
...🥀🥀🥀...
"Yang mana sih? Ganteng gak?" tanya salah seorang pelayan lain nya.
Sorakan untuk maju pun di serukan oleh para pengunjung, dan juga para pelayan. Juga MC wanita yang gak kalah heboh, berseru meminta Danu untuk maju ke atas panggung.
"Ayo, maju maju maju!"
"Maju, maju, maju!"
"Semangat pak! Sambutan nya di tunggu!"
"Aku maju dulu ya sayang!" pamit Danu pada Layla, sebelum melangkah menuju panggung.
Semua bertepuk tangan dengan heboh, saat melihat sang owner berdiri di atas panggung dengan gagah dan berwibawa.
"Terima kasih saya ucapkan untuk para pengunjung. Serta para karyawan saya yang sudah mau di buat repot dengan acara ini!" seru Danu dengan tatapan tegas.
"Gila keren banget, jadi itu yang nama nya pak Danu? Anjimmm gue juga mau itu mah kalo jadi pelayan pribadi nya ahahha!" gurau Mita dengan tatapan nakal yang ia tujukan untuk Danu.
"Hussss apa sih lo, ucapan di jaga. Noh liet, Nona Muda... istri nya pak Danu!" ujar salah seorang karyawan lain nya.
"Yah sayang banget, pada hal tipe gue banget tuh. Ganteng, berduit, masih muda lagi!" gumam Mita dengan tatapan berbinar.
"Awas lo, jangan jadi orang ke tiga. Tau kan orang ke tiga itu setan!" sungut teman mita, sama sama pelayan di tempat itu.
"Apa sih lo, biasa aja dong setan nya gak usah ke gue!" cibir Mita, dengan ke dua tangan menyilang di depan dada.
"Sekali lagi saya ucapkan terima kasih banyak, untuk para pengunjung yang sudah datang jauh jauh ke sini, semoga apa yang kami hidangkan, apa yang menjadi fasilitas tempat ini, tidak akan membuat kalian merasa kapok dan justru sebalik nya, ingin kembali lagi mengunjungi tempat makan ini." terang Danu.
"Kagak kapok pak, apa lagi yang jadi pelayan di sini masih muda muda banget, udah gitu ramah lagi." puji pengunjung.
"Saya ingin mengucapkan terima kasih banyak, untuk seorang wanita yang sudah mengisi hati saya. Wanita yang sangat berarti untuk hidup saya. Terima kasih sayang, kamu sudah mau hadir dalam hidup ku!" ujar Danu dengan mata tertuju pada Layla.
Layla menggeleng dengan mata berbinar. 'Ini bagai mimpi bagi ku, ka Danu mengutarakan isi hati nya di hadapan semua orang. Harus nya aku senang, tapi aku takut... gimana kalo semua orang tau status ku dan ka Danu. Jangan sampai ka Danu mengatakan jika aku ini adalah istri nya, aku masih ingin aman dengan status ku sebagai pelajar.' batin Layla dengan ketakutan ketakutan dalam benak nya.
Jaya yang sejak tadi masih berdiri gak jauh dari meja yang di tempati Layla, terus mengamati nya diam diam.
__ADS_1
'Kenapa gadis ini terlihat gelisah ya? Bukan nya senang Danu mengutarakan isi hati nya. Apa hubungan ke dua nya tidak di restui orang tua? Tapi gak mungkin ah, apa mungkin orang tua gadis ini orang susah, berbeda dengan Danu yang pengusaha?' pikir Jaya.
Bisik bisik mulai terdengar, beberapa sorot mata mengarah ke arah Layla. Ada yang merasa iri, ada juga yang menatap nya dengan sorot gak suka.
"Jangan bilang itu istri nya pak Danu?"
"Manis sih biar gak putih putih amat. Tapi masih bagusan juga body gue!"
"Ngerem kali ya pak Danu milih itu cewe!"
