
...🥀🥀🥀...
"Danu, aku senang akhir nya aku bisa bertemu dengan mu! Aku sangat merindukan mu, Danu!" ucap Aleta dengan semangat, mata nya berbinar penuh haru.
Noval membola. "Siapa gadis ini, Danu?" tanya Noval dengan datar.
Sreek.
Danu menyingkirkan ke dua tangan Aleta, lalu beranjak dari posisi nya. Ia menatap Aleta dengan tatapan dingin.
"Tolong jaga sikap mu!" ucap Danu dengan dingin, sementara Aleta menatap Danu dengan tatapan bingung.
"Kenapa Danu? Aku ..." Aleta yang masih ingin bicara, namun sudah lebih dulu di sanggah oleh Noval.
"Selesaikan dulu permasalahan mu, nak! Baru kita bisa lanjut kan lagi rencana mu itu!" terang Noval menatap Aleta dengan tatapan tidak suka, lalu melenggang pergi meninggalkan ke dua nya.
"Siapa orang itu, Danu? Seperti nya dia marah pada mu!" Aleta melingkarkan tangan nya pada lengan kekar Danu.
Sreek.
Danu menyingkirkan tangan Aleta dengan kasar dari lengan nya, ke dua mata nya menatap tajam wanita yang ada di hadapan nya.
"Aku sudah bilang Aleta, jaga sikap mu! Jika perlu, pergi lah menjauh dari ku! Seperti yang sudah kau lakukan beberapa tahun yang lalu!" Danu melenggang pergi, meninggalkan Aleta.
Aleta mengepalkan ke dua tangan nya, menatap punggung Danu dengan sinis, kamu pikir, kamu bisa pergi gitu aja dari ku, hanya aku yang bisa pergi dari mu sesuka hati ku, Danu! Dan kau, kapan pun aku ingin, kau akan jadi milik ku! Sampai aku bosan, dan aku bisa kapan saja membuang mu!
Danu menggaruk kepala nya dengan frustasi, sialll... kenapa kembali sih itu anak! Di saat aku sudah bisa melupakan nya! Dia pikir, dia siapa... bisa datang dan pergi sesuka hati nya!
Langkah kaki Danu terhenti, saat ia menerima panggilan telepon orang kepercayaan nya. Sementara tidak jauh di depan nya ada ruang di mana Layla mendapatkan perawatan intensif.
Dreet dreet dreet.
Danu menatap layar hape nya. Sejenak ia berfikir, langkah apa yang akan ia ambil untuk menyingkirkan Aleta, dan untuk hubungan nya dengan Layla.
"Aku harus melakukan nya, Arsandi pasti bisa melakukan nya untuk ku!" gumam Danu sebelum menjawab panggilan telepon nya.
"Kau sudah mendapat kan apa yang aku inginkan?" tanya Danu langsung pada inti nya, setelah menjawab sambungan telepon nya.
__ADS_1
[ "Sudah bos, berdasarkan hasil penyelidikan dari CCTV, terbukti jika ada keterlibatan salah satu teman wanita Nona!" ] ucap Arsandi dari sebrang sana.
"Kirimkan video nya pada ku!" ucap Danu dengan datar.
[ "Baik bos! Aku kirim video nya sekarang!" ]
"Tunggu, aku ada tugas baru untuk mu!"
[ "Tugas apa lagi, bos?" ]
"Aku ingin kau melakukan apa yang sudah aku rencanakan, ini untuk hubungan ku dan Layla ke depan nya. Aku ingin kau...." Danu menjelaskan rencana yang ingin ia buat untuk hubungan nya dengan Layla, dan usaha nya untuk Aleta pada Arsandi.
[ "Baik bos, akan saya usahakan... semua berjalan sesuai dengan rencana besar bos!" ]
Ceklek.
Danu memasuki ruang rawat Layla, Noval yang sedang duduk di kursi yang ada di dekat ranjang rawat, hanya menoleh sesaat ke arah Danu, lalu fokus kembali dengan aktivitas nya menyuapi Layla buah.
"Kau masih di sini? Aku pikir kau kembali ke sekolah atau kantor papa mu!" tanya Layla dengan mengerjapkan ke dua mata nya, gue pikir dia udah balik ke sekolah.
