Gadis Malang Milik CEO

Gadis Malang Milik CEO
Ada hubungan nya


__ADS_3

...🥀🥀🥀...


Grap.


Danu menahan pukulan Layla, dengan mencengrammm pergelangan tangan Layla.


"Kamu gak salah omong? Buat apa Arsandi mikir kamu rendah? Kita itu suami istri, wajar jika hal itu di lakukan aku dan kamu! Kamu lupa, aku ini suami mu hem?" tanya Danu dengan tatapan nakal nya.


Deg.


"I- iya juga sih. Tapi tetap aja, kita itu melakukan nya di tempat yang tidak seharus nya! Kau membuat ku kehilangan wajah ka! Kau emmmhh menyebalkan!" sungut Layla, setelah memukul bahu Danu lalu beranjak dan berlalu ke kamar kecil.


Tok tok tok.


"Boleh aku masuk, Tuan Muda?" tanya Arsandi, setelah mengetuk pintu ruang rawat.


"Masuk lah!" seru Danu, dengan menyadarkan tubuh nya, setelah mengatur posisi ranjang rawat nya.


"Maaf, saya mengganggu istirahat Tuan!" ucap Arsandi dengan menyodorkan laptop milik nya pada Danu.


"Ada apa? Apa kau menemukan sesuatu dari penyelidikan orang orang kita?" tanya Danu dengan tatapan menyelidik, melihat Arsandi membawa laptop di tangan nya.

__ADS_1


Danu memangku laptop yang di berikan Arsandi di atas ke dua paha nya. Mengoperasikan laptop nya dengan kening yang mengkerut, otak kecil nya di ajak untuk berfikir keras.


'Sebenar nya apa yang di temukan Arsandi, sampai ia tidak bisa menunggu besok pagi. Untuk memperlihatkan hasil penemuan nya itu pada ku!' tanya batin Danu.


"Cukup Tuan, coba perhatikan grak grik Wisnu di sana. Itu sangat mencurigakan bukan?" jelas Arsandi, memberi tahukan kejanggalan pada apa yang di perlihatkan dalam video yang ada di laptop.


"Kau benar, di sini tampak jelas jika Wisnu sedang menerima telpon. Dari wajah nya menunjukkan kemarahan. Siapa orang yang menghubungi Wisnu? Apa kau sudah mencari tahu hal itu?" tanya Danu, tanpa memalingkan ke dua pangan nya dari layar laptop.


"Saya sudah menyelidiki nya, Tuan Muda." jawab Arsandi dengan wajah datar nya.


Danu dan Arsandi pun terlibat dengan pembicaraan yang cukup serius, tatapan mata Danu fokus pada layar laptop yang di arahkan Arsandi.


"Apa hasil penyelidikan kalian? Apa sama dengan penyelidikan polisi? Praduga atas kasus kecelakaan yang tadi siang aku alami. Itu semua nya saling berkaitan bukan?" tebak Danu.


"Aku tidak akan mengganggu kalian, kalian lanjutin aja!" Layla yang sudah ke luar dari kamar kecil, langsung mendaratkan tubuh nya di sofa panjang yang ada di ruang rawat Danu.


"Apa yang sedang mereka bicarakan sih? Apa ini ada hubungan nya dengan orang yang mencelakai ka Danu? Dan otak dari orang yang membuat masalah di gudang?" gumam Layla.


"Sini, La! Naik lah ke ranjang rawat ku... jika kau ingin tau apa yang sedang kami bicarakan! Tidak perlu memasang tajam indra pendengaran mu untuk menguping pembicaraan kami!" terang Danu seakan menyentil telinga Layla.


"Siapa juga yang menguping, aku kan hanya ingin tau. Siapa yang sudah membuat mu celaka ka! Itu orang punya dendam apa kali sama kamu! Tega ngelakuin ini semua sama kamu!" Layla mengerucutkan bibir nya, mengayunkan ke dua kaki ke arah Danu.

__ADS_1


"Anak pintar, sini duduk dekat dengan ku!" ujar Danu dengan mengarahkan Layla untuk duduk di dekat nya.


Layla menurut, mendudukkan diri nya di tepian ranjang rawat, di samping Danu.


Layla melihat apa yang di tampilkan dalam video yang ada di layar laptop.


"Eh itu kan!" Layla menggantung perkataan nya, saat melihat seseorang yang ia kenal dalam video.


'Itu kan irfan, ngapain dia di sana? Apa ada hubungan nya dengan orang yang mencoba mencelakai ka Danu?' batin Layla dengan kening mengkerut.


"Ini salah satu teman mu di kelas kan? Siapa nama nya, kalo tidak salah... Irfan! Iya kan? Benar tebakan ku!" ucap Danu, yang tanpa sadar pun sepemikiran dengan Layla.


"Kalian berdua, berhati hati lah pada anak itu! Entah ada hubungan apa anak itu dengan Aleta dan Wisnu. Yang jelas mereka bekerja sama untuk menghancurkan nama baik perusahaan lewat gudang, dan yang mencoba mencelakai mu, Tuan Muda!" ujar Arsandi panjang kali lebar.


Layla membola. "Apa? Irfan terlibat? Kok bisa?"


...💖💖💖...


Bersambung...


Like dan komentarnya dong, 😅😅

__ADS_1


...Berawal dari kehaluan, di tuangkan dalam tulisan. Jadi lah karya author dalam bentuk bacaan 😅😅...


...Kehaluan semata...


__ADS_2