
...🥀🥀🥀...
"Kamu mau balik ke rumah, apa mau jalan dulu La?" tanya Danu, menggenggammm jemari Layla menuju mobil yang ia parkir.
"Ka Danu gak balik kantor emang nya?" tanya Layla dengan menoleh ke arah Danu.
"Gak, aku ambil setengah hari." Danu membuka kan pintu mobil untuk Layla.
"Owh, pergi ke mana ya yang enak. Udah kaya kencan aja hehehe cuma berdua." Layla tergelak sendiri, dengan tatapan mengikuti Danu pergerakan Danu yang mengitari mobil.
"Kamu ketawain apa, La?" tanya Danu, dengan kening mengkerut, menatap Layla penuh tanya.
"Ah itu ka, kita jalan berdua, udah kaya kencan aja hehehe." ucap Layla dengan menampilkan sederat gigi putih nya.
"Ya anggap aja kita lagi kencan. Jadi kita diel jalan ya sayang! Atau kamu ingin kita langsung pulang?" tawar Danu lagi, mulai menghidupkan mesin mobil nya.
"Jalan yuk ka, biar kaya orang orang." bujuk Layla.
"Mau ke mall atau ke pantai?" tawar Danu, mulai memecah jalan.
"Mall aja yuk, tapi baju aku ka?" Layla menatap diri nya yang masih mengenakan seragam sekolah.
"Gampang itu mah sayang. Tinggal mampir ke toko, pilih baju yang kamu suka." ucap Danu.
"Ka Danu juga pake itu aja?" Layla menunjuk Danu.
"Kenapa memang nya? Gak ada yang salah kan dengan tampilan ku seperti ini hem?" tanya Danu.
__ADS_1
"Ya gak salah sih, cuma resmi amat. Ke mall aja pake baju kantor, mau ngantor apa mau ngemall mas hehehe?" goda Layla dengan terkekeh.
Danu menggelengkan kepala. "Apa kamu suka dengan buket bunga nya La?" tanya Danu
"Suka banget tapi jangan sering sering ya ka, dari pada buket bunga mahal. Mending kaka beliiin aku jajanan, atau apa gitu ka." celetuk Layla.
"Iya, sayang." jawab Danu singkat.
Gak lama, mobil yang Danu kemudikan memasuki salah satu parkiran mall.
"Buket bunga nya ka?" tanya Layla, bingung buket bunga nya mau di bawa, atau di tinggal di dalam mobil.
"Tinggal aja udah." ucap Danu dengan menggenggammm jemari Layla, membawa istri kecil nya masuk ke dalam mall.
"Dulu kalo ayah lagi weekend, ayah sering ajak aku ke sini, sama mama dan Lulu." ucap Layla, mengingat kebersamaan nya saat masih tinggal dengan Noval.
"Ahahaha iya, ka Danu marah banget sama aku." ucap Layla membenarkan.
"Itu kan dulu. Kalo sekarang udah gak kan? Apa aku masih suka galak?" tanya Danu.
"Galak mah gak ka, cuma kadang melebihi singa kalo lagi serius banget." goda Layla, yang memancing Danu untuk merangkul nya.
"Ayo masuk ke sini!" Danu menggiring Layla ke sebuah toko pakaian.
"Siapa yang mau beli baju ka?" taya Layla.
"Tentu aja kami, sayang! Kamu lupa, masih mengenakan seragam sekolah?" ujar Danu, dengan tatapan mengarah pada seragam yang melekat pada tubuh Layla.
__ADS_1
Layla menepuk kening nya sendiri dengan telapak tangan kanan nya.
"Oh iya, dasar bodohhh... aku melupakan nya ka."
"Gak apa, faktor umur hehehe!" goda Danu, memilih salah satu dress dari beberapa dress yang terpajang di gantungan.
"Ihs ka Danu tuh yang faktor umur!"
"Coba ini dan ini!" Danu menyerahkan 2 buah 2 dress ke Layla.
"Oke, tunggu di sini ya!" Layla langsung menuju ruang ganti.
Danu menunggu Layla sambil duduk di sebuah kursi yang memang di persiapan pihak toko.
"Gimana ka?" tanya Layla dengan mengerjapkan ke dua mata nya.
"Cantik La. Kamu pake baju apa aja pasti bakal terlihat cantik."
Setelah membayar pakaian yang Layla kenakan, Danu mengajak Layla ke toko lain nya. Tapi saat melewati gedung bioskop. Kayla angkat suara.
"Bioskop, nonton yuk ka!! seru Layla gak sabaran.
Bersambung...
Like dan komentar nya dong, 😅😅
...Berawal dari kehaluan, di tuangkan dalam tulisan. Jadi lah karya author dalam bentuk bacaan 😅😅...
__ADS_1