Gadis Malang Milik CEO

Gadis Malang Milik CEO
Ada apa


__ADS_3

...🥀🥀🥀...


Layla mengerutkan kening nya dengan perasaan yang gak karuan. Di depan mata nya, Danu menahan Lulu yang hendak ke luar meninggalkan kamar pasien.


Nina membatin. 'Gila nih pak Danu, kenapa coba si Lulu pake di tahan, cari ribut ini orang!'


"Sorry ya ka, kalo lo nahan gue cuma buat dengerin ocehan gak jelas dari sahabat sahabat istri lo. Gue gak sudi, lebih baik gue ke luar dari ruang rawat lo!" ucap Lulu dengan tegas.


"Bisa tolong lebih dekat lagi! Ada yang harus saya sampaikan sama kamu!" pinta Danu.


"Dengan senang hati!" Lulu menuruti keingin Danu dengan perasaan senang.


'Pasti ka Danu mau bilang cinta, sayang, suka sama gue, cuma buat Lulu, ahaha, mampusss lo La! Gak ada arti nya lo di mata ka Danu!' tawa kemenangan di hati Lulu.


Deru nafas Layla seakan memburu, menatap kesal Danu, entah kenapa membuat nya ingin marah, ingin meledak, pemandangan yang sangat tidak ia suka, ternyata saat melihat suami nya dekat dengan gadis lain, meski pun gadis itu adalah adik nya sendiri.


Sabar La, ka Danu cuma suami lo. Bukan milik siapa pun. Gak akan ada yang misahin lo sama ka Danu. Batin Layla menguatkan diri sendiri.


Danu merasakan Layla yang menggenggammm erat jemari nya kini, dengan suhu tangan yang dingin.

__ADS_1


"Jangan pernah macam macam dengan Layla dan sahabat nya, jika kau tidak ingin video mu di rumah sakit, manipulatif keadaan... dengan mudah akan aku sebar luaskan. Tau sendiri bukan, dampak nya untuk mu seperti apa?" ancam Danu dengan suara yang pelan.


Lulu mengepalkan tangan nya, "Kurang ajarrr lo, gue pikir mau ngomong apa!" sungut Lulu, menepis tangan Danu dari nya, dan ke luar dari ruang rawat Danu dengan wajah merah padam.


Melihat reaksi Lulu, membuat Layla menclosss. "Kamu ngomong apa ka, sama Lulu? Lulu kesel banget kaya nya sama kamu?" cicit Layla ingin tahu. Karena dia sendiri memang tidak mendengar apa yang di katakan Danu pada Lulu.


Blam.


Lulu membanting pintu ruang rawat Danu saat menutup nya.


"Aji gileee, adek lu udah kaya reman pasar La!" Nina menggelengkan kepala nya, tidak percaya dengan apa yang di lihat nya.


"Kamprettt lo! Gue mau di bandingin sama itu bocaah? Sorry ya, gue gak minat!" sungut Dery.


"Apa? Ada apa dengan kalian?" tanya Danu, saat mendapat tatapan penuh selidik dari Layla, Nina dan Mery.


"Bapak gak lagi nietan buat selingkuh dari Layla kan?" tebak Nina.


"Bujuk busrakkk, jauh amat pikiran lu Nin!" gumam Mery.

__ADS_1


Danu menatap Layla dengan tatapan penuh arti. "Saya bilang, saya hanya mencintai kamu, Layla!" Danu mengecup punggung tangan Layla.


"Ahhhh mau!" seru Nina dengan penuh harap menatap Danu dan Layla.


Layla menunduk malu, dengan pipi bersemu. Hati nya seakan berbunga, jiwa nya seakan terbang. Mendengar apa yang baru saja di ucapkan Danu di depan ke 3 sahabat nya.


"Serius tuh pak? Dosa lo pak, udah buat hati istri terbang, gak tau nya apa yang di ucapin pak Danu itu bohong. Sama aja hati Layla di hempas kejurang terdalam." ucap Deri sinis.


Bugh.


...💖💖💖...


Bersambung...


Like dan komentarnya dong, 😅😅


...Berawal dari kehaluan, di tuangkan dalam tulisan. Jadi lah karya author dalam bentuk bacaan 😅😅...


...Kehaluan semata...

__ADS_1


__ADS_2