Danu berbisik ke arah mc wanita. Membuat Layla yang melihat nya seketika menajam kan mata nya. Ada desirrr kemarahan yang mencuat meski ia sendiri gak sadar.
'Apa yang ka Danu ucapin itu bukan buat aku? Tapi kenapa dia bisa sedekat itu dengan mc wanita? Apa ka Danu kenal dengan nya?' batin Layla, dengan tangan yang berada di bawah meja meremasss dress nya.
"Permisi Nona, pak Danu meminta saya untuk menjemput Nona. Mari ikut saya Nona!" ujar sang MC wanita yang kini berdiri di depan Layla.
Mau gak mau, Layla mengikuti nya setelah melihat ke arah para pengunjung lain nya.
Danu mengulurkan tangan nya saat Layla berada di ujung panggung. Mengiringi Layla naik ke atas panggung.
"Perkenalkan semua nya, ini lah belahan hati saya. Dan dia lah yang kelak menjadi ibu dari calon anak anak saya kelak. Bukan begitu sayang?" Danu merangkul Layla, menggenggammm jemari Layla, lalu mengecup nya dengan tatapan penuh cinta.
"Cium cium cium cium!" suara sorak menggema.
"Untuk semua pengunjung hari ini, sebagai rasa bahagia saya. Apa pun yang kalian pesan, saya gratiskan. Dan untuk para karyawan, kalian akan daya berikan bonus akhir bulan." ujar Danu, tanpa keraguan.
"Yeeeeeh itu baru keren pak!" seru MC wanita.
Suara tepukan tangan dan ucapan terima kasih pun terdengar, bukan hanya dari kalangan pengunjung, tetapi juga dari para pelayan restoran.
"Boleh minta foto nya pak?" tanya seorang pengunjung, yang menghampiri Danu dan Layla saat akan kembali ke meja mereka.
"Boleh!" jawab Danu yang di angguki Layla.
"Terima kasih pak." ucap pengunjung setelah mendapat kan apa foto ke dua nya.
"Saji kan menu andalan restoran ini ya!" seru Danu pada Jaya.
__ADS_1
"Kalo minum nya apa Tuan?" tanya Jaya.
"Es jeruk dan air mineral." ujar Danu.
Jaya langsung meninggalkan ke dua nya.
"Kenapa La?" tanya Danu, melihat Layla tampak gusar.
"Gak nyaman ka, banyak yang lietin. Tatapan mereka juga gitu, serem." ujar Layla dengan canggung.
Grap.
"Cuekin aja, toh kamu sama aku." jelas Danu menggenggammm jemari Layla.
"Boleh aku tanya ka!" seru Layla dengan ragu.
"Apa?"
"Kenapa ka Danu ngelakuin ini semua? Dari semalam ka Danu belum jawab pertanyaan ku!" tanya Layla dengan tatapan menyelidik.
"Karena cinta, kamu istri aku, sudah seharus nya kamu mendapatkan hak mu! Iya kan? Apa menurut mu masih ada alasan lain?" Danu bertanya balik pada Layla.
"Entah, ada yang aneh. Tapi aku sendiri juga gak tau." jawab Layla dengan wajah ragu.
'Karena sepatut nya kamu berhak mendapatkan ini semua La. Harus nya kamu gak perlu menjalani hidup susah, tapi keadaan merubah semua nya La.' batin Danu, menatap Layla dengan pandangan yang sulit di artikan.
Prang.
Terdengar suara pecahan gelas dari arah lain. Membuat Layla dan Danu menoleh ke arah nya.
"Kalo jalan tuh liat pake mata dong! Baju saya kotor nih!" omel pengunjung wanita dengan tatapan marah, pada pelayan yang tengah menunduk sambil meminta maaf.
...🥀🥀🥀...
Bersambung...
Like dan komentar nya dong, 😅😅
__ADS_1
...Berawal dari kehaluan, di tuangkan dalam tulisan. Jadi lah karya author dalam bentuk bacaan 😅😅...
...Kehaluan semata...