"Tidak, ada yang ingin aku katakan pada kalian." ucap Danu dengan serius, ia duduk di sisi kanan Layla, sementara di depan nya ada Noval.
"Harus nya kau jelaskan itu pada Layla." jawab Noval dengan ketus.
Noval mengepalkan tangan nya, kau pikir paman tidak tahu, wanita itu mantan kekasih mu! Awas saja jika kau berani menyakiti hati putri ku!
"Apa kau ingin membatalkan rencana pernikahan mu dengan Layla?" tebak Sifanye yang kini berdiri di belakang Noval.
Danu mengerutkan kening nya. "Apa? Membatalkan pernikahan?"
"Mah!" seru Noval.
Dalam diam, Layla menunggu jawaban apa yang akan Danu berikan.
Sifanye mencengrammm bahu Noval. "Kau ingin kembali pada mantan kekasih mu? Bukan kah itu yang ingin kau katakan pada kami semua, Danu?" ucap Sifanye dengan sinis, namun bersorak dalam hati nya.
Akhir nya, tanpa perlu bersusah payah, Danu memutuskan untuk mengakhiri pertunangan nya dengan Layla. Kau memang tidak pantas berada di sisi orang seperti Danu, Layla! Bahkan untuk menjadi pelayan di keluarga Baskoro pun kau tidak pantas.
__ADS_1
Grap.
Danu menggenggammm jemari Layla dengan erat, membuat Layla kini menatap genggaman nya.
"Aku tau, di antara kita memang belum ada cinta. Tapi biar bagai mana pun... aku tidak ingin menjadi anak yang durhaka pada almarhum mama. Kau mau kan menjadi istri ku?" Danu menatap Layla penuh kesungguhan.
"Apa kau sudah pikirkan itu baik baik, nak?" tanya Noval dengan ragu, mantan kekasih Danu sangat cantik, berbeda jauh dengan Layla. Apa Layla bisa bertahan di sisi nya.
"Aku sudah mengambil keputusan paman, dalam waktu satu minggu. Aku akan menikahi Layla." terang Danu.
"Apa? Jangan gegabah kamu Danu! Nanti kamu akan menyesal jika menikahi Layla, kamu akan hidup dalam kesialannn, kamu akan di bebani, apa kamu ...." cicitan Sifanye belum usai, namun sudah di potong oleh Noval.
"Mah! Apa yang mama katakan? Apa mama tidak ingin Layla bahagia dengan Danu?" tanya Noval.
Layla hanya tersenyum mendengar ocehan Sifanye, akhir nya mama mengatakan apa yang ingin mama katakan selama ini.
"Aku tidak akan pernah menyesal dengan keputusan ku, papa juga pasti akan setuju dengan keputusan ku ini!" ujar Danu.
Hati Layla berbunga, namun ia juga tidak bisa menyembunyikan rasa gelisah nya.
"Ehem, apa yang di katakan mama itu benar Danu... sebaik nya kau pikirkan lagi untuk menikah dengan ku... aku masih sekolah, aku..."
"Aku tidak akan meminta hak ku sebelum kau lulus sekolah, La! Kau percaya kan pada ku? Aku bisa menjaga mu, lebih baik dari paman menjaga mu selama ini!" terang Danu membuat Noval merasa tersentil.
Bukan hanya merasa tersentil, namun Noval juga tertohok, karena tidak bisa melindungi Layla dari kejam nya ibu tiri.
"Ayah, berikan Danu kesempatan." pinta Layla dengan menatap Noval dengan tatapan penuh harap.
"Jadi kau setuju dengan rencana Danu, La?" tanya Noval, meyakinkan sendiri jika Layla menginginkan hal yang sama dengan Danu.
Bersambung...
...🥀🥀🥀...
Menuangkan segala ke haluan lewat kata. Dari kata menjadi kalimat. Dari kalimat yang terangkai menjadi sebuah karya 😅😅😅
...Jangan lupa tinggalin jejak, like, rate 😅 komen dah kalo perlu....
__ADS_1
...Makasih yooo ☺️☺️...