Nino?!.” ( Kamu tau betapa aku menyayangi adikku, kan, Nino?! ). Ucap Reno saat sudah mengejar Nino dan mereka sekarang berada dalam lift.
“Yes, Sir. My mistake Sir.” Sahut Nino tanpa berani menoleh pada atasannya yang sedang menatapnya tajam dan bicara dengan sindiran. Nino menyadari itu. ‘You’re a dead man, Nino, if Miss Fania was not accepted respectly down there.’ (Lu mati Nino, kalau Nona Fania tidak diterima dengan hormat dibawah sana).” Batin Nino.
*
‘Oh Oke!. Emang cari gara - gara ini titisan mak lampir!.’ Batin Fania dan ia menghela nafas panjangnya lalu berdiri tegak. ‘Yang terjadi – terjadilah’. Batinnya lagi yang sudah tersulut emosi.
Cindy berjalan dengan angkuh melewati Fania yang hanya menatapnya tanpa bicara. “I’m gonna meet My Fiance now.” ( Aku akan menemui tunanganku sekarang ). Ucapnya sombong.
“DONALD BEBEEEEEEKK !!!!. KELUAR GA!.”
__ADS_1
*
To be continue ..