
...🥀🥀🥀...
"Kamu beneran jatuh Layla?" tanya Danu datar.
"Iya lah beneran jatoh, masa bohong!" jawab Layla dengan mengalihkan pandangan nya dari Danu.
'Layla Layla, kamu pikir saya gak tau... kalo saat ini kamu sedang membohongi saya!' batin Danu dengan menggelengkan kepala nya.
Danu memarkirkan mobil nya, nampak beberapa mobil sudah terparkir dengan rapih di halaman villa yang cukup besar dan megah.
Layla turun dari mobil dengan perlahan, setelah Danu membuka kan pintu mobil untuk Layla. Sementara yang lain, langsung mengeluarkan barang bawaan mereka dari dalam bagasi mobil.
"Nah itu dia, akhir nya yang punya tempat nongol juga!" seru Bayu, menunjuk ke arah Danu dan rombongan nya.
Kevin, Arsandi, Mila, Yenny dan yang lain ikut menoleh ke arah Bayu menunjuk.
"Gila, jadi itu istri nya Danu? Yang benar aja! Itu mah masih bocah banget, astagaaa masih cantik Aleta ke mana mana!" cibir Reina, dengan tatapan gak suka pada Layla.
"Husss lo Reina, cewek setan kok masih aja di dukung buat jadi sama Danu!" sungut Bayu, menatap jengkel Reina.
"Tau lo, di kasih berapa lo buat dukungan Aleta?" sindir Kevin.
"Tau deh yang pernah kejebak cinta nya Aleta, ahahaha. Masih kalah saing lo sama Danu!" ukar Reina dengan tatapan meledek Kevin.
"Sialannn nih anak, bacottt lo minta di beri!" umpat Kevin hendak melayangkan tangan kanan nya.
Grap.
Arsandi menahannn tangan Kevin.
"Gak usah di ladenin, setan itu emang suka berkeliaran dan ada di mana mana, salah satu nya ya itu dia!" seru Arsandi, menunjuk Reina dengan ekor mata nya.
"Sialannn lo, Ar! Ngatain gue setan?" umpat Reina yang langsung beranjak dari duduk nya, tangan nya terulur hendak menumpahkan segelas air di atas kepala Kevin.
Grap.
Yenny yang melihat nya, langsung merebut gelas itu dari tangan Reina.
"Malu sama bocah!" ledek Arsandi menatap jengkel Reina.
"Assalamualaikum pak bos!" seru Bayu, menyambut kedatangan Danu dan yang lain.
"Waalaikum salam. Kalian udah sampe dari tadi?" tanya Danu yang langsung membantu Layla untuk duduk di sofa.
"Gue mah udah dari subuh nyampe sini bos!" seru Bayu dengan tatapan tertuju pada Mery.
__ADS_1
'Kenapa tuh cowok? Sakit mata?' batin Mery dengan bergidik, saat beradu pandang dengan Bayu yang mengerlingkan mata nya pada Mery.
'Boleh juga tuh, temen istri nya bos Danu!' batin Bayu, mengerlingkan mata nya pada Mery.
"Untuk kalian yang belum kenal, ini adalah Layla. Istri saya!" Danu memperkenalkan Layla pada teman teman nya.
"Halo ka, aku Layla. Salam kenal!" seru Layla, menyebutkan nama nya dengan senyum mengembang.
"Manis bos, kalah gula!" celetuk Wisnu.
"Biasa aja!" gerutu Reina, dengan tangan menyilang di depan dada.
"Hai Layla, maaf ya aku gak datang waktu pernikahan kalian." ujar Yenny dengan ramah.
"Gak apa kok ka." jawab Layla.
"Dan ini dalah sahabat istri ku. Nina, Mery dan Deri!" Danu memperkenalkan ke tiga nya.
"Salam kenal kaka kaka!" seru Mery dan Nina kompak.
"Astagaaa lucu banget sih kalian! Udah pada punya pacar belum nih?" tanya Bayu dengan tatapan tertuju pada Mery.
Deri langsung merangkul bahu Nina. "Gue pacar dia, kaka jaga jarak ya sama Nina!" sungut Deri dengan antisipasi tinggi.
"Ahahaha bege lo. Gue mah suka nya ama bocah yang satu ini!" Bayu melangkah menghampiri Mery.
