Gadis Malang Milik CEO

Gadis Malang Milik CEO
Julia, kelepasan bicara


__ADS_3

...🥀🥀🥀...


"Kalian! Apa yang ingin kalian tanyakan? Tanyakan pada saya!" seru Danu, berdiri dengan tegak di belakang para siswa yang mulai ribut minta di buka pintu ruang guru.


"Ini dia guru cabulll nya! Menikahi murid nya sendiri! Usir dia dari sekolah!" seru Rudi, anak jelas 3, satu kelas dengan Arsan dan Nugi.


Grap.


Rudi menarik tangan Danu.


"Jangan sembarangan bicara kamu, Rudi! Saya bisa menuntut kalian atas dasar perbuatan tidak menyenangkan!" ancam Danu, saat Rudi menarik tangan nya.


"Udah jelas salah, masih aja mau ngeles!" sungut Julia.


Danu menajamkan penglihatan nya pada Julia yang ikut serta di sana.


"Udah usir aja pak Danu dan Layla dari sekolah! Nyontohin yang gak benar itu!" ucap Julia lagi dengan tatapan penuh kemenangan.


'Sialannn Julia ini! Minta di beri pelajaran rupa nya! Kamu akan menyesal Julia, sudah berani melawan saya!' batin Danu.


'Siapa suruh, istri lo itu berteman baik dengan Mery!' batin Julia.


"Seret pak Danu! Usir pak Danu! Keluarin Layla dari sekolah!" seru Rudi, dengan tangan mengepal ke udara.


Grap.

__ADS_1


Grap.


Rudi dan satu teman nya memegangi ke dua tangan Danu, berusaha menyeret sang guru pengganti untuk menjauh dari ruang guru.


Dengan sekuat tenaga, Danu mencoba memberontak, menjatuhkan ke dua murid nya yang memegangi ke dua tangan Danu.


Bruk bruk.


Rudi dan teman nya terhempas dan jatuh terjungkal di atas lantai.


Ke dua mata Julia, langsung berbinar senang saat melihat beberapa pak satpam berlari ke arah mereka.


'Mampusss lo pak Danu, Layla! Kalian berdua bakal di tendang dari sekolah. Perbuatan kalian berdua udah di luar batas. Kalian berhak mendapatkan hukuman dari gue.' batin Julia.


"Pak cepat pak! Tangkap pak Danu pak! Kita harus mengusir hama dari sekolah kita ini!" seru Julia, menunjuk ke arah Danu.


"Saya tidak apa apa." ucap Danu.


"Saya bisa jelaskan pada kalian, mengenai hubungan saya dan Layla. Dan kalian gak bisa mengeluarkan Layla dari sekolah ini!" ucap Danu tegas.


"Kenapa kami gak bisa buat Layla di keluarin dari sekolah? Bapak juga bisa kami usir dari sekolah ini!" sungut Rudi.


"Karena Layla____" belum selesai Danu dengan berkataan nya, terdengar suara pintu ruang guru di buka dari dalam.


Ceklek.

__ADS_1


"Itu Layla! Ayo kita seret Layla ke luar dari sekolah ini! Layla gak bisa sekolah! Dia udah nikah!" seru Julia dengan suara yang naik satu oktaf.


Sreek.


Sebuah tangan yang sejak tadi geram melihat Julia, kini menarik bahu nya.


Plak.


Tamparan keras mendarat di pipi Julia dari tangan Mery.


"Akkhhhh!" pekik Julia.


"Julia! Kamu udah gila? Kamu ini manusia apa setan? Layla itu udah baik sama kamu! Lupa kamu, sama kebaikan Layla?" cecar Mery dengan mata melotot.


"Gue gak lupa, ada juga lu yang lupa akan posisi lo di mata pak Arsandi! Gue yang lebih dulu dekat dengan pak Arsandi, lalu kenapa lo yang bisa milikin hati nya? Harus nya gue yang di cintai pak Arsandi, dan bukan lo! Dasar lo, orang ke tiga! Pelakor, perempuan perebuat pacar orang!" ucap Julia dengan kelepasan bicara, malah meluapkan emosi nya, ia bahkan gak segan mendorong dada Mery.


"Apa? Gak salah tuh?" ucap Mery sinis.


Bersambung...


...🥀🥀🥀...


Like dan komentar nya dong, 😅😅


Berawal dari kehaluan, di tuangkan dalam tulisan. Jadi lah karya author dalam bentuk bacaan 😅😅

__ADS_1


Hayo yang baca ampe scroll akhir. Kasih rate ⭐⭐⭐⭐⭐ dong, biar makin semangat updat nya 😭😭


__ADS_2