"Hah!" Mery terperengah gak percaya, baru tadi di jalan ia minta ingin pacar, dan sekarang di kirim pacar yang usia nya sama dengan guru pengganti nya.
'Seriusan ini cowok? Tar jangan jangan gue cuma di jadiin maenan dia doang lagi! Udah ge'er, udah hati berbunga bunga, gak tau nya besok gue jadi jomblo ngenes.' batin Mery yang udah ketakutan sendiri.
Grap.
Bayu berlutut di depan Mery, lalu mengecup punggung tangan Mery. "Gak usah jadi pacar, kita nikah aja yok neng?" tawar Bayu dengan kerlingan mata nya.
Sreeek.
Bruk.
Mery menarik tangan nya, yang membuat Bayu terjerembab ke belakang. Memancing tawa yang lain, melihat reaksi Mery yang di luar perkiraan mereka semua.
"Ahahahhaha mampusss lo, Bayu!" seru Kevin.
"Ahahahha sukurin lu, Bayu! Ge'er si lo. Begini jadi nya." umpat Reina.
"Akhir nya si playboy ada juga yang nolak." ejek Yenny.
__ADS_1
"Udah langsung aja bawa je penghulu, Bayu! Hidup Bayu!" seru Yenny yang menyemangati.
"Hehehe udah terima aja Mer, baik kok. Kalo gak baik, langsung berhadapan sama ka Danu!" timpal Layla.
"Terima aja Mer, mayan lo ada yang anter jemput hehehe." ledek Nina.
Lagi heboh mentertawakan Bayu, dari arah dapur, terdengar suara yang gak asing di telinga Nina, Mery, Deri, Layla dan juga Danu.
"Taraaang kalian, pasti udah pada haus. Ini aku bawakan es jeruk." seru Julia dengan semangat 45 yang berkorban, dan membawa nampan yang berisikan es jeruk di teko dan beberapa gelas.
"Julia?" seru Layla dengan tatapan gak percaya.
"Julia, lo ikut terdampar di sini?" tanya Mery dengan kening mengkerut.
Julia meletakkan nampan di atas meja, membiarkan yang lain menung nya ke gelas yang sudah ia bawa serta.
"Astagaaa siapa yang bawa lu, Julia?" tanya Nina ingin tau.
"Waduh, kok kalian bisa ada di sini? Ada pak Danu pula, pak Danu ngapain di sini?" cecar Julia, yang langsung berdiri di samping Arsandi dengan malu malu.
"Dasar bodohhh, pak Danu itu bos ku, sekaligus sahabat ku! Villa ini pun milik nya! Jadi wajar jika oak Danu ada di sini." ujar Arsandi panjang kali lebar, menjelaskan pada Julia.
Danu menatap Arsandi. "Kamu yang bawa dia?" tanya Danu, menunjuk Julia dengan jari telunjuk nya.
"Terpaksa pak." jawab Arsandi dengan menggaruk kepala nya yang gak gatal.
"Pak Danu yang punya villa, wajar ada di sini. Terus apa hubungan nya pak Danu sama Layla, Nina, Mery dan Deri yang ada di villa ini juga?" tanya Julia ingin tau.
"Kalian gak usah banyak drama deh. Membuang waktu aja!" sungut Reina, yang memilih meninggalkan kerumunan para teman nya.
"Kaya nya lu salah ngundang orang!" bisik Arsandi di telinga Bayu.
Layla menatap kepergian Reina. 'Kaka itu kaya nya gak suka banget sama aku. Apa perasaan aku aja?' batin Layla.
"Gak usah di ambil hati!" ucap Danu, dengan mengecup jemari Layla.
Mereka semua menghabiskan waktu sore sambil mengobrol, dengan di iringi petikan gitar yang di mainkan Arsandi dan juga Deri.
"Sumpah lo, gue gak nyangka kalo lo dan pak Danu udah nikah." ujar Julia dengan gelengan kepala.
...🥀🥀🥀...
Bersambung...
Like dan komentar nya dong, 😅😅
__ADS_1
...Berawal dari kehaluan, di tuangkan dalam tulisan. Jadi lah karya author dalam bentuk bacaan 😅😅...
...Kehaluan